Occultic;Nine

Occultic;Nine adalah seri misteri sains fiksi yang di permukaan, mengetengahkan sembilan orang berikut:

  • Gamon Yuuta, seorang siswa SMA kelas dua yang dengan maksud untuk memperoleh pemasukan dari iklan, membuka situs blog afiliasi Kiri Kiri Basara yang mengumpulkan berita-berita supernatural. Salah satu kekhasan web Kiribas adalah sudut pandang bahasannya yang kritis dan skeptis terhadap kasus-kasus supernatural. Meski ceria dan terkadang banyak omong, sifat Gamon bisa lembek dan tak mau terlibat masalah. Dirinya juga sadar dengan kecendrungannya untuk menjadi NEET. Nama panggilannya adalah Gamo-tan (seperti kodok) atau Gamonosuke (seperti samurai) atau sekedar Gamo-senpai.
  • Narusawa Ryoka, teman perempuan Yuuta yang satu sekolah dengannya (dan berdada besar) yang menyatakan diri sebagai bawahannya, yang dengan setia(?) dan sangat ceria(?) akan mengikutinya ke mana-mana. Ryoka, yang nama panggilannya Ryo-tas, mendukung kesuksesan situs web Kiribas agar suatu hari Gamon mentraktirnya makan frozen yogurt dengan uang pemasukan yang mereka peroleh. Untuk suatu alasan, Narusawa punya semacam stun gun berbentuk senjata laser berdesain jadul yang disebut Poya Gun yang terkadang digunakannya untuk menyetrum Gamon.
  • Hashigami Sarai, seorang mahasiswa tingkat awal yang mengambil sudut pandang ultra-realis dan sangat kritis terhadap segala berita berbau supernatural. Dirinya pengunjung tetap di situs web Kiribas. Ayahnya adalah Hashigami Kansei, seorang ilmuwan fisika yang belum lama ini menjadi figur narasumber ternama untuk segala hal berbau supernatural.
  • Aikawa Miyuu, adik kelas Gamon dan Narusawa yang belakangan populer sebagai peramal online berwajah imut. Menggunakan kartu-kartu tarot, ia memiliki tingkat akurasi yang tinggi untuk prediksi-prediksinya. Sifatnya riang dan baik hati. Nama panggilan untuknya adalah Myu-pom.
  • Sumikaze Touko, seorang perempuan muda berkacamata yang bekerja sebagai reporter majalah Mumuu yang khusus membahas berita-berita supernatural. Memiliki pribadi yang aktif serta kemampuan pengamatan tajam. Ia sering mengucapkan kata Ascension!” saat ada suatu hal baru yang dipahaminya.
  • Kurenaino Aria, seorang gadis remaja dengan wajah seperti boneka yang membuka jasa layanan kutukan berbasis ilmu hitam. Untuk melakukan jasanya, ia memerlukan bagian tubuh dari target bersangkutan, seperti kuku dan rambut. Sifatnya pendiam dan antisosial. Menyembunyikan masa lalu yang agak kompleks.
  • Kusakabe Kiryuu, seorang pria misterius bernuansa gelap yang kerap menampakkan diri di tempat Aria baik dalam wujud nyata maupun gaib. Mungkin bisa dibilang semacam rekan kerjanya.
  • Nishizono Ririka, seorang mahasiswi(?) di universitas yang sama dengan Sarai, yang juga memiliki profesi sebagai pembuat doujinshi. Sangat cantik, namun juga memiliki sisi misterius dengan bagaimana ia membatasi diri dari orang lain. Pada suatu titik, terindikasi bahwa adegan-adegan dalam komik-komik doujin buatannya sedikit banyak menggambarkan kejadian-kejadian yang akan berlangsung di masa depan.
  • Moritsuka Shun, seorang detektif kepolisian dengan badan seperti anak-anak. Karenanya, dia jadi sering terlihat seperti anak remaja yang sedang cosplay, meski nyatanya dia polisi betulan. Nyata-nyata seorang otaku. Karenanya, metode-metode penyelidikannya tak konvensional. Cenderung banyak omong. Tapi seperti Colombo, mungkin itu yang membuat orang-orang gampang lengah bila berada di dekatnya.

Berlatar di Kichijoji, Tokyo, pada  suatu masa ketika booming segala sesuatu berbau occult tengah melanda masyarakat, Occultic;Nine berlangsung pada beberapa minggu menjelang akhir musim dingin, dari akhir Februari sampai awal Maret. Tepatnya, ketika serangkaian kasus ganjil terjadi yang memunculkan tanda tanya bagi setiap orang. Diawali kematian misterius sesosok ilmuwan ternama, kejadian bunuh diri massal ratusan orang hanya dalam semalam, serta hadirnya sosok-sosok misterius di jalanan yang mungkin hanya bisa dilihat sebagian orang.

Dasar Air yang Gelap

Anime Occultic;Nine diangkat dari seri novel berjudul sama karangan Chiyomaru Shikura, dengan ilustrasi yang dibuat pako. Penerbitnya adalah Overlap. Buku pertama diterbitkan pada Agustus 2014 dan buku kedua diterbitkan pada April 2015.

…Iya. Baru dua buku yang terbit waktu ini kutulis. Cerita seri novelnya sendiri konon masih belum tamat. (Atau dipaksa tamat?)

Aku samar-samar ingat sempat ada kehebohan ketika beredar kabar kalau penerbitan buku ketiganya akan ditunda. Kejadiannya, kurasa sekitar akhir tahun 2015? Penundaan itu mungkin terjadi menyangkut keputusan untuk mengangkat seri ini ke bentuk game. Lalu keputusan untuk mengadaptasi ceritanya ke bentuk anime mungkin juga dalam rangka untuk menyambut game tersebut.

Buat yang belum tahu, Chiyomaru-sensei, yang juga bekerja sebagai ‘penulis’ di perusahaan pengembang 5pb. Games, dikenal sebagai salah satu pencetus seri game science adventure  yang 5pb. awalnya kembangkan bersama Nitroplus. Dalam hal ini, khususnya, seri perjalanan waktu fenomenal Steins;Gate dari tahun 2010 yang masih disayang para penggemarnya bahkan hingga kini. (Aku sebut ‘penulis’ karena jabatan beliau yang sebenarnya adalah sebagai direktur eksekutif perusahaan Mages. Inc., yang menjadi perusahaan induk 5pb. serta beberapa perusahaan lain.)

Versi game Occultic;Nine sendiri juga dikembangkannya oleh 5pb.. Perilisannya dijadwalkan pada tahun 2017 yang akan datang.

Salah satu alasan Occultic;Nine menuai sensasi dulu adalah karena ketiadaan kaitan Occultic;Nine dari segi cerita dengan tiga seri science adventure Chaos;Head, Steins;Gate, dan Robotic;Notes. (Ditambah kini, yang akan tayang pada musim dingin nanti, Chaos;Child, yang menjadi sekuel langsung dari Chaos;Head.) Karena ketiga game tersebut punya cerita latar yang saling berhubungan (tepatnya, di soal tema konspirasi yang diangkat), terbitnya Occultic;Nine seperti menjadi awal suatu seri sejenis, namun terbebas dari yang lalu-lalu gitu. Sekalipun, Occultic;Nine rupanya tetap mempertahankan cara penulisan judulnya yang khas.

Animenya sendiri diproduksi oleh studio ternama A-1 Pictures. Penyutradaraannya ditangani bersama oleh Ishiguro Kyouhei dan Kuroki Miyuki. Komposisi serinya ditangani oleh Morita To-Jumpei. (Aku tak kenal nama ini. Mungkinkah ini pseudonym?) Musiknya ditangani oleh Yokoyama Masaru yang belakangan tengah naik daun. Pertama tayang pada musim gugur tahun 2016, jumlah episodenya sebanyak 12.

Kalau memikirkan baik-baik segala situasi dan kondisi terkait produksinya, lumayan wajar bila berbagai kontroversi menyangkut anime Occultic;Nine agak tak bisa dihindari.

Matamu Akan Menjadi Mimpi Tiada Akhir

Jadi, sebelum menyinggung kualitasnya secara teknis, perlu kusinggung bahwa di samping temanya yang aneh, adaptasi anime Occultic;Nine terus terang punya aspek cerita yang agak, uh, cacat.

Selain karena cerita di novelnya belum tuntas, durasi animenya dibatasi hanya 12 episode (dan bukan 20-an seperti adaptasi anime seri-seri science adventure pendahulunya). Hal ini memaksa narasinya dipadatkan sedemikian rupa dan disampaikan dengan tempo gila-gilaan. Belum lagi dengan jumlah tokoh sentralnya yang banyak, yang masih ditambah dengan tokoh-tokoh baru dan tokoh-tokoh sampingan yang lain. Sehingga tak hanya menampilkan misteri yang belum tuntas pembahasannya, penyampaiannya juga dilakukan dengan sedemikian rupa yang membuat ceritanya sulit dipahami oleh kalangan penonton awam.

Sewaktu episode pertama ditayangkan, konon, semua pemerhatinya kebingungan. Para penonton awam bingung karena sulit mencerna apa-apa yang baru terjadi. Para penggemar lama yang telah membaca novelnya juga konon bingung karena episode satunya saja sudah mencakup hampir seluruh cerita di buku pertamanya.

Secara pribadi, aku jadi benar-benar merasa kalau mungkin anime ini diproduksi dengan tujuan semata-mata untuk mempromosikan gamenya? Soal novelnya bahkan tak perlu disinggung. Lanjutannya masih belum jelas kapan akan keluar. Jadi semua jawaban yang kita cari kelihatannya hanya akan ada di versi gamenya.

Jadinya, ada lumayan banyak teka-teki dalam animenya yang dibiarkan menggantung dan tak terjawab sampai akhir. Maksudku, lebih banyak dari biasa untuk ukuran seri anime sejenis ini. Siapa sebenarnya anak albino yang melakukan rangkaian pembunuhan sadis itu? Pada pihak mana Moritsuka melapor? Apa sebenarnya agenda yang dimiliki Nishizono?

Untungnya, kelemahan-kelemahan ini lumayan berhasil diimbangi dengan sejumlah keunggulan dari sisi teknis.

Pertama, visual anime ini keren. Ada suatu kekhasan kuat pada desain karakter pako-sensei (meskipun iya, gaya beliau adalah gaya yang bisa membuat ilfil sebagian orang). Lalu arahan visual anime ini secara sukses mendukung hal tersebut.

Ada banyak pemandangan latar urban yang berkesan dari Kichijoji—kerap kali dari sudut-sudut pengambilan gambar yang tak biasa—dengan perhatian terhadap detail yang seriusan memukau. Mulai dari kafe Blue Moon (benar ini cara mengeja namanya?) milik seorang lelaki feminin bernama Izumi Kouhei (yang wi-fi gratisnya kerap  Gamon dan Narusawa gunakan), taman bermain anak tempat Gamon dan Narusawa pertama bertemu, rumah dan ruang kerja Hashigami di mana ia menjalankan penelitiannya yang penuh rahasia, kampus Sarai yang menjadi TKP, kuil-kuil Shinto di Kichijoji, gedung sekolah Gamon dan Narusawa, hingga ruang pertemuan misterius dan gelap tempat Takasu menyampaikan presentasinya kepada para petinggi yang mensponsori konspirasi.

Aspek audionya sendiri benar-benar kuat. Ada banyak nama veteran yang berperan sebagai seiyuu. Itou Kanako, seperti dalam adaptasi anime seri science adventure lain, kembali sebagai penyanyi yang membawakan lagu pembuka seri. Pendatang baru Asaka membawakan lagu “Open Your Eyes” yang menutup tiap episode secara pas dengan nuansanya yang menggambarkan betapa rapuhnya kita sebenarnya sebagai manusia. Lalu, ada aransemen musik khas dari Yokoyama-san yang memberi kombinasi nuansa suram sekaligus kocak terhadap cerita.

Lalu soal eksekusinya… meski menyakitkan bagaimana semua ide menarik Occultic;Nine dipaksa masuk tanpa benar-benar terjelaskan ke dalam cerita, perlu kuakui pengeditannya brilian. Ada pemotongan adegan berulang. Sorotan ceritanya melompat ke mana-mana. Lalu ada dialog-dialog yang dilangsungkan dalam tempo yang benar-benar cepat. Walau begitu, benang merah cerita yang utama secara umum tersampaikan. Lalu, kalau mengkaji struktur ceritanya, aku agak bisa memaklumi kenapa narasinya jadi berantakan begini. Plotnya terstruktur bukan dengan bentuk saling sambung menyambung gitu, tapi lebih ke gimana satu tertumpuk di atas yang lain. Jadi, cocok bila dibawakan dalam media tertulis, tapi perlu waktu dan kehati-hatian dalam bentuk tontonan.

Kelanjutan Mimpi Ini… Ada di Masa Depan yang Terlampau Jauh

Satu kabar baik yang mengiringi penayangan anime ini adalah telah dimulainya penerjemahan novelnya ke Bahasa Inggris. Lisensornya adalah pihak relatif baru J-Novel Club yang menampilkan terjemahan Bahasa Inggris per bab berbagai light novel menarik untuk para anggota berbayar (sebagian besar adalah judul-judul relatif baru, dengan harga yang perlu kuakui bener-bener murah).

(Untuk para pengunjung yang belum berbayar, bab-bab awal sebuah seri akan bisa dibaca gratis sampai buku pertamanya beres diterjemahkan.)

Novel Occultic;Nine merupakan salah satu novel pertama yang mereka sediakan. Lalu berdasarkan ulasan yang aku baca dan pengalaman pribadiku membaca bab-bab awalnya, cerita novelnya seriusan bagus. Enak dan menarik untuk dibaca. Lalu, buat kalian yang kurang tahan dengan sikap Gamon dan Narusawa yang banyak tingkah, karena suatu alasan kalian akan bisa jauh mentolerir mereka dalam versi novelnya ini.

Buat kalian yang masih bingung bahkan setelah mengikuti animenya hingga akhir, sederhananya , Gamon dan kedelapan orang lainnya adalah korban eksperimen massal yang dicanangkan konglomerat medis MMG. Narusawa, dengan bimbingan roh Aveline dari masa lalu, mengkhianati keluarganya sendiri untuk menggagalkan proyek jangka panjang mereka yang telah berlangsung puluhan tahun. Tema yang diangkatnya seputar bagaimana konsep roh telah bisa didefinisikan dari sudut pandang sains. Gampangnya, sebagai semacam badan energi yang dapat dipengaruhi dengan gelombang-gelombang elektromagnetik. Lalu konfliknya berakar dari bagaimana ada suatu pihak dengan pengaruh sangat besar hendak menawarkan teknologi baru ini kepada orang-orang terpilih dengan mengorbankan orang-orang lainnya. Mendiang ayah Gamon, ceritanya, terlibat dalam pembangunan organisasi ini sebelum terjadi perpecahan dan ia menjadi korban. Lalu oleh ayahnya, Gamon sebenarnya telah diwariskan salah satu kunci yang diperlukan untuk menggagalkan rencana mereka.

Berbagai fenomena supernatural dikisahkan sebenarnya disebabkan oleh badan-badan energi ‘roh’ ini. Badan-badan energi roh biasanya tak kasat mata karena berada dalam dimensi waktu yang berbeda dari zat-zat hidup (kalau enggak salah, karena jadi punya… frekuensi dan panjang gelombang yang berbeda sesudah kehilangan ‘wadah’ fisiknya). Tapi lewat injeksi suatu zat bernama Scandium, ditambah rangsangan dari suatu gelombang elektromagnetik tertentu, perbedaan panjang gelombang ini ceritanya bisa disiasati melalui suatu teknologi yang disebut World System. Hasilnya, badan-badan energi jadi bisa ‘dijangkarkan’ ke dimensi waktu yang sama dengan benda hidup. Teorinya, ini memungkinkan orang-orang yang meninggal dunia jadi bisa tetap bertahan di dunia, dan secara efektif memperoleh kehidupan abadi.

Rinciannya tentu saja lebih rumit dari itu sih. Soalnya, intrik dalam Occultic;Nine sebenarnya sangat banyak.

Terasa bagaimana ada banyak subplot yang semula hendak dimasukkan dalam cerita, tapi berakhir tak tertuntaskan. Beberapa contohnya seperti: penelepon misterius yang menghubungi Aikawa dalam salah satu acara meramalnya, yang berakhir tak terungkap identitasnya meski diindikasikan kuat bahwa ia terlibat dalam cerita; siapa sang Kaisar yang dilayani oleh Takasu dan apa sesungguhnya yang telah menimpanya; signifikasi peran Minase Ria dengan mendiang kakaknya, Takaharu; hadirnya seorang agen FBI remaja dengan kekuatan psychometry bernama Kisaki Asuna yang ikut dalam penyelidikan karena mengejar jejak Moritsuka (belakangan ia ikut bergabung sebagai salah satu Basara Girls dengan nama panggilan Asu-nyan);lalu twist terbesar sebelum kejutan penutup di penghujung cerita, bagaimana Nishizono bisa tiba-tiba kembali lenyap bahkan sesudah para karakter kembali ke dimensi waktu yang asal.

Mau tak mau, aku jadi berpikir kalau Occultic;Nine mungkin masih berkaitan dengan Anonymous;Code, proyek lain dari 5pb. yang pengembangannya sudah diumumkan sejak perempat awal tahun 2016, tapi masih belum rilis sampai saat ini aku tulis.

…Mungkin karena temanya yang mirip.

Mutual Recognition

Mungkin karena ketertarikanku terhadap genre misteri dan sains fiksi, aku selalu senang bila ada seri science adventure yang diangkat menjadi anime. Kesukaanku sedemikian besarnya sampai-sampai aku bisa tahan dengan sifat para karakternya, seaneh apapun kelakuan mereka.

Occultic;Nine secara umum memang mengecewakan. Tapi daripada karena jelek, mengecewakannya lebih karena sifatnya yang lebih mirip teaser ketimbang karya jadi.

Setelah kupikir, kasusnya mungkin mirip anime Punch Line beberapa waktu lalu, yang juga berakhir dengan dibuat gamenya. Sebagai anime, Punch Line masih lebih menghibur ketimbang Occultic;Nine, sekalipun dari segi konsep, Occultic;Nine sebenarnya lebih keren. Mungkin juga karena cakupan cerita Occultic;Nine yang benar-benar terlalu besar. Seperti halnya Punch Line, versi game Occultic;Nine juga akan menawarkan rute-rute cerita baru dengan potensi akhir cerita yang berbeda pula (yang kudengar akan dipicu lewat postingan-postingan baru di situs Kiribas). Yah, mungkin soal ini aku akan ulas lagi setelah memperoleh informasi lebih banyak.

Sedikit info soal judul-judul science adventure yang lain sebagai penutup.

Anonymous;Code adalah salah satu judul akan datang yang sejak awal diinfokan tak berhubungan dengan tiga game science adventure yang pertama. Ceritanya dimulai pada tanggal 6 Februari  2036 pada jam 06:28:15, ketika algoritma perhitungan waktu pada seluruh komputer di dunia mengalami overflow, menyebabkan kelumpuhan sistem berakibat bencana fatal pada sejumlah kota besar. Sehubungan bencana serupa yang lebih besar diprediksi akan terjadi pada tahun 2038, suatu ‘simulator Bumi’ dijalankan melalui komputer super Gaia untuk mengkonfirmasi hal tersebut. Namun demikian, ditemukan serangkaian hal aneh menyangkut keberadaan manusia di simulasi itu. Lalu saat para manusia di Bumi simulasi mulai membangun simulator Bumi mereka sendiri, para peneliti, yang semula senang, menjadi curiga kalau jangan-jangan keberadaan mereka sendiri juga sebenarnya hanyalah hasil suatu simulasi. Tokoh utamanya seorang pemuda hacker bernama Takaoka Poron, yang lewat kontaknya dengan seorang gadis misterius bernama Aizaki Momo, dihadapkan pada kenyataan dunia yang sebenarnya. (Mungkin kalian sekarang mengerti kenapa aku merasa game ini berkaitan dengan Occultic;Nine.)

Steins;Gate 0 yang belum lama ini dirilis juga konon sudah dikonfirmasi akan diangkat ke bentuk anime. Buat kalian yang sempat mengikuti cerita Steins;Gate yang orisinil, mungkin kalian ingat bagaimana menjelang akhir cerita, Okarin mendapat petunjuk terakhir dari sosok dirinya sendiri di masa depan. Cerita Steins;Gate 0 pada dasarnya adalah tentang sosok Okarin yang telah gagal di masa depan tersebut. Sejauh yang aku dengar, ceritanya benar-benar bagus dan tak kalah dari Steins;Gate yang pertama. Ibaratnya, itu cerita ekspansi yang tak kau kira akan perlu.

Chaos;Child sendiri, yang gamenya sudah dirilis agak lama dan animenya akan tayang musim depan, berlatar enam tahun sesudah Chaos;Head. Tokoh utamanya adalah Miyashiro Takuru, kepala Klub Surat Kabar di sekolahnya. Bersama Onoe Serika, sahabat masa kecilnya, dan Kurusu Nono, adik perempuan angkatnya, Takuru melakukan penyelidikan atas serangkaian pembunuhan sadis yang meniru rangkaian pembunuhan New Generation yang terjadi dalam Chaos;Head. Kesemua tokohnya adalah mereka yang bertahan hidup dalam bencana gempa enam tahun silam, dan ceritanya mengangkat soal kekuatan-kekuatan super pengubah realita yang jadi mereka miliki. Meski berdurasi panjang, aku dengar gamenya benar-benar bagus, dengan sistem delusional trigger dari Chaos;Head yang juga kembali hadir di dalamnya. Karena itu pula, sejumlah penggemar konon mengamuk dan langsung pesimis begitu beredar kabar kalau animenya hanya akan berdurasi satu cour.

Aih, nampaknya tren buruk yang dialami Grisaia dan Rewrite masih akan berlanjut.

Yah, kembali soal Occultic;Nine, aku kagum dengan bagaimana para karakternya bersuara dan bergerak. Tapi aku tetap penasaran dengan ceritanya. Karenanya, aku mau mengusahakan bisa membeli dan membaca terjemahan Bahasa Inggris novel-novelnya di masa depan.

Untuk kalian penyuka misteri, mungkin anime ini takkan benar-benar aku rekomendasikan. Tapi untuk kalian penyuka beragam hal aneh yang hanya bisa ditemukan dalam anime… (kalau kalian tahu maksudku) kurasa ini seri yang patut dilihat. Aku takkan menilainya jelek sih, tapi aku takkan menilainya bagus juga. Inspiratif… mungkin lebih tepat.

Aku punya perasaan bahwa seandainya ini berlanjut sebagai novel, ceritanya sebenarnya hendak mengeksplorasi berbagai hal aneh menyangkut dunia occult. Seperti soal hantu, monster, masyarakat rahasia, dan alien. Kalian tahu, seperti dalam Sekimatsu Occult Gakuin atau The X Files. Hanya, mungkin, dalam cerita yang lebih terintegrasi.

Tapi sudahlah soal itu.

Penilaian

Konsep: A-; Visual: A; Audio: B; Perkembangan B-; Eksekusi: B+; Kepuasan Akhir: B

Iklan

About this entry