Anime Baru Musim Panas 2016

Belakangan aku ngerasa waktu yang aku punya semakin sempit. Aku enggak bisa menjelaskannya, tapi kayak ada hal nggak nyaman yang kayaknya akan kualami beberapa waktu ke depan.

Terlepas dari itu, separuh musim semi sudah dilalui, dan summer di pertengahan tahun nanti sudah kembali di depan mata. Musim ini kelihatannya adalah musim yang lebih memanjakan pemirsa wanita.

Kayak biasa, daftar ini tak terlalu bisa diandalkan.

Akan disesuaikan sesudah ada kabar-kabar lagi.

Regalia: The Three Sacred Stars (Actas)

Dua belas tahun sebelumnya, terjadi insiden besar di negara Rimguard yang meninggalkan misteri tak terselesaikan yang perlahan sirna dari ingatan orang-orang. Waktu berlalu, dan kakak beradik Yui dan Rena hidup dengan damai di Kekaisaran Enastria. Sampai suatu hari, sebuah robot raksasa menyerang, dan menyeret kakak beradik tersebut dalam pusaran takdir.

Ini seri anime mecha fantasi yang tokoh sentralnya perempuan semua. Meski aku biasanya bukan penggemar seri jenis ini, desain karakternya yang dibuat QP:flapper (Girlfriend Beta) enak dilihat dan desain mekaniknya yang dibuat Suzuki Kanta juga keren. Tosaka Susumu yang pernah menyutradarai Infinite Stratos yang akan menyutradarainya, dengan komposisi seri buatan Koyanagi Keigo. Studio yang memproduksinya juga relatif baru, jadi potensi seri ini masih tanda tanya. Sejauh yang terlihat, bisa jadi hasil akhirnya cukup berkesan.

Qualidea Code (A-1 Pictures)

Beberapa dekade sesudah kemunculan UNKNOWN yang menyerang umat manusia, enam anak remaja (Suzaku Ichiya bersama Utara Canaria; Chigusa Asuha bersama Chigusa Kasumi; dan Tenkawa Maihime bersama Rindo Hotaru) terbangun dari tidur dingin panjang, dan mendapati diri masing-masing telah memiliki kekuatan supernatural. Demi melindungi negara, mereka membangun basis-basis pertahanan di Tokyo, Kanagawa, dan Chiba, demi menghadapi UNKNOWN yang berdatangan dari Tokyo Bay Gate.

Anime ini diangkat dari Project Qualidea, proyek multimedia yang dicanangkan oleh lima redaksi: label Dash X Bunko dan majalah Jump SQ. milik Shueisha, label Fujimi Fantasia Bunko dan label MF Bunko J milik Kadokawa, serta Gagaga Bunko milik Shogakukan. Cerita dan naskahnya dipenai unit pengarang Speakeasy, yang terdiri atas tiga pengarang light novel: Sagara Sou (Henneko) yang menangani cerita di Tokyo, Tachibana Koushi (Date A Live) yang menangani cerita di Kanagawa, serta Watari Wataru (Oregairu) yang menangani cerita di Chiba; yang sekalian mengerjakan garis besar konsepnya bersama Marvelous. Penyutradaraannya ditangani Kawamura Kenichi, yang pernah terlibat dalam SoniAni dan Rozen Maiden. Berdasarkan pengalaman, proyek-proyek begini biasanya kurang begitu memuaskan… Tapi ini A-1 Pictures. Lalu tiga pengarang di atas juga jenis pengarang yang kelihatannya berpikir mendalam terhadap karya-karya mereka. Ini jenis seri yang baiknya kau dekati lebih karena rasa ingin tahu terhadap konsepnya. (Yaps, ini jadinya tayang di musim ini.)

Tales of Zestiria the X (ufotable)

Sorey dibesarkan di tengah kaum seraphim (tenzoku) yang tak terlihat oleh mata manusia biasa. Sebagai manusia, ia bercita-cita membuat dunia di mana manusia dan seraphim bisa hidup bersama dalam damai. Meyakini cerita lama tentang bagaimana setiap manusia bisa melihat seraphim di masa lalu, Sorey berkunjung ke ibukota manusia. Lalu dalam sebuah kejadian, ia mencabut sebilah pedang suci yang telah lama tertanam dalam batu. Pedang tersebut rupanya adalah penanda yang menunjuk Sorey sebagai Shepherd (‘gembala’), yang memiliki tugas suci untuk menghalau suatu ancaman besar atas dunia…

Diangkat dari game Tales of Zestiria keluaran Bandai Namco (yang ngomong-ngomong, sempat memicu kontroversi terkait perlakuan ceritanya terhadap salah satu tokoh utama perempuannya), ini salah satu anime baru yang pengumumannya agak mengejutkan. Meneruskan dari Tales of Symphonia the Animation dan episode spesial Tales of Zestiria: Doushi no Yoake, Sotozaki Haruo kembali menjabat sebagai sutradara dengan naskah yang ditangani bersama di ufotable. Seperti yang bisa diharapkan dari ufotable, key visual-nya terlihat benar-benar mengesankan. Kualitas teknisnya sepertinya takkan jelek. Mudah-mudahan ini juga diimbangi penceritaan yang bagus.

Scared Rider Xechs (Satelight)

Umat manusia terancam oleh kedatangan Nightfly O’Note, penyerang misterius dari dunia merah di balik perbatasan merah Scared. Untuk menghadapi ancaman ini, agensi pertahanan LAG dibangun di Kepulauan Ryuukyuu. Agensi ini mengutus beberapa unit tempur Scared Rider untuk menghadapi Nightfly O’Note, yang meski berjuang gagah berani, sampai lima kali habis tak bersisa dalam pertempuran. Lalu pada inkarnasinya yang keenam, Scared Rider Xechs, penyerangan Nightfly O’Note tiba-tiba saja terhenti. Ketika para personil SR Xechs resah karena tahu-tahu begitu saja kembali pada kehidupan biasa, seorang gadis muda bernama Asagi Akira ditunjuk sebagai instruktur dan komandan mereka yang baru

Diangkat dari otome game keluaran Rejet dan Red Entertainment, Komori Hideto akan menyutradarainya, dengan naskah yang ditangani Nagakawa Naruki dengan dibantu Kumagai Jun serta Fukushima Naohiro. Selain kekuatan istimewa dan baju tempur khusus, para lelaki tampan di seri ini nampaknya juga terlibat dalam bermain band. Ceritanya juga menghadirkan karakter orisinil bernama Salome Hako Sakura yang akan menemani Akira dalam tugasnya. Game aslinya sendiri sudah lumayan lama keluar, tepatnya di tahun 2010 di konsol PS2. Jadi ada sesuatu tentang produksi anime ini yang sebenarnya agak membuat penasaran. Dari segi naskah cerita setidaknya, seri ini menurutku terbilang solid.

Handa-kun (Diomedea)

Seishuu Handa, remaja SMA yang tampan, cerdas, dan juga ahli kaligrafi di usianya yang muda, adalah sosok yang sangat diidolakan di sekolahnya. Namun entah kenapa, Handa merasa bahwa perhatian berlebih semua orang adalah cara mereka melakukan bullying terhadapnya, dan ia yakin kalau mereka semua justru membencinya. Sayangnya, cara-cara yang Handa lakukan untuk lolos malah semakin menambah jumlah pengagumnya.

Masih diangkat dari manga karya Yoshino Satsuki, staf veteran Koyama Yoshitaka (Rune Soldier, Noramimi) yang kali ini akan menyutradarai. Sedangkan naskahnya akan ditangani Yokote Michiko yang belakangan sangat menonjol lewat Shirobako, Yamada-kun and the Seven Witches, dan Dagashikashi. Perbedaan stafnya kurasa takkan dipermasalahkan. Ini jenis seri yang tiba-tiba saja muncul dan kelihatannya pasti akan disambut oleh para fans lamanya. Eh? Iya. ini prekuel seri komedi keseharian Barakamon yang sempat dianimasikan beberapa tahun lalu.

Fukigen Mononokean (Pierrot Plus)

Ashiya Hanae terpaksa masuk UKS selama tujuh hari pertamanya di SMA gara-gara ada siluman yang terus menempelinya di sekolah. Untuk itu, Ashiya kemudian meminta tolong pada pemilik ruang minum teh kecil bernama “Mononokean,” yang ternyata adalah pribadi yang sangat pemuram. Ini hanya awal dari rangkaian kejadian misterius yang melibatkan sang pemilik ruang minum teh tersebut, Abeno Haruitsuki, dalam membimbing bermacam siluman tersesat ke dunia lain.

Juga dikenal dengan judul The Morose Mononokean dan diangkat dari manga karya Wazawa Kiri, Iwanaga Akira yang sudah berpengalaman di Tegami Bachi dan Corpse Party yang akan menyutradarainya. Komposisi seri akan ditangani oleh Yoshioka Takao yang pengalamannya mulai dari Ikki Tousen sampai Shigatsu wa Kimi no Uso. Agak bertentangan dengan tema ceritanya, nuansa visual seri ini terbilang cerah. Terutama dengan desain-desain silumannya yang relatif imut. Selebihnya, aku belum tahu banyak tentang seri ini, walau nampaknya ini jenis yang akan lebih menarik perhatian pemirsa wanita.

Fate/kaleid liner Prisma Illya 3rei!! (SILVER LINK)

Ritual Cawan Suci dimulai menyusul konfrontasi dahsyat di akhir perselisihan menyangkut Class Card. Namun sepeninggal sosok-sosok asing yang membawa Miyu pergi, Illya mendapati dirinya di kota Fuyuki yang anehnya, berselimutkan salju di tengah musim panas. Sedikit demi sedikit, Illya menyadari kalau dirinya dan teman-temannya kini berada di dunia lain, dan perlahan mengetahui asal usul sesungguhnya dari sahabatnya dan kaitannya dengan keluarga Ainsworth.

Masih diangkat dari manga karya Hiroyama Hiroshi, ini musim tayang ketiga keempat dari seri anime Prisma Illya yang merupakan spin off dari seri Fate/stay night. Aku terkesan karena adaptasi animenya sudah sampai sejauh ini. Ceritanya setahuku mulai jadi agak gelap di titik ini, tapi tanpa benar-benar melepas sisi komedinya. Adegan-adegan aksinya masih bisa diharapkan sih. Pengarahannya kembali dikepalai oleh Oonuma Shin dengan bantuan Takahashi Ken dan Jinbo Masato. Komposisi serinya ditangani oleh Inoue Kenji. Mudah-mudahan hasilnya tetap bagus.

Days (MAPPA)

Tsukamoto Tsukushi yang merasa tak menonjol dan sangat rendah diri memaksakan diri bertemu dengan Kazama Jin, seorang jenius sepakbola yang terasing, di suatu malam berbadai. Perjumpaan ini ternyata berujung pada pusaran badai yang melanda dunia sepakbola SMA.

Diangkat dari manga karya Yasuda Tsuyoshi yang diserialisasikan di Weekly Shounen Magazine, penyutradaraan anime ini akan ditangani Uda Kounosuke yang sebelumnya pernah terlibat dalam One Piece, Majin Bone, dan Ginga e Kickoff!!. Keluaran-keluaran studio MAPPA selama ini punya kualitas animasi yang benar-benar berkesan. Kalau tak salah, ini kali pertama mereka menangani seri bertema olahraga, dan kenyataan tersebut saja menjadi daya tarik tersendiri dari seri ini. Maaf, untuk selebihnya aku masih kurang tahu. Ngomong-ngomong, manganya belum lama ini meraih penghargaan. Sejauh yang kutahu, ceritanya memang bagus dengan kombinasi humor dan dramanya yang kuat.

Re:Life (TMS Entertainment)

Kaizaki Arata, pengangguran, lajang, 27 tahun, akhirnya tak lagi mendapat dukungan finansial dari orangtuanya. Ia buntu karena tak bisa mendapat pekerjaan akibat keputusannya meninggalkan pekerjaan lamanya di bawah tiga bulan. Namun suatu malam, Arata bertemu Yoake Ryou yang menawarkan Arata sebuah pil yang akan mengubahnya menjadi remaja 17 tahun kembali untuk suatu eksperimen tertentu. Setuju menjalani eksperimen ini, Arata kembali bersekolah di SMA dan bertemu Hishiro Chizuru, gadis cantik namun canggung yang berharap bisa mendapatkan teman. Melalui jalinan hubungan dengan teman-temannya yang baru, Arata harus bisa menemukan apa yang tak dimilikinya untuk bisa meraih kebahagiaan di dunia nyata dalam kurun waktu satu tahun.

Diangkat dari seri manga karya Yayoiso yang diserialisasikan dalam aplikasi manga Comico, ini seri drama yang lambat laun menarik perhatian banyak sekali kalangan dalam beberapa tahun terakhir. Kosaka Tomo yang pernah terlibat dalam Yowamushi Pedal dan Giant Killing yang akan menyutradarainya, dengan naskah yang ditangani bersama oleh Hyodo Kasuho (Himegoto, Ookiku Furikabutte) dan Yokote Michiko (Princess Tutu, Shirobako, Ookiku Furikabutte). Belum tentu cocok dengan semua orang, tapi aku benar-benar berharap hasilnya bagus. Kelihatannya ini akan jadi satu seri yang diperhatikan di musim ini. (Ngomong-ngomong, Katalis Pustaka belum lama ini melisensinya di Indonesia.)

Ange Vierge (SILVER LINK)

Dunia terancam kehancuran seiring terbukanya gerbang yang menghubungkan lima dunia: Dunia biru yang kita tinggali: Bumi; dunia hitam yang menguasai malam dan sihir: Darkness Embrace; dunia merah yang dilindungi para dewa: Terra Libri Aurora; dunia putih yang dikendalikan sains dan gelombang otak: System White Egma; dunia hijau yang dikendalikan persenjataan dan kemiliteran: Glynnesert. Lalu sejumlah gadis remaja dengan kekuatan-kekuatan yang disebut Progress turut terbangkitkan, dan secara kolektif mereka disebut Exceed. Sougetsu Saya, beserta gadis-gadis Exceed seperti dirinya dari dunia lain, kemudian dikumpulkan di kota akademi raksasa Akademi Aoran yang terletak di Pulau Seiran yang terpencil di Samudra Pasifik. Bersama, mereka berhadapan langsung dengan kehancuran dunia.

Diangkat dari trading card game keluaran Fujimi Shobo dan Media Factory, anime ini akan menandai debut Tamura Masafumi sebagai sutradara. Tamura-san yang pernah terlibat dalam SoniAni juga akan menangani desain karakter. Komposisi serinya ditangani Takayama Katsuhiko yang pernah terlibat dalam Aldnoah.Zero, ef: a tale of memories, dan Ga-Rei: Zero. Selebihnya, ini bukan jenis seri yang biasanya kuminati. Tapi mesti diakui, dari segi komposisi staf, ini termasuk seri yang kelihatannya menjanjikan. Setidaknya dari segi daya tarik karakter, seri ini kelihatannya takkan mengecewakan.

New Game! (Dogakobo)

Seorang gadis remaja bernama Suzukaze Aoba lulus SMA dan bergabung dengan perusahaan pembuat game Eaglejump. Kebetulan, orang yang dulu menciptakan game favoritnya di masa SD adalah seniornya di perusahaan tersebut. Kini tergabung dalam perusahaan kreatif yang karyawannya perempuan semua, Aoba berhadapan dengan berbagai suka duka dalam perusahaan ini.

Fujiwara Yoshiyuki (GJ-bu, Plastic Memories) akan mengarahkan seri ini, dengan komposisi seri buatan Shimo Fumihiko (Infinite Stratos, Kokoro Connect). Ini diangkat dari manga bertema kantoran karya Tokuno Shoutarou. Berhubung manga aslinya diserialisasikan di majalah Manga Time Kirara Charat, sudah terjamin kalau ini akan jadi seri yang ringan. …Kudengar ini salah satu yang populer di majalah tersebut. Jadi seri ini jelas punya daya tarik bagi mereka yang suka.

Hybrid x Heart Magias Academy Ataraxia (Production IMS)

Hida Kizuna dipanggil kakak perempuannya ke akademi pertahanan strategis Ataraxia. Di sana, Kizuna menjumpai Chidorigafuchi Aine, seorang gadis yang menjadi pilot zirah sihir Zerosu, yang tiba-tiba melakukan sesuatu yang menimbulkan kesalahpahaman memalukan bagi keduanya. Namun kemudian terungkap kalau Kizuna memiliki kemampuan terpendam untuk meningkatkan kekuatan gadis-gadis pilot di akademi tersebut, dan kemampuannya akan diperlukan dalam perang mereka melawan dunia lain.

Juga dikenal sebagai Masou Gakuen HxH, seri ini diangkat dari seri light novel karya Kuji Masamune. Seri ini lumayan sejenis dengan Shinmai Maou no Testament, hanya saja berlatar futuristis dengan mecha-mecha raksasa. Jadi, uh, iya. Ini seri fanservice yang mungkin hanya disukai kalangan tertentu. Desain karakter aslinya dibuat Hisasi, dan menjadi daya tarik tersendiri buat yang suka tampilan visual Netoge no Yome wa Onna no ko ja Nai to Omotta? yang tayang belum lama ini. Selebihnya, Furukawa Hiroyuki yang menangani Okusama wa Seitokaicho yang akan menyutradarainya. Naskahnya ditangani Yamada Yasutomo yang pernah menangani Venus Versus Virus. Aku pribadi penasaran dengan kualitas adegan-adegan aksinya. Tapi entah ya. Mungkin ini termasuk yang agak berlebihan buat sebagian orang?

B-Project: Kodou Ambitious (A-1 Pictures)

Sumisora Tsubasa, seorang pegawai baru yang jujur dan berpandangan positif, baru mendapat pekerjaan baru di departemen A&R perusahaan Gandala Music. Tsubasa ditugaskan untuk mengawasi unit idola “B-PROJECT” yang terdiri atas tiga grup idola: Kitakore, THRIVE, dan MooNs. Pekerjaan pertama Tsubasa ini membuatnya harus menghadapi bermacam lelaki muda dan tampan dengan masing-masing kepribadian mereka yang beragam.

Boleh percaya atau tidak, ini proyek keluaran pengembang MAGES dengan konsep asli yang dicetuskan oleh penulis/komposer Shikura Chiyomaru sendiri. Suganuma Eiji yang pernah terlibat dalam Karneval dan Sasameki Koto yang akan menyutradarainya, dengan naskah yang ditangani Akao Deko (Noragami, Akagami no Shirayukihime) bersama MAGES. Desain karakter aslinya dibuat oleh Yukihiro Utako, pencipta Devils and Realist. Lalu penyanyi pop T.M. Revolution (yang pernah menyumbang lagu mulai dari Rurouni Kenshin sampai Valvrave) akan berperan sebagai produser eksekutifnya! Seri-seri keluaran MAGES sebelumnya, macam Robotics;Notes dan Punch Line, adalah seri-seri yang ceritanya berat di intrik. Makanya, rasanya aneh mereka sekarang mengembangkan tema seperti ini. Ada tiga grup idola yang terlibat (yang masing-masing juga sudah meluncurkan CD), jadi karakter bishonen di dalamnya benar-benar banyak. Bisa jadi ini indikasi kalau ceritanya bakal lebih menarik dari yang terlihat.

Cheer Boys!! (Brain’s Base)

Bandou Haruki, bersama teman masa kecilnya, Hashimoto Kazuma, membentuk kelompok cheerleading di universitas lelaki tempat mereka bersekolah untuk mengenang mendiang orangtua Hashimoto. Mereka turut berjumpa dengan Tokugawa Shou serta para calon anggota mereka yang lain, yang membawa mereka pada berbagai pengalaman yang agak aneh sekaligus manis.

Diangkat dari seri novel Cheer Danshi!! buatan Asai Ryo, ini satu seri lain yang agak menonjol. Desain karakter aslinya dibuat oleh manga-ka Tegami Bachi: Letter Bee, Asada Hiroyuki. Penyutradaraannya akan ditangani Yoshimura Ai (Ao Haru Ride), sehingga pemaparan karakternya diantisipasi bakal bagus. Komposisi serinya akan ditangani Yoshida Reiko (Girls und Panzer, Haruchika) yang kelihatannya juga semakin produktif di musim ini. Terlepas dari temanya, karakter-karakter cowok di seri ini semuanya digambarkan punya aura yang benar-benar meyakinkan.

First Love Monster (Studio DEEN)

Nikaidou Kaho, seorang siswi SMA yang meninggalkan rumahnya yang nyaman untuk mencoba hidup mandiri di Tokyo, diselamatkan seorang pemuda tampan sesudah hampir tertabrak truk. Kaho jatuh cinta berat terhadapnya, dan dengan susah payah berhasil menemukan siapa identitasnya… hanya saja pemuda tersebut ternyata masih anak kelas 5 SD.

Juga dikenal dengan judul Hatsukoi Monster, anime ini diangkat dari seri manga karya Hiyoshimaru Akira yang diserialisasikan di majalah ARIA punya Kodansha. Penyutradaraannya ditangani oleh Inagaki Takuya (Rosario + Vampire, Kuusen Madoushi Kohosei no Kyoukan) dengan komposisi seri ditangani Akao Deko yang dibantu Ooba Sayuri dan Aoshima Takashi. Manganya kudengar bukan jenis seri yang perlu kau ikuti secara serius. Maksudku, dari segi cerita saja, mungkin seri ini takkan sebagus itu. Tapi aku tetap agak penasaran dengan hasilnya. Terutama dengan bagaimana ada lumayan banyak seiyuu veteran berperan di seri ini.

Sweetness and Lightning (TMS Entertainment, Shinei Animation)

Sepeninggal istrinya, seorang guru matematika bernama Inuzuka Kouhei sebisa mungkin berusaha membesarkan anak perempuannya, Tsumugi, seorang diri. Sayangnya, Kouhei tak begitu pandai memasak dan ia sendiri tak punya selera makan besar. Sampai secara kebetulan, Iida Kotori, salah satu murid Kouhei, bergabung bersama mereka di meja makan. Lalu dimulailah berbagai petualangan masak rumahan yang melezatkan drama makan malam mereka.

Iwasaki Tarou yang sebelumnya menangani Ishuukan Friends yang akan menyutradarai seri ini. Komposisi serinya akan ditangani oleh Hirota Mitsutaka yang pernah terlibat dalam TeniPuri II dan Bono Bono. Seri ini diangkat dari manga Amaama to Inazuma buatan Amagakure Gido yang memang lumayan populer. Terlepas dari bagaimana hasilnya nanti, ini seri ringan yang akan kuperhatikan karena ingin lebih bisa memasak

Taboo Tattoo (J.C. Staff)

Seigi adalah siswa SMP yang takkan menonjol kalau bukan karena kemampuan bela dirinya dan keinginannya untuk melindungi yang lemah. Dalam suatu insiden, Seigi berusaha melindungi seorang tuna wisma tua. Lalu pria misterius tersebut kemudian membakar sebuah tato dalam telapak tangan Seigi. Tato tersebut ternyata senjata rahasia dahsyat yang diincar banyak orang. Seigi harus bisa menggali potensi sesungguhnya dari tato tersebut demi menghadapi lawan-lawannya yang berkekuatan ajaib.

Diangkat dari manga berjudul sama karya Shinjirou, kudengar ini seri yang seru, hanya saja sempat agak kehilangan arah dan momentumnya sesudah hiatus. Terlepas dari itu, penanganannya akan dilakukan Watanabe Takashi yang baru menuntaskan Heavy Object dengan mulus beberapa waktu lalu. Lalu ditambah dengan bagaimana J.C. Staff yang akan menganimasikannya, aku punya pengharapan adaptasinya akan seru terlepas dari manganya sendiri. Mungkin ini seri yang akan cukup solid untuk para penggemar aksi.

Amanchu! (J. C. Staff)

Di kota Itou, perfektur Shizuoka, Kohinata Hikari dan Ooki Futaba sama-sama tergabung dalam klub menyelam di sekolah mereka. Mereka menjalani keseharian yang damai dengan pemandangan bawah laut yang menakjubkan, yang juga mendekatkan mereka pada orang-orang di sekeliling mereka.

Sato Junichi, yang dulu menyutradarai Aria the Animation, akan kembali sebagai kepala sutradara untuk seri mendamaikan lain karya Amano Kozue ini. Penanganan langsungnya sendiri akan dilakukan oleh Kasai Kenichi yang pernah terlibat dalam Bakuman dan Honey and Clover. Komposisi naskah akan dibuat oleh Akao Deko (Arakawa Under the Bridge, Akagami no Shirayukihime), yang baru kusadari juga sibuk di musim ini? Untuk kalian yang ingat manga Roman Club yang juga buatan Amano-sensei, seri ini berbagi latar dengan para karakter di seri tersebut.

Battery the Animation (Zero-G)

Harada Takumi pindah ke kota pegunungan di perfektur Okayama pada liburan musim semi sebelum ia masuk SMP karena kepindahan kerja ayahnya. Takumi, yang adalah seorang pitcher di olahraga bisbol, kehilangan rasa percaya diri akan bakatnya pada saat ia pindah. Namun teman sekelasnya yang bernama Nagakura Kou muncul di hadapannya, dan menyatakan keinginannya untuk membentuk pasangan battery (pitcher dan catcher) bersama Takumi.

Seri ini menandai keluaran pertama studio animasi Zero-G dalam format seri TV sesudah rangkaian OVA yang mereka buat (yang mencakup Shadow Skill dan MD Geist II – Death Force). Mochizuki Tomomi, yang sebelumnya menangani Pupa dan House of Five Leaves dengan gaya eksentriknya, yang akan menangani penyutradaraan dan naskahnya. Sedangkan desain karakter orisinilnya akan dibuat oleh manga-ka Hourou Musuko, Shimura Takako. Seri ini diangkat dari seri novel Asano Atsuko yang terbit dari 1996 sampai 2005 dan akan mengisi slot tayang Noitamina di musim ini. Meski tak menonjol, sejauh ini gelagatnya positif. Mudah-mudahan hasilnya bagus.

Nejumaki Seirei Senki: Tenkyou no Alderamin (Madhouse)

Di akademi militer Kekaisaran Katvarna yang tengah berperang dengan negara tetangganya, Republik Kioka, hadir pemuda pemalas penyuka wanita bernama Ikuta Sorouku. Ditekan keadaan, Ikuta dengan enggan mengikuti Ujian Perwira Militer Tingkat Tinggi. Lalu membantah perkiraan semua orang, keikutsertaannya menjadi awal karirnya sebagai komandan militer ternama dengan kecerdasan yang luar biasa.

Juga dikenal sebagai Alderamin on the Sky, seri ini diangkat dari seri light novel fantasi militer karya Uno Bokuto terbitan Dengeki Bunko yang lumayan menonjol beberapa tahun terakhir. Ichimura Tetsuo, yang sebelumnya menangani OVA kedua Ane Log, akan memulai debutnya sebagai sutradara seri TV lewat seri ini. Desain karakternya yang dibuat Katsuki Kunio agak… berbeda dari ilustrasi asli di seri ranobenya. Komposisi serinya sendiri akan ditangani Yasukawa Shogo yang terlibat dalam Terra Formars dan Shokugeki no Soma. Meski mereka studio ternama, terkadang ada keluaran Madhouse yang berakhir dengan hasil agak aneh. Mudah-mudahan hasilnya tetap bagus.

Servamp (Brains Base)

Seorang siswa SMA baru bernama Shirota Mahiru berpapasan dengan seekor kucing liar hitam bernama Kuro. Tapi Kuro yang bermata mengantuk ternyata bukan kucing biasa, melainkan servamp, servant vampire yang dapat berubah ke wujud mungil serupa maskot. Mahiru yang tak suka melibatkan diri ke dalam konflik kemudian jadi terseret dalam perselisihan kuno dan sureal antara manusia dan vampir.

Diangkat dari manga karya Strike Tanaka, walau terkesan penuh aksi, ini seri yang kudengar sebenarnya lebih ditonjolkan untuk pemirsa wanita dengan banyaknya karakter cowok di dalamnya. Produksi animasinya akan mempertemukan kembali para staf dari anime Aoharu x Machinegun, dengan penyutradaraan yang kini dikepalai Sara Itto. Terlepas dari semuanya, kudengar ceritanya terbilang seru, dan memang menarik buat yang suka.

91 Days (Shuka)

Di masa pelarangan penjualan alkohol di Amerika antara tahun 1920 dan 1933, di sebuah kota yang dikuasai mafia, seorang pria bernama Avilio kehilangan seluruh anggota keluarganya. Demi membalas dendam, sahabatnya harus ia bunuh. Di kota tersebut, ada seorang pria lain bernama Nero. Suatu hari nanti, ia akan menjadi kepala mafia. Suatu hari nanti juga, ia akan menjadi sasaran pembalasan dendam. Ini adalah buku harian tentang drama pembalasan dendam yang berlangsung selama 91 hari.

Ini seri orisinil baru yang akan mengisi slot waktu Animeism. Kaburaki Hiro yang sebelumnya menangani Kimi no Todoke dan Tonari no Kaibutsu-kun yang akan menyutradarainya. Sedangkan komposisi serinya akan ditangani Kishimoto Taku yang belakangan mencuat namanya karena naskahnya di Boku Dake ga Inai Machi. Ini keluaran berikutnya dari Shuka sesudah trilogi Durarara!!x2 mereka berakhir belum lama ini. Dengan pemaparan nuansanya yang kuat, kelihatannya secara teknis seri ini takkan jelek.

Rewrite (8-Bit)

Kazamatsuri adalah kota di mana peradaban dan alam dibangun selaras. Namun penanaman berlebihan pada tahun-tahun belakangan telah berujung pada rimbunnya pepohonan dan tumbuhan. Tennouji Kotarou dan teman-teman perempuannya di kelompok peneliti supernatural kerap menjelajah hutan yang mengelilingi kota untuk menemukan UMA. Pencarian mereka berujung pada serangkaian hal yang ternyata mempengaruhi masa depan umat manusia.

Diangkat dari game yang dikembangkan Key, seperti yang bisa diharapkan, seri ini memiliki nuansa magic realism yang kental di samping karakter-karakter yang manis. Namun agak berbeda dari keluaran-keluaran Key sebelumnya, seperti Air dan Clannad, (walau ini mungkin terdengar aneh) selain punya cerita menyentuh, Rewrite juga agak lebih berat di sisi aksi. Aku dengar gamenya benar-benar sukses sejak pertama dirilis tahun 2011. Adaptasi anime ini akan disutradarai Tensho yang sebelumnya menangani Kinmoza!, dengan naskah yang dibuat Romeo Tanaka dan Kai (dari Visual Arts). Ini nampaknya salah satu anime paling dinanti di musim ini. Kudengar intrik ceritanya juga lumayan rumit, jadi mudah-mudahan hasilnya bagus.

Berserk  (GEMBA, Millepensee)

Rakyat mengalami penderitaan berkepanjangan pasca perang. Lalu kabar tersiar tentang kemunculan beragam makhluk supernatural ganjil yang memangsa manusia. Di tengah itu semua, ada desas-desus tentang ahli pedang hitam dengan pedang raksasa yang kerap terlihat di tempat-tempat kekacauan terjadi. Ahli pedang tersebut adalah Guts, anggota tersisa dari tentara bayaran legendaris Band of the Hawk yang pernah menyelamatkan Kerajaan Midland dari keruntuhan. Seiring dengan tanda-tanda kehancuran yang kembali melanda, sebagian orang mulai menyadari bahwa harapan untuk bertahan hidup mungkin ada di pundak lelaki ini.

Masih diadaptasi dari seri manga aksi fantasi gelap sangat ternama buatan Miura Kentarou, seri TV kali ini akan menganimasikan bagian cerita Black Swordsman yang memaparkan masa-masa Guts berkelana bersama peri teman seperjalanannya, Puck. Berserk sudah dua kali diadaptasi ke bentuk anime, pertama dalam bentuk seri TV dan belakangan dalam bentuk seri layar lebar, tapi kedua adaptasi tersebut sama-sama lebih memaparkan bagian cerita Golden Age tentang masa lalu Guts. Jadi, seri TV ini bisa dibilang semacam kelanjutan yang mengadaptasi porsi cerita yang belum pernah dianimasikan sebelumnya. Itagaki Shin yang pernah menangani Basquash dan Ben-To akan menyutradarainya. Naskahnya akan ditangani Fukami Makoto (Psycho-Pass, Yuruyuri San Hai!) bersama Yamashita Takashi (Cencoroll). Ini jenis anime yang sebagus apapun hasilnya, kelihatannya bakal tetap dipermasalahkan sebagian penggemarnya. Ditambah lagi, belum diketahui cakupan ceritanya akan sejauh apa. Aku cuma bisa berkata kalau hasil akhirnya setidaknya sejauh ini kelihatan takkan jelek. Ini satu lagi seri yang akan mengisi slot tayang Animeism.

Orange (TMS Entertainment, Telecom Animation Film)

Takamiya Naho, seorang siswi SMA berusia enam belas tahun, pada suatu hari menerima sebundel surat misterius yang tertera berasal dari dirinya sendiri sepuluh tahun di masa depan. Surat itu secara akurat menyebut tentang kedatangan seorang murid pindahan bernama Naruse Kakeru, tentang bagaimana Naho kelak akan jatuh cinta padanya, dan bagaimana Naho harus mengawasinya baik-baik sebelum sesuatu yang teramat disesalinya terjadi…

Hamasaki Hiroshi yang pernah menjadi sutradara di Steins;Gate dan Terra Formars akan menangani seri ini. Ini diangkat dari manga drama karya Takano Ichigo yang belum lama ini tamat. Ceritanya lumayan menyentuh, walau temanya mungkin agak sensitif bagi sebagian orang. Pemandangan-pemandangan indah di manganya kelihatannya akan terbawa ke adaptasi animenya. Lalu seiyuu ternama Hanazawa Kana yang akan memegang peran kunci sebagai pengisi suara Naho. Man, tadinya kusangka ini baru keluar musim gugur nanti. Kalau ada satu seri untuk cewek yang musim ini layak ditonjolkan, maka itu adalah seri ini.

Mengejutkan semua penggemarnya, menyusul pengumuman tentang game baru Danganronpa V3, adalah pengumuman soal anime Danganronpa 3 – The End of Kibougamine Gakuen dari studio Lerche. Jadi, adaptasi anime baru dari waralaba game misteri penuh intrik buatan pengembang Spike Chunsoft ini bukanlah Danganronpa 2, melainkan langsung ke 3. Kishi Seiji akan kembali untuk menyutradarai. Anime ini akan terdiri atas dua bagian, yaitu Mirai Hen (Future Arc) yang berfokus pada karakter-karakter dari game pertama, dan Zetsubou Hen (Despair Arc) yang berfokus pada para karakter dari game kedua. Lalu yang mengesankan, kedua bagian cerita yang terpisah tapi berhubungan ini akan ditayangkan sekaligus! Ini seriusan?!

Tsukiuta. THE ANIMATION juga akan tayang. Pada dasarnya, ini tentang kelompok idola yang merupakan perwujudan dari bulan-bulan di kalender. Ada versi cewek maupun cowoknya, dengan versi cewek berlatar di dunia lain. Kayaknya anime ini akan berfokus ke versi cowoknya yang berlatar di Tokyo modern. …Err, penganimasiannya akan dilakukan Studio Pierrot.

Saiki Kusuo ni Psi Nan, yang bercerita tentang seorang siswa SMA bernama Saiki Kusuo yang punya kekuatan supernatural yang menyebabkan berbagai hal konyol, juga akan tayang. Ini seri yang sudah lumayan lama diserialisasikan di Shonen Jump tapi baru sekarang diangkat ke format seri TV. Sakurai Hiroaki, yang pernah menangani Di Gi Charat dan Kaichou wa Maid-sama! yang akan menyutradarainya, dengan Yokote Michiko (Shirobako, Kyoukai no Rinne) untuk komposisi naskah.

Kabar lain yang mengejutkan adalah D. Gray-man Hallow keluaran TMS Entertainment. Seri ini merupakan kelanjutan anime D.Gray-man sesudah animenya terputus dan cerita manganya di Weekly Shonen Jump sempat hiatus karena sakitnya Hoshino Katsura-sensei. Buat yang belum tahu, ini cerita fantasi alternatif berlatar di awal abad ke-20 tentang sekelompok Exorcist yang berusaha melawan kuasa jahat Millenium Earl yang misterius. Tampilannya mungkin agak berbeda, tapi kabarnya ini benar merupakan kelanjutan cerita anime sebelumnya. Ya, ini satu lagi seri yang menonjolkan karakter lelakinya. Kualitasnya sejauh ini terihat solid.

Seri konyol penuh bishonen Cute High Earth Defense Club LOVE! LOVE! atau Binan Koukou Chikyuu Bouei-bu Love! Love! juga akan muncul. Kembali berkisah tentang lima siswa pemalas yang dikasih kemampuan melindungi Bumi dengan kekuatan cinta oleh seekor wombat pink, musim kedua ini akan mengetengahkan kedatangan sepasang murid pindahan yang misterius. Studio Comet yang akan menggantikan Diomedea dalam produksinya.

Lalu untuk kasus tak biasa, Arslan Senki: Fuujin Ranbu atau  The Heroic Legend of Arslan: Dust Storm Dance juga akan memaparkan kelanjutan perjuangan Arslan dan teman-temannya dalam merebut kerajaannya kembali. Sayangnya, season kedua ini hanya akan punya 8 episode. Mungkin karena akan berbagi slot tayang dengan empat episode spesial dari Nanatsu no Taizai. Tapi juga mungkin karena menunggu perkembangan cerita di manganya.

Soal empat episode spesial tersebut, Nanatsu no Taizai: Seisen no Shirushi, atau Seven Deadly Sins: Signs of Holy War juga tayang pada Agustus nanti. Stafnya kabarnya agak berbeda dari sebelumnya, tapi masih ditangani A-1 Pictures.

Masih soal episode spesial, anime robot RS Project –Rebirth Storage-, yang konsepnya memenangkan kompetisi MechaTsuku dari perusahaan produsen novel ponsel Every Star tahun lalu, juga akan tayang. Ceritanya berlatar di dunia paralel yang mirip Jepang modern. Makhluk-makhluk asing bernama Kikou terjatuh dari langit pada tahun 2025 dan melenyapkan banyak kota. Lalu sembilan tahun kemudian, pilot bernama Midou Yuzuru dan asistennya, Sagami Rin, menggunakan robot raksasa yang dibuat dari jasad Kikou. Namun pertempuran dengan robot itu akan menyebabkan kehilangan ingatan bagi sang pilot, dan keduanya harus mengungkapkan kenapa. Kamei Osamu akan menandai debutnya sebagai sutradara lewat episode ini.

Seri anime pendek Ozmafia!! yang diangkat dari game keluaran Poni-Pachet juga akan tayang. Produksinya akan dibuat Creators in Pack (kalian tahu ‘kan studio ini punya cabang di Jakarta?). Cerita gamenya adalah tentang Fuka, seorang gadis yang kehilangan ingatan, yang ditolong dari jalanan oleh para anggota keluarga mafia Oz. Dalam kota berbahaya di mana kelompok-kelompok mafia berbeda saling berebut kekuasaan dan wilayah, Fuka harus menemukan jalan tengah antara persahabatan dan konflik dan menemukan alasan ia tak punya ingatan . …Tapi berhubung cerita seperti itu takkan masuk ke formatnya, cerita animenya diubah jadi cerita sekolahan.(!?) …Kayaknya ini kasusnya mirip Wagamama High Spec.

Ada kabar tentang adaptasi anime seri manga Sangatsu no Lion atau March comes in like a lion yang akan dibuat SHAFT, tapi penayangannya masih belum jelas. Ceritanya tentang seorang pemain shougi muda jenius yang terasing, yang menemukan kehangatan hubungan sosial lagi dalam bentuk keluarga yang menjadi tetangganya.

Hal yang sama juga berlaku untuk Drifters, tentang para pahlawan bersejarah yang didatangkan ke suatu dunia lain selepas kematian mereka untuk bertempur. Animasinya dilakukan Hoods Entertainment dan stafnya sudah diumumkan. Tapi penayangannya juga belum jelas.

Menyusul adaptasi manganya yang belum lama ini berakhir, ada desas-desus juga tentang penganimasian game media sosial Mahou Shoujo Ikusei Keikaku atau Magical Girl Raising Project dari studio Lerche. Sutradara dan penulis naskahnya sudah ditetapkan, yakni Hashimoto Hiroyuki (Gochuumon Usagi desu ka?) dan Yoshioka Takao (Shigatsu wa Kimi no Uso, Elfen Lied). Ceritanya tipikal konflik gelap yang menyorot tentang sekelompok gadis ajaib saat tiba-tiba saja jumlah mereka harus dikurangi yang berujung pada bagaimana mereka saling bunuh.

…Setelah kupikir, kelanjutan kabar tentang adaptasi anime dari manga shoujo Watashi ga Motete Dousunda (Kiss Him, Not Me) juga belum ada.

Dari segi film layar lebar, Accel World: Infinite Burst keluaran Sunrise akan dirilis Juli ini dan akan memperkenalkan karakter Shinomiya Utai/Ardor Maiden, salah satu anggota asli Nega Nebulus yang juga muncul di seri novelnya. Film layar lebarnya sendiri kudengar adalah cerita orisinil yang dipenai oleh Kawahara Reki-sensei sendiri. Tapi tetap saja kurasa ini melanjutkan cerita di seri TV-nya.

Selebihnya, maskot kucing dalam pisang Bananya juga akan dianimasikan oleh TMS Entertainment dan Gathering. …Aku enggak bisa komentar banyak soal ini.

Tambahan pertama: yang terbaru dari waralaba Love Live! keluaran Sunrise yaitu Love Live! Sunshine!! akhirnya akan keluar juga seri TV-nya. Ceritanya berfokus pada suatu grup idola baru, yaitu Aqours, yang terinspirasi μ’s dan memulai dari nol di sebuah kota di tepi laut. Sakai Kazuo yang sebelumnya menangani Mushi-Uta yang akan menyutradarainya, dengan naskah yang kembali ditangani oleh Hanada Jukki. Ya, kayaknya ini akan jadi salah satu judul yang disorot di musim ini.

Tambahan lain: seri anime pendek Honobono Log akan diproduksi studio Fanworks untuk musim ini. Ini diangkat dari buku ilustrasi karya Fukamachi Naka yang menyoroti kehidupan berbagai keluarga dan pasangan kekasih yang menghangatkan hati.

Satu tambahan yang agak terlewat, Fudanshi Koukou Seikatsu, yang diangkat dari seri manga karya Michinoku Atami. Ceritanya tentang Sakaguchi, seorang cowok SMA yang memiliki ketertarikan mendalam terhadap karya-karya yaoi, beserta orang-orang di sekelilingnya. Untuk yang tak menyadarinya, ‘fudanshi’ di judulnya adalah plesetan dari istilah fujoushi. (Sudah aku bilang musim ini akan lebih memanjakan pemirsa wanita.) Produksinya akan dilakukan oleh EMT Squared yang belum lama ini ambil bagian dalam produksi seri Kumamiko serta disutradarai Tokoro Toshikatsu (Moeyo Ken, Soul Link).

Tambahan yang lain yang baru diumumkan: Time Travel Shōjo ~Mari Waka to 8-nin no Kagakusha-tachi, proyek orisinil yang akan ditangani Yamazaki Osamu (Terra e, Hakuouki). Belum banyak info yang diketahui tentangnya, selain dua tokoh utamanya Hayase Mari dan Mizuki Waka, yang akan diperankan Toyosaki Aki dan Kotobuki Minako, dan kaitan mereka dengan delapan ilmuwan.

Tambahan yang terlewat: Kono Bijutsu-bu niwa Mondai ga Aru! yang diangkat dari manga komedi karya Imigimuru, juga akan tayang. Studio feel. yang akan memproduksinya, dengan Oikawa Kei dan sebagian besar staf lain yang memproduksi Oregairu Zoku yang akan menangani. Ceritanya tentang sebuah klub seni rupa di suatu sekolah menengah tertentu, yang di dalamnya seorang siswi bernama Usami Mizuki adalah satu-satunya orang normal di sana. Aku belum tahu kalau soal cerita, tapi dari segi teknis seri ini kelihatannya bakal termasuk bagus.

Show by Rock!! Short!! juga akan tayang. BONES akan kembali untuk menganimasi waralaba seri musik dari Sanrio ini. Ceritanya merupakan sekuel dari seri Show by Rock!! sebelumnya, hanya saja dalam format anime pendek. Konon ada sekuel lain berdurasi penuh yang sedang direncanakan, namun belum jelas ditayangkannya kapan. Kabarnya di seri ini ada band baru yang akan tampil.

Shokugeki no Souma: Ni no Sara, season kedua yang kembali menampilkan Souma dan teman-temannya di kerasnya ajang-ajang memasak Akademi Tootsuki, juga akan tayang. Stafnya masih tak jauh berbeda dari sebelumnya.

Diangkat dari game populer, Puzzle x Dragons X juga akan tayang dengan penganimasian oleh Studio Pierrot. Kesannya lebih meyakinkan dibandingkan anime-anime lain sejenisnya.

Seri aksi(?) polisi dengan elemen-elemen tokusatsu keluaran Production IMS, Active Raid, juga akan kembali dengan season keduanya. Musim tayang pertamanya agak kurang menonjol. Tapi ceritanya sendiri kudengar sebenarnya menarik dengan perkembangan enggak biasa.

Tambahan lain, dari para pembuat gdgd Faeries, adalah Mahou Shoujo? Naria Girls. Ceritanya tentang tiga orang gadis yang memutuskan untuk mencoba menjadi terkenal dengan membuat versi anime dari diri mereka sendiri. Lalu genre yang mereka pilih adalah mahou shoujou dengan durasi penayangan sepanjang satu cour. Kayaknya mereka lagi-lagi mereka pilih tema yang aneh.

Beberapa tambahan lain lagi: Mob Psycho 100, yang diangkat dari manga lain karya ONE, pengarang One-Punch Man. Ceritanya tentang seorang siswa SMP yang memiliki kekuatan supernatural psikis dahsyat, yang selama ini berusaha hidup normal. Namun, sesuatu konon akan terjadi kalau kapasitas emosinya mencapai 100%. Tachikawa Yuzuru (Death Parade) akan menyutradarainya di studio BONES. Hmm, kukira ini keluar musim gugur nanti.

Seperti Reikenzan, ada anime lain, Hitori no Shita the outcast, juga akan keluar lewat kerjasama China-Jepang. Ini diangkat dari suatu webcomic bergenre aksi kekuatan super. Tokoh utamanya seorang mahasiswa biasa yang kemudian mengalami suatu insiden yang mengubah hidupnya di suatu desa terpencil.

… …

Ini agak telat. Ada adaptasi anime juga dari kinetic novel Planetarian buatan Key. David Productions yang akan menanganinya. Penyiarannya akan dilakukan melalui web.

Wow. Tren baru untuk musim ini benar-benar aneh.

Kalau ada kabar-kabar lain aku usahakan akan aku tambahkan lagi.

(Sumber dari ANN dan MyAnimeList)


About this entry