Durarara!! x2 Shou

Durarara!! x2 Shou (subtitel ‘shou’ di sini kira-kira berarti ‘pengertian’) merupakan seri anime kedua yang mengadaptasi seri light novel orisinil karangan Narita Ryohgo (dan dengan ilustrasi buatan Yasuda Suzuhito). Anime ini merupakan bagian pertama dari tiga seri anime baru yang keseluruhannya akan sepanjang tiga cour, yang diperkirakan akan tuntas sepenuhnya pada perempat awal tahun 2016 nanti.

…Jadi buat kalian yang sudah mengikuti seri ini, dan kaget soal kenapa ceritanya cuma segini, jangan kecewa dulu.

Meski sebagian besar staf yang memproduksinya masih sama, seri kali ini diproduksi oleh studio animasi relatif baru Shuka daripada Brain’s Base yang memproduksi seri sebelumnya. Karena ditangani oleh tim yang sama, kalian yang sudah menyukai seri pertamanya enggak perlu ngerasa kuatir atau gimana kok.

Kalau aku enggak salah, seri anime baru ini juga dibuat untuk memperingati terbitnya Durarara!! SH, seri sekuel yang melanjutkan cerita light novel-nya sesudah seri aslinya berakhir di buku 11.

Selebihnya, ini salah satu seri yang ditayangkan pada awal tahun 2015 yang sedikit banyak sempat kuikuti perkembangannya karena suatu alasan. Jumlah episodenya sebanyak 12.

Amidst rumors…

Sekali lagi, sebenarnya, kalau aku misalnya ditanya Durarara!! itu tentang apa, aku agak kesusahan menjawabnya. Pastinya, seri ini berlatar di Ikebukuro, Tokyo. Kurun waktunya sekitar satu tahun semenjak awal cerita di season sebelumnya. Lalu seri ini mengetengahkan sejumlah jalinan cerita terpisah, yang melibatkan banyak tokoh berbeda, dan secara berangsur saling terhubung dan saling mempengaruhi satu sama lain.

Beberapa poin penting yang patut diketahui sebelumnya adalah sebagai berikut:

  • Ada Black Biker (‘pengendara motor hitam’) yang dirumorkan banyak terlihat di jalanan Ikebukuro. Identitas aslinya adalah Celty Sturluson, seorang dullahan (roh tanpa kepala dari mitologi Irlandia, semacam peri perlambang datangnya kematian) yang awalnya datang ke Ikebukuro untuk mengejar jejak kepalanya yang hilang, tapi mulai menetap di kota ini dengan profesinya sebagai pengantar barang. Sosok Celty hanyalah satu dari berbagai fenomena supernatural yang berlangsung di kota ini. (Dirinya benar-benar tak berkepala.)
  • Ada geng tak terlihat bernama Dollars yang konon berkuasa atas Ikebukuro. Berbeda dari berbagai color gang lain di masa silam yang dulu pernah merajai jalanan Ikebukuro, geng ini konon ‘tak berwarna.’
  • Ada suatu tempat yang menjual Sushi Russia. Konon dikelola oleh imigran Russia asli.
  • Orang terkuat di Ikebukuro adalah seorang pria berpakaian ala bartender bernama Heiwajima Shizuo. Kau sangat tidak disarankan untuk macam-macam dengan Shizuo.
  • Bila kau ingin tahu tentang sesuatu, ada seorang broker informasi bernama Orihara Izaya, yang selalu bisa kau beli jasanya, walau bayaran yang harus kau bayarkan tak selalu seperti yang kau kira.

Selebihnya, beberapa tokoh lama yang kembali tampil di seri ini meliputi:

  • Ryuugamina Mikado, anak SMA berkesan lembek yang di balik penampilannya, sebenarnya adalah pendiri asli Dollars. Ia pindah ke kota besar dari tempat kelahirannya di dusun karena tak ingin tenggelam dalam ‘kenormalan.’ Baru naik ke kelas dua di SMA Raira.
  • Sonohara Anri, gadis cantik pemalu berkacamata yang merupakan sahabat sekolah Mikado. Di dalam tubuhnya tertanam pedang antik Saika, yang dapat mempengaruhi kepribadian orang dan memandang Anri sebagai ‘bunda-nya.’ Seperti Mikado, Anri juga baru naik ke kelas dua di SMA Raira. Hubungan keduanya sayangnya belum mengalami banyak kemajuan berarti.
  • Kida Masaomi, sahabat lama Mikado yang dulu mengundangnya untuk tinggal di kota, tapi kini telah meninggalkan Ikebukuro bersama kekasihnya, Mikajima Saki.
  • Kishitani Shinra, seorang dokter bawah tanah muda yang disegani kehandalannya di Ikebukuro. Sosok yang belakangan membuat hati Celty berbunga-bunga.
  • Kadota Kyouhei, salah seorang tokoh yang paling menonjol karismanya di Ikebukuro. Biasa melewatkan waktu bersama dua kawannya pecinta light novel: Karisawa Erika dan Yumasaki Walker, dengan disopiri ke mana-mana dalam mobil van itasha (yang kini bergambar wajah Shiba Miyuki dari seri Mahouka Koukou no Rettousei) milik Togusa Saburou.

Sedangkan beberapa tokoh pendatang baru meliputi:

  • Kuronuma Aoba, adik kelas Mikado dan Anri di SMA Raira yang dengan segera mendekati mereka berdua di sekolah. Pembawaannya ramah dan easy going, sekalipun ia tak menyembunyikan bagaimana dirinya juga anggota Dollars.
  • Orihara Kururi (pendiam) dan Orihara Meiru (berkacamata dan cerewet); dua adik kembar Izaya yang tak kalah abnormalnya dari kakaknya. Mereka juga menjadi murid baru di SMA Raira bersama Aoba.
  • Vorona, Slon, Igor; tiga orang yang datang ke Ikebukuro dengan urusan-urusan menyangkut mafia Russia.
  • Rokujou Chikage, seorang cowok tampan yang datang jauh-jauh ke Ikebukuro dari Saitama, dan sangat (terlalu?) menghormati dan menghargai sekaligus membela martabat wanita.
  • Heiwajima Kasuka, adik lelaki Shizuo yang di balik ekspresinya yang sangat datar, merupakan seorang bintang film ternama. Seragam-seragam bartender yang selalu dipakai kakaknya adalah pemberian darinya.
  • Hijiribe Ruri, seorang ahli make up muda yang belakangan mencuat namanya karena keahlian dan kecantikannya. Asal usulnya agak mencurigakan.
  • Awakusu Akane, seorang gadis kecil yang pada suatu titik diculik(?) oleh Shizuo.
  • Akabayashi Mizuki, seorang om-om dengan bekas luka di muka, yang bermitra dengan seseorang bernama Aozaki Shu.

Ternyata Kau Seorang Flame Haze!

Seperti sebelumnya, ada beberapa jalinan plot yang terjalin secara sekaligus. Ada seorang pembunuh berantai berjulukan Hollywood di Ikebukuro, yang dijuluki demikian karena kostum-kostum monster yang dikenakannya. Ada suatu geng bermotor dari Saitama yang belakangan kelihatan di Ikebukuro untuk membuat keributan. Ada sayembara di televisi untuk mengungkap siapa identitas Black Biker yang sesungguhnya. Ada keributan di kelompok mafia Awakusu-kai. Lalu ada upaya pencarian terhadap seorang anak hilang.

Agak susah buat membahas sampai ke detilnya. Daya tarik seri ini memang soal gimana kita dibawa untuk melihat dan memahami apa-apa yang terjadi. Pastinya, mereka yang sudah suka dengan season Durarara!! yang terdahulu bakal tertarik dengan apa yang ditampilkan dalam musim kali ini. Hanya saja, karena memang sudah direncanakan untuk tayang sampai tiga cour, apa yang berlangsung di sepanjang musim ini hanya pembangunan cerita buat apa-apa yang akan terjadi ke depan.

Kayak sebelumnya, meski ada hal-hal aneh sekaligus mengerikan yang terjadi, ceritanya bukan jenis yang perlu ditanggapi terlampau serius atau gimana. Tetap ada suatu kesan ‘ringan’ enggak jelas di dalamnya. Karena itu juga, seperti sebelumnya, ini juga jenis seri yang kurasa hanya akan disukai oleh kalangan-kalangan tertentu aja.

Aku enggak tahu apa aku pernah ngomong ini sebelumnya atau enggak, tapi bahkan mereka yang suka dengan Baccano! dulu pun ternyata belum tentu menyukai Durarara!!. Yah, intinya kurang lebih kayak gitu. Pesan yang terkandung di ceritanya terasa samar, mungkin juga karena ceritanya sebenarnya masih lanjut.

Kalau soal teknis, seri ini memberikan kualitas presentasi yang sesolid sebelumnya, walau kayaknya perasaan ciri khas-nya sudah lebih menguat. Visualnya masih tetap menarik walau tak sampai benar-benar memukau. Kelihatan gimana studio-nya kayak ‘ngejaga stamina’ agar produksinya bisa lebih bertahan untuk jangka waktu yang lebih panjang. Kayaknya ada lebih banyak variasi latar di Ikebukuro dibandingkan sebelumnya. Tapi mungkin itu cuma aku aja.

Sedangkan soal audionya, kayak sebelumnya, kebanyakan lagu di seri ini adalah jenis irama yang buatku kayak ‘secara umum terdengar biasa, tapi pas nyampe bagian tertentu, jadinya keren juga.’ Jenisnya enggak terlalu berbeda dibandingkan season sebelumnya. Enggak lebih baik dan juga enggak lebih buruk, tapi emang pas dengan nuansa yang mau seri ini bawakan.

Aku Berkata Jujur

Salah satu isu utama dengan Durarara!! mungkin adalah format ceritanya yang berbasis karakter. Jadi, mereka yang sudah ngerasa punya karakter favorit tertentu (kayak aku terhadap Kasuka, misalnya) mungkin bakal selalu merasa agak kecewa saat porsi cerita karakter favorit mereka habis. (Hei, ini kasusnya agak mirip kayak novel-novel GoT!).

Tapi mereka yang punya karakter favorit di musim sebelumnya enggak perlu terlalu khawatir juga. Karena entah gimana, kayaknya hampir semua karakter yang pernah tampil sempat muncul kembali di season ini, walau mungkin hanya secara minor.

Akhir kata, Durarara!!x2 buatku menjadi kasus agak aneh karena secara enggak disangka menjadi salah satu yang berhasil kuikuti perkembangannya sampai habis pada musim dingin lalu. (Seriusan, aku tahu ada banyak anime bagus. Tapi cuma dikit yang aku ikuti.) Aku ingin menulis lebih banyak soal ceritanya. Tapi jujur, aku sendiri masih enggak yakin apa aku benar-benar paham dengan beberapa hal yang telah terjadi.

Apa sebenarnya yang Izaya rencanakan? Siapa orang-orang yang bersebrangan dengannya? Aku ngerti kalau Anri bisa menjaga diri, tapi apa enggak apa-apa bila dia terus menjalin hubungan dengan Mikado yang semakin memperlihatkan kalau ada sesuatu yang enggak normal dengan dirinya? Apa Shinra dan Celty akan terus bahagia? Apa cuma aku yang kaget dengan gimana Aoba normal? Siapa sebenarnya Walker?

Buat tahu jawabannya, kayaknya kita mesti nunggu sampai musim gugur nanti.

(Apa? Novel-novelnya? Ahahaha, novel-novelnya juga kalo enggak salah udah dilisensi. Hahaha.)

Ngomong-ngomong, sesudah aku memikirkan kembali tentang konflik yang dialami Mikado di seri ini, aku baru ngeh soal kenapa Narita-sensei memilih kata ‘dollars’ untuk nama gengnya tersebut. Mungkin ini cuma kebetulan. Mungkin juga pemikiran beliau sebenarnya lebih mendalam dari yang sebelumnya kukira.

Penilaian

Konsep: B+; Visual: B+; Audio: B+; Perkembangan: B-; Eksekusi: B+; Kepuasan Akhir: B


About this entry