Anime Baru Musim Dingin 2014-2015

Sudah mau ganti musim lagi, dan aku agak gagal mengikuti perkembangan karena kesibukan kerjaanku. Atau juga karena akunya yang makin payah dalam membagi waktu.

Terlepas dari itu, sekilas, winter kali ini terkesan agak lesu. Musim gugur kemarin menampilkan lumayan banyak seri menonjol. Lalu sejumlah seri baru yang sudah lama diantisipasi diumumkan ternyata dijadwalkan penayangannya untuk musim berikutnya lagi. Tapi kalau diperhatikan baik-baik…

…Yah, silakan dilihat sendiri.

Kayak biasa, daftar ini enggak bisa terlalu diandalkan.

Maaf daftar kali ini keluarnya agak lebih telat dari biasa.

Koufuku Graffiti (SHAFT)

Berkisah tentang Ryou, seorang siswi SMP yang tinggal sendirian, yang memiliki bakat lebih dalam memasak, yang kemudian menjalin persahabatan dengan semua orang melalui masakan-masakan yang dibuatnya.

Dikenal juga dengan judul Happy Cooking Graffiti, dengan membawa slogan “Aku ingin kenyang bersamamu.”, ini salah satu seri paling menonjol di musim ini karena begitu detil menampilkan ekspresi-ekspiresi kepuasan para karakternya dalam menikmati masakan. …Kuharap kalian mengerti maksudku. Dari segi staf, Okada Mari yang super produktif di tahun ini dengan M3 dan Selector Infected Wixoss tampil sebagai penulis naskah; Shinbo Akiyuki sendiri yang menjadi kepala sutradara, bersama Shiotsuki Kazuya yang akan mendesain karakter. Dari segi cerita, mungkin tak terlalu menonjol, apalagi mengingat manga aslinya (4 kotak) yang dibuat Kawai Makoto masih relatif baru. Tapi SHAFT dari dulu adalah studio animasi yang menampilkan daya tarik lebih dalam eksekusinya, jadi… yah, kau tahu. Ini seri yang menarik bagi mereka yang suka gaya fanservice keluaran SHAFT.

Kantai Collection (Diomedea)

Berlatar di dunia di mana umat manusia telah kehilangan kendali atas lautan, lautan telah dikuasai oleh ‘armada laut dalam’ dan mereka yang bisa melawan mereka hanya para Kan-musume, gadis-gadis yang menyimpan roh dari kapal-kapal perang masa silam. Di pangkalan Chinjufu, para Kan-musume dikumpulkan dan dilatih. Dan pada suatu hari, seorang Kan-musume dari kelas penghancur tertentu bernama Fubuki datang ke Chinjufu.

Juga dikenal dengan sebutan Kancolle, seri ini diangkat dari game sosial keluaran Kadokawa Games dan DMM.com yang pada tahun-tahun belakangan luar biasa fenomenal di Jepang. Hanada Jukki (yang dulu menangani naskah Love Live! dan Steins;Gate) yang akan menangani naskahnya, jadi ada pengharapan lumayan terhadap kualitas ceritanya. Sementara Kusakawa Keizou (yang dikenal karena seri Nanoha, serta Mondaiji-tachi…)yang akan menyutradarainya. Tapi terlepas dari itu, daya tarik utamanya memang lebih dari desain karakter-karakternya yang memang menarik, serta potensi adegan-adegan aksinya yang seru (walau sayangnya kudengar seri ini akan lebih berfokus pada keseharian para karakternya ketimbang aksinya sendiri).

Shinmai Maou no Testament (Production IMS)

Toujou Basara adalah siswa SMA kelas satu yang sebelumnya hidup hanya berdua bersama ayahnya, sampai ayahnya tiba-tiba saja mendatangkan dua saudari tiri cantik yang sebenarnya adalah demon dan succubus, sebelum pergi meninggalkannya ke luar negeri. Suatu kesalahan dalam ritual kontrak kemudian menjadikan Basara sebagai master dari keduanya, dan Basara kemudian mendapati ada pihak-pihak tertentu yang mengincar kedua adik barunya…

Juga dikenal dengan judul The Testament of Sister New Devil, atau Shinmai Maou no Keiyakusha, seri ini diangkat dari seri ranobe aksi agak ‘berbahaya’ karya Uesu Tetsuto (yang dulu membuat Hagure Yuusha no Aesthetica). Fanservice-nya sudah bisa dipastikan bakal agak banyak. Tapi Production IMS belakangan cukup lumayan dalam membuat seri aksi. Aku sendiri tertarik karena menyukai desain karakter tokoh utamanya.

Miritari! (Creators in Pack)

Di tengah konflik antara Krakozhia Dukedom dan Grania Republic, seorang pahlawan hadir di Krakozhia, seorang anak SMA bernama Souhei Yano. Dua tentara perempuan, Letnan Satu Lutgalnikov dan Letnan Dua Haruka, kemudian datang memakai tank dalam keseharian Souhei, diikuti prajurit Shachirof dari pihak musuh yang tak segan menggunakan senjata api di dalam rumah.

Diangkat dari manga komedi empat kotak karya Mamo Williams, ini salah satu seri baru yang tentangnya aku belum tahu. Seri manganya sendiri belum lama tamat, jadi mungkin kita bisa mengharapkan cerita yang tuntas. Studio yang menanganinya juga kelihatannya baru, dengan Kimura Hiroshi yang dulu menangani Recorder and Randshell sebagai sutradara. Untuk sisanya, mungkin lebih baik periksa sendiri.

Tokyo Ghoul Root A (Pierrot)

Kelanjutan pemaparan nasib Kaneki Ken, pemuda separuh manusia dan separuh ghoul pemakan manusia, di tengah kota Tokyo di mana perseteruan antara manusia dan kaum ghoul semakin memuncak.

Ini season kedua anime Tokyo Ghoul, sesudah akhir sangat menggantung di musim tayang sebelumnya. Ceritanya masih diangkat dari seri manga horor/fantasi gelap karya Ishida Sui, tapi kabarnya akan berkembang ke arah berbeda. Meski begitu, Ishida-sensei tetap jadi yang menangani konsep asalnya kok. Season pertamanya sendiri tereksekusi dengan baik dan menuai banyak perhatian di musim lalu. Jadi ini salah satu seri baru yang lumayan ditunggu.

Absolute Duo (8-bit)

Blaze adalah senjata-senjata yang merupakan manifestasi dari jiwa seseorang. Lalu mereka yang memiliki Blaze ditampung di suatu sekolah khusus, di mana mereka akan diajari keterampilan bertempur. Karena suatu kejadian di masa lalu, Kokonoe Tooru mendaftar sebagai salah satu murid baru di sekolah ini. Namun Blaze yang dimiliki Tooru ternyata tidak berwujud senjata, melainkan sebuah perisai. Lalu karena suatu hal, sistem pasangan di sekolah tersebut mengharuskan Tooru berpartner dan hidup bersama Yurie Sigtuna, seorang siswi dari luar negeri yang di balik sikap pendiamnya, memiliki kemampuan tempur di atas rata-rata.

Diangkat dari seri light novel aksi karangan Hiiragi-Boshi Takumi dengan ilustrasi buatan Asaba Yuu, Nakayama Atsushi yang beberapa kali menonjol sebagai sutradara episode akhirnya tampil sebagai sutradara seri, dengan komposisi seri oleh Kouno Takamitsu. Aku tak bisa berharap banyak pada ceritanya sih. Tapi sesuatu pada key visual-nya mengesankan potensi eksekusi yang lebih baik dari yang aku kira. Tipikal buat seri-seri sejenis ini, fanservice tetap bakal ada.

Ansatsu Kyoushitsu (Lerche)

Suatu bentuk kehidupan misterius serupa gurita—yang mampu bergerak sekian kali lebih cepat dari kecepatan suara, dan kebal terhadap semua jenis senjata kecuali satu zat khusus—telah menghancurkan sebagian Bulan dan memberi ultimatum kalau dirinya memberi tenggat waktu selama setahun sebelum menghancurkan Bumi, asalkan selama setahun itu dirinya dibiarkan mengajar di kelas E SMP Kunigaoka, yang dikenal sebagai kelas ‘buangan’ berisi anak-anak terbodoh. Murid-murid di kelas itu kemudian dibebankan oleh semua pemerintahan dunia dengan misi rahasia untuk membunuh makhluk tersebut sebelum tahun ajaran berakhir. Tapi di sisi lain, mereka juga mulai mendapati Koro-sensei–panggilan mereka untuknya—bisa jadi merupakan guru terhebat yang akan pernah mereka dapatkan sepanjang masa…

Juga dikenal sebagai Assassination Classroom, yang diangkat dari manga tenar karya Matsui Yuusei, seri ini juga sedang menarik perhatian karena film live action-nya juga sedang dibuat. Kishi Seiji yang akan menangani adaptasi animenya, jadi walau belum jelas cakupan ceritanya, ada pengharapan lumayan kalau eksekusinya bakal bagus.

The IDOLM@STER Cinderella Girls (A-1 Pictures)

Kisah 14 orang perempuan biasa dengan latar belakang dan sifat berbeda-beda, yang bagaikan dalam dongeng, tergabung dalam Cinderella Project yang dicanangkan 346 Production dan menapaki tangga untuk menjadi bintang idola.

Ini adaptasi anime dari game sosial IDOLM@STER terbaru buatan Bandai Namco Games yang keluar di ponsel. Sebagian besar staf dari anime The IDOLM@STER tahun 2011 juga akan kembali untuk menangani seri ini. Takao Noriko kali ini akan berperan sepenuhnya sebagai sutradara, dengan naskah dibuat oleh Takahashi Tatsuya. Dengan penggambaran latar dan karakternya, kelihatannya kualitasnya bakal solid. Ini lagi-lagi merupakan salah satu seri baru paling menonjol di musim ini. Dengan kesuksesan seri pendahulunya, pengharapan untuk seri baru ini kayaknya bakal benar-benar besar.

Isuca (ARMS)

Untuk membiayai sewa kamarnya, Asano Shinichiro mendapat rekomendasi pekerjaan paruh waktu dari gurunya untuk mengurusi sebuah rumah. Namun rumah tersebut ternyata milik Shimazu Sakuya, teman sekolahnya yang di balik pembawaan anggunnya, ternyata slebor dan ditambah lagi, memiliki peran dari keluarganya untuk memburu makhluk-makhluk supernatural. Namun Shinichiro kemudian diketahui memiliki kemampuan langka untuk mengetahui mana—nama sejati yang diperlukan untuk menundukkan dan menyegel kembali makhluk-makhluk tersebut—dan mulai terlibat dalam intrik keluarga Shimazu.

Iwanaga Akira, yang sebelumnya menonjol sebagai sutradara Letter Bee, kembali tampil sebagai sutradara di seri ini. Naskahnya ditangani oleh Suzuki Masashi. Ceritanya diangkat dari seri manga aksi seinen karangan Takahashi Osamu. Ada keunikan tersendiri pada ceritanya karena senjata panah yang digunakan heroine-nya, serta kebutuhan mengetahui nama, walau plotnya sendiri tak terlalu menonjol. Kadar fanservice-nya kemungkinan bakal lumayan banyak. Dari segi teknis, seri ini kelihatannya enggak akan buruk.

Death Parade (Madhouse)

Sesudah manusia mati, mereka kemungkinan dikirim ke surga atau neraka. Namun ada sebuah bar di antara keduanya yang menjadi tempat ke mana dua orang yang kehilangan nyawa mereka di waktu yang sama akan dibawa. Di tempat bernama Queen Dekim ini, Dekim, si bartender, akan membawa setiap pasangan yang hadir untuk memainkan sebuah permainan dengan taruhan nyawa masing-masing, agar mereka bisa menyelesaikan urusan di antara mereka dan pergi dari sana…

Ini seri baru yang diangkat dari anime pendek keluaran program Anime Mirai berjudul Death Billiards, yang keluar beberapa waktu lalu. Ini salah satu anime baru paling unik sejauh ini. Pencetusnya adalah Tachikawa Yuzuru, yang juga akan tampil sebagai sutradara. Kualitasnya sejauh ini kelihatannya akan lumayan bagus, dengan tema yang berpusar pada kematian dan ‘wajah asli’ orang.

Dog Days ‘’ (Seven Arcs)

Berlatar dua-tiga bulan sesudah season sebelumnya, pada liburan musim gugur, Izumi Shinku yang datang dari dunia lain dan timnya tampil kembali bersama berbagai karakter lama dan baru, dengan penggalian lebih dalam tentang dunia Flonyard serta apa arti sesungguhnya dari menjadi seorang pahlawan.

Juga dikenal dengan Dog Days Double Dash, seri ini kembali mengangkat manga buatan Tsuzuki Masaki dan akan menyoroti para karakternya (yang sudah ada sekitar 20) secara bergantian. Meski semula terkesan konyol, sehingga tak cocok untuk semua orang, seri ini cukup meraih perhatian karena premisnya yang menghibur (di samping karena menonjolkan inumimi). Nishimura Junji tampil kembali sebagai sutradara dan kelihatannya secara teknis takkan buruk.

Saenai Heroine no Sodate-kata (A-1 Pictures)

Blessing Software adalah doujin circle yang dimotori Tomoya Aki, seorang otaku kelas 2 SMA yang berkeinginan untuk bisa membuat visual novel. Satu dan lain hal terjadi, dan berujung pada bagaimana Tomoya harus mengumpulkan orang-orang lain di dalam circle-nya untuk menjadikan Katou Megumi—teman sekelas perempuannya yang cantik tapi datar dan sama sekali tak menonjol—sebagai model tokoh utama dalam game mereka.

Diangkat dari seri ranobe karya Maruto Fumiaki dengan ilustrasi buatan Misaki Kurehito, Maruto-sensei sebelumnya dikenal sebagai pembuat cerita untuk White Album 2, dan juga akan berperan dalam pembuatan naskah seri ini. Kamei Kanta yang menonjol kapasitas eksekuinya dalam Usagi Drop dan Oreshura akan tampil sebagai sutradara. Dengan jenis-jenis karakter yang ada di dalamnya, ini jenis seri yang bikin aku merasa “Aku enggak merasa aku bakal tertarik, tapi mungkin nanti aku tetap bakal tertarik.”

Seiken Tsukai no World Break (Diomedea)

Ada sebuah SMA swasta yang mengumpulkan para ‘penyelamat,’ yakni anak-anak muda yang kenangan akan kehidupan masa silam mereka telah dibangkitkan. Separuh dari mereka dikenal dengan istilah Shirogane, yakni mereka yang melawan musuh dengan senjata-senjata dan teknik bertarung yang ditenagai oleh kekuatan Puraana dari dalam tubuh mereka. Separuh lainnya dikenal sebagai Kuroma, yang mampu menggunakan sihir yang ditenagai kekuatan Maana yang melampaui batasan hukum alam. Lalu di sekolah tersebut hadir seorang anak lelaki bernama Haimura Moroha, orang pertama dalam sejarah yang pernah menjalani kehidupan masa lalu sebagai Shirogane dan Kuroma sekaligus. Kehadirannya menarik perhatian orang-orang yang pernah mengenal Moroha dalam dua kehidupan masa lalu yang berbeda…

Diangkat dari seri ‘pedang dan sihir kampus’ karya Awamura Akamitsu, tema reinkarnasi yang diangkatnya sebenarnya lumayan menarik. Inagaki Takuya yang dulu menangani Sunabouzu dan belakangan menangani Noucome akan menjadi sutradara. Selebihnya, aku lumayan berharap eksekusi adegan-adegan aksinya bakal bagus.

Unlimited Fafnir (Diomedea)

Berlatar di dunia yang telah diubah oleh kemunculan makhluk-makhluk yang kemudian dikenal sebagai naga, perubahan ini segera diiringi kemunculan perempuan-perempuan yang dikenal sebagai D, yang terlahir dengan kekuatan para naga. Mononobe Yuu, satu-satunya D lelaki yang keberadaannya dirahasiakan, dipaksa masuk ke Midgar, sekolah untuk para perempuan D, yang memulai pertemuannya dengan Iris Freyja, dan pertemuannya kembali dengan adik perempuannya yang telah lama hilang, Mitsuki.

Dikenal juga dengan judul Juuou Muujin no Fafnir, ini diangkat dari seri light novel karangan Tsukasa dengan ilustrasi buatan Korie Riko. Ini salah satu seri yang aku kurang tahu tentangnya. Kusakawa Keizou akan bekerjasama dengan Takahashi Jun untuk penyutradaraannya. Mungkin seri ini takkan berakhir menonjol, tapi bisa tetap menarik bagi mereka yang suka genrenya.

Yoru no Yatterman (Tatsunoko Production)

Seorang gadis datang ke Kerajaan Yatterman–negeri para pelindung keadilan, dalam upaya menolong ibunya yang sakit. Namun ia diusir, dan akhirnya ibunya tewas tanpa pertolongan. Tapi terlepas dari itu, ada kelompok pencuri tenar bernama Doronbo, yang beranggotakan seorang gadis cantik bernama Doronjo. Doronjo memiliki dua anak buah, yakni Boyacky dan Tonzuraa. Lalu bersama, mereka melakukan perintah bos mereka, Dokurobeh, untuk melawan para Yatterman.

Dibuat untuk memperingati ulang tahun ke-40 dari waralaba Time Bokan, seri ini kelihatannya akan menjadi reimaging versi modern dari seri Yatterman yang menjadi spin off-nya. Err, sejak dulu, aku enggak pernah benar-benar menjadi penggemar seri ini. Selera humornya menurutku agak terlalu aneh. (Walau aku memang penyuka seri Time Bokan yang asli sih…) Tapi seperti halnya kasus Lupin III: Fujiko Mine no Iuu Onna, mungkin kita bisa mengharapkan sesuatu yang agak berbeda. Selain para Doronbo, kabarnya seri ini juga akan memaparkan lahirnya Gan-chan dan Ai-chan sebagai Yatterman.

Shokugeki no Soma (J.C. Staff)

Yukihira Souma adalah seorang remaja yang berusaha mengejar jejak ayahnya sebagai koki utama di restoran keluarga mereka. Namun saat ayahnya tiba-tiba memutuskan menutup toko untuk suatu urusan ke luar negeri, Souma mendapati dirinya telah disekolahkan oleh ayahnya ke perguruan kejuruan super elit Tootsuki, di mana persentase kelulusannya sangat rendah karena para calon koki di dalamnya dituntut saling bersaing untuk menjadi yang terbaik. Di sana, kedatangan Souma yang berasal dari kalangan menengah ke bawah ditentang oleh Nakiri Erina, gadis dengan indera pengecap legendaris yang sekaligus merupakan cucu pendiri sekolah. Souma harus membuktikan kemampuan dirinya lewat ajang memasak Shokugeki yang menjadi tradisi khas Tootsuki.

Diangkat dari seri manga yang sedang naik daun karangan Tsukuda Yuuto dan Shun Saeki, aspek fanservice-nya bisa benar-benar sangat kuat dengan reaksi yang para jurinya tampilkan saat mencicipi masakan. Walau begitu, karakterisasi dan tema kerja keras yang diangkat di dalamnya terbilang keren, dengan para karakter yang terus memperbaiki diri dan menutupi kelemahan masing-masing. Cakupan animenya mungkin tak panjang, dan temanya juga mungkin agak berlebihan. Tapi baik apakah kau cewek atau cowok, karakter dan ceritanya bisa benar-benar mencolok.

Soukyuu no Fafner: Exodus (XEBEC Zwei)

Keputusasaan melanda dunia seiring dengan pecah kembalinya konflik antara manusia dan Festum. Pulau buatan Tatsumiya dan para penduduknya yang dilindungi unit-unit Fafner kembali melanjutkan perjalanan untuk mempertahankan apa yang masih tersisa dari umat manusia. Pada saat yang sama, anak-anak remaja yang dulu menjadi pilot Fafner telah beranjak dewasa, dan harus mulai membimbing generasi pilot baru yang akan menggantikan mereka.

Berlatar dua setengah tahun sesudah film layar lebar Heaven and Earth, Ini sekuel yang sudah lama ditunggu oleh para penggemar seri mecha Fafner semenjak film layar lebarnya keluar tahun 2010 lalu (setahuku penggemarnya memang tak banyak sih…). Aku masih belum tahu tentang prospeknya, apalagi melihat gimana ceritanya kayaknya nyambung dengan cerita di seri-seri sebelumnya. Tapi kerja keras kelihatannya telah banyak diberikan untuk seri ini, dan Ubakata Tow kembali menangani naskah cerita. Buat yang belum tahu, ini seri mecha dengan bobot sains fiksi agak berat yang menampilkan konflik pribadi antara banyak karakter. Ada beberapa kekhawatiran, tapi mudah-mudahan hasilnya keren.

Yuri Kuma Arashi (SILVER LINK)

Beberapa waktu sebelumnya, asteroid Kumaria meletus di kedalaman luar angkasa, dan pecahannya menjadi hujan meteorit yang menghujani Bumi. Lalu entah kenapa, seluruh beruang di seluruh dunia kemudian mulai bangkit untuk melakukan pemberontakan atas umat manusia! Dalam siklus peperangan manusia tembak beruang dan beruang makan manusia, sebuah tembok besar kemudian didirikan untuk memisahkan kedua makhluk tersebut. Dua siswi Perguruan Arashigaoka, Tsubaki Kureha dan Izumino Sumika, yang saling menyukai satu sama lain, kemudian menemukan bunga Yuri yang tumbuh di sekolah mereka, dan saat itu, para beruang kembali menyerang! Tapi apa mereka benar-benar beruang?!

Seri ini merupakan buah karya sutradara Ikuhara Kunihiko, yang untuk selamanya akan dikenal sebagai pencetus seri Shoujo Kakumei Utena, dan belakangan ini menangani Mawaru Penguindrum. Kelihatannya bisa diharapkan kalau ini akan jadi seri dramatis sekaligus aneh penuh simbolisme terselubung yang dibawakan dengan cara-cara yang agak mencuci otak kayak biasa. Kurasa ini juga salah satu seri menonjol di musim ini. Mungkin.

Durarara!! X2 (Shuka)

Kelanjutan intrik, keseharian, dan konflik kepentingan berbagai orang dari berbagai kalangan dan usia yang bertemu di wilayah Ikebukuro, Tokyo, di mana suatu pencarian berkelanjutan berlangsung atas kepala sang dullahan, Celty Sturluson, yang diyakini ada di kota ini.

Masih diangkat dari seri novel buatan Ryohgo Narita yang menonjol karena banyaknya karakter yang ditampilkannya, studio produksinya baru, tapi panitia dan orang-orang di baliknya masih sama. Season pertamanya dulu cukup sukses, dan seri novelnya sendiri belum lama ini memasuki fase keduanya. Jadi kurasa seri yang satu ini dibuat untuk memperingati hal tersebut. Ini juga jadi salah satu seri yang menonjol di musim ini.

Junketsu no Maria (Production I.G.)

Berlatar di masa Perang Seratus Tahun antara Kerajaan Inggris dan Kerajaan Perancis, Maria, penyihir terkuat pada masa itu, berusaha menghentikan berlangsungnya peperangan dengan kekuatan sihirnya yang dahsyat. Namun tingkahnya menarik perhatian langit, dan Archangel Michael akhirnya membuat ketentuan kalau Maria akan kehilangan kekuatan sihirnya begitu dirinya mendapatkan pasangannya. Namun, meski sudah dilarang memperlihatkan sihir di depan umum, Maria tetap saja menggunakan sihirnya, dan berujung pada terjadinya masalah bagi kedua belah pihak.

Juga dikenal dengan judul Maria the Virgin Witch, seri ini diangkat dari seri manga karangan Ishikawa Masayuki, yang sebelumnya dikenal sebagai pembuat seri tentang mahasiswa dan mikroba Moyashimon. Belum lama ini ada pameran tentang karyanya. Taniguchi Goro yang akan menyutradari seri ini, dengan naskah buatan Kurata Hideyuki. Desain karakternya terbilang menarik dan terasa ‘nyambung’ dengan nuansa zamannya. Staf di baliknya kelihatannya cukup kuat. Dengan nuansa sejarahnya, ini salah satu seri yang agak berbeda dari yang lainnya. Sori, aku sempat lupa soal yang satu ini.

Rolling Girls (Wit Studio)

Menyusul berakhirnya Perang Tokyo Besar, Jepang yang telah kita kenal sudah tak lagi ada. Menggantikannya adalah jaringan terpecah belah dari negara-negara yang berdiri sendiri, yang masing-masing darinya dipimpin oleh seorang nabi yang disebut Mosa. Masing-masing Mosa berkuasa atas sebuah tentara, atau Mob, yang mereka gunakan untuk menaklukkan siapapun di jalan mereka. Lalu muncullah Nozomi, Yukina, Ai, dan Chiaya–sekelompok gadis yang dengan sepeda motor berkelana di Jepang yang telah hancur, dengan cita-cita untuk mengubah diri mereka sendiri—serta dunia.

Ini seri anime orisinil pertama yang dikeluarkan Wit Studio, yang sebelumnya tenar lewat kualitas teknis mereka di adaptasi anime Attack on Titan dan Houzuki no Reitetsu. Deai Kotomi yang dulu menangani season kedua Silver Spoon yang akan menanganinya, dengan naskah buatan Muto Yasuyuki, yang sebelumnya terlibat dalam Sengoku Basara. Sejauh ini kualitasnya solid, walau kayaknya agak susah ditebak arah perkembangan ceritanya. Sejauh ini mereka yang suka tema-tema perjalanan, atau anime-anime yang berfokus pada karakter-karakter perempuan yang menarik, kurasa bakal tertarik pada seri ini. (Sori, sebelumnya kukira seri ini keluar musim semi.)

Selain yang di atas, episode TV spesial Tsukimonogatari juga akan tayang di akhir tahun. Judul ini yang membuka musim ketiga (dan terakhir?) dari seri Monogatari keluaran SHAFT. Masih diangkat dari seri novel buatan Nisio Isin, ceritanya kali ini mengetengahkan Ononoki Yotsugi sebagai salah satu karakter utama.

Soal seri anime pendek, dua seri sekuel Minna Atsumare! Falcom Gakuen SC (yang soal plesetan karakter-karater dari game-game pengembang Falcom) dan Ketsuekigata-kun! 2 (yang soal golongan darah) juga akan tampil. Comical Psychosomatic Medicine, yang secara humoris(?) membahas masalah-masalah kejiwaan, juga akan muncul.

Akan ada 25 episode baru untuk musim tayang ketiga seri basket populer Kuroko no Basuke. Kayaknya ini akan menampilkan akhir cerita yang sudah dituntaskan di manganya. INI TANPA DAPAT DIBANTAH MUNGKIN MERUPAKAN SERI PALING DITUNGGU DI MUSIM INI.

Soal genre seri shoujo, musim tayang kedua Kamisama Hajimemashita (Kamisama Kiss), seri komedi romantis tentang seorang gadis remaja yang tahu-tahu diangkat menjadi dewi di suatu kuil, juga akan tayang. Lalu paruh kedua Sailor Moon Crystal juga akan dimulai, dengan bagian cerita kali ini memulai bab baru dengan diperkenalkannya karakter Chibiusa.

Kelanjutan petualangan Jotaro dan rekan-rekannya dalam memburu Dio juga akan berlanjut dalam musim tayang kedua Jojo’s Bizzare Adventure: Stardust Crusaders. Seri TV ini seriusan jadi lebih panjang dari yang aku sangka. Ceritanya kali ini akan berfokus di Mesir dengan semakin banyak hal aneh dan gila yang terjadi.

Salah satu seri lainnya yang menonjol adalah musim tayang kedua dari anime stylish K keluaran GoHands, yang menampilkan kembalinya Isana Yashiro di tengah intrik para raja bersama para karakter lainnya, sesudah apa yang berlangsung dalam film layar lebar K: Missing Kings. Ini benar akan keluar di musim ini ‘kan?

Lalu tentu saja ada season kedua anime mecha Aldnoah.Zero keluaran A-1 Pictures + Troyca yang sudah banyak ditunggu. Season pertamanya sangat menarik perhatian, dengan kualitas teknis sangat baik, walau agak kurang mulus di bagian akhir, dan berakhir dengan sangat menggantung, tapi tetap sukses meraih penggemar beratnya. Tanpa banyak komentar, ini menjadi salah satu seri baru yang paling ditunggu di musim ini, dan tak ada yang benar-benar tahu pasti akan seperti apa kelanjutan ceritanya.

Show by Rock!! yang diangkat dari game buatan Sanrio diumumkan akan mendapat adaptasi animasi orisinil di tahun 2015. Tapi masih agak kurang jelas apa musim ini atau musim depannya lagi. Desain karakternya termasuk keren menurutku.

Seri TV baru Saint Seiya: Soul of Gold keluaran Toei Animation konon akan keluar di musim ini juga. Ceritanya akan sama sekali baru. Lalu ceritanya konon akan berfokus pada para Saint emas yang sebelumnya gugur dalam konflik Athena melawan Hades.

Beberapa tambahan lain yang aku kurang tahu detilnya meliputi Binan Koukou Chikyuu Bouei-bu Love, ditambah dua seri sekuel: Shounen Hollywood – Holly Stage for 50, serta Tantei Kageki Milky Holmes TD.

Oh, dan tentu saja, Sengoku Musou (Samurai Warriors) yang diangkat dari game keluaran KOEI. …Apa daya tarik para karakternya bakal bertahan di anime ini?

Dari segi movie, film layar lebar Aoki Hagane no Arpeggio juga akan keluar di musim ini.

Salah satu yang juga kelihatannya paling banyak ditunggu adalah Psycho-Pass The Movie. Naskahnya kembali ditangani Urobuchi Gen, menuntaskan beberapa hal yang menggantung dari season pertama, dan kelihatannya memperlihatkan kelanjutan nasib Kogami Shinya. …Mungkin lebih baik kita tak terlalu mempermasalahkan season keduanya yang sedang tayang.

Terakhir, yang kayaknya jelas sudah meledak adalah The Last – Naruto The Movie yang sudah keluar awal Desember ini, dan memberi hasil yang cukup menggemparkan dengan fokusnya pada hubungan Naruto dan Hinata sesudah klimaks terakhir di seri manganya.

Hmm, kok kayaknya masih ada yang terlupa ya?

(Musim lalu Expelled From Paradise sudah tayang belum ya?)

(Hmm, apa film layar lebar Kyoukai no Kanata ya?)

Sedikit tambahan, seri Precure baru, Go! Princess Precure juga telah diumumkan untuk Februari tahun depan. Ceritanya mengetengahkan kehidupan asrama seorang gadis SMP bernama Haruno Haruka di Noble Academy, dan tentang bagaimana Haruka dan dua teman lainnya memperoleh kekuatan Princess Precure dari Princess Perfume. Bersama, mereka melindungi mimpi orang-orang dari penyihir kegelapan Dispia yang hendak menyebarkan keputusasaan. Ciri khasnya adalah bagaimana pakaian para Princess Precure berubah menjadi mode elegan rok panjang saat mereka melepaskan jurus masing-masing.

Kalau ada berita lainnya akan aku kabari lagi.

Mungkin.

Met ganti tahun y’all.


About this entry