Anime Baru Musim Dingin 2013-2014

Aku masih sibuk belakangan. Batas waktu proyekku hanya tinggal beberapa minggu lagi dan kemajuannya masih gitu-gitu aja. Tapi musim tayang baru sudah di depan mata dan sudah waktunya kita periksa-periksa berbagai preview lagi.

Musim gugur yang lalu terbukti menjadi salah satu musim yang kurasa bakalan kukenang seumur hidup. Meski enggak heran bila musim depan kali ini agak terkesan lesu (karena jadwal sedang penuh?), agak aneh juga karena tema ‘sihir’ kelihatannya akan kembali ngetren untuk beberapa waktu ke depan.

Kayak biasa, daftar berikut masih enggak bisa diandalkan. Akan aku update dari waktu ke waktu.

Toaru Hikuushi e no Koiuta (TMS Entertainment)

Tentang seorang mantan pangeran yang telah kehilangan segalanya bernama Carl, perjalanannya melintasi angkasa dalam sebuah perjalanan tanpa rencana kembali, serta pertemuannya dengan gadis bernama Claire di suatu pulau terapung bernama Isura dan revolusi pemerintahan yang berlangsung di sekeliling mereka…

Sekali lagi, ceritanya adalah prekuel dari Remembrances For a Certain Pilot/The Princess and the Pilot yang adaptasi animenya dalam bentuk layar lebar keluar beberapa waktu lalu. Masih diangkat dari novel karya Inumura Koroku, dunianya juga masih dunia langit dipenuhi lautan yang sama. Bagi yang belum tahu, buku sebelumnya menampilkan kisah cinta antara dua orang yang berbeda status dan strata sosial, di tengah latar perang angkasa berkelanjutan dengan menggunakan pesawat-pesawat antik. Ceritanya setahuku cukup seru dan menyentuh. TMS Entertainment memang jarang terdengar, tapi keluaran mereka cenderung punya kualitas solid. Sebelumnya dijadwalkan untuk tayang di musim gugur lalu. Tapi jadinya pindah ke musim ini.

Pupa (Studio DEEN)

Hasegawa Utsutsu dan Yume adalah sepasang kakak beradik yang hidup sebatang kara. Suatu hari, Yume, sang adik perempuan, mengalami metamorfosis menjadi sesosok makhluk pemakan manusia sesudah perjumpaannya dengan seekor kupu-kupu merah yang misterius. Kakak lelakinya, Utsutsu, dengan segala cara berusaha menjaga kemanusiaan Yume sekaligus menemukan cara untuk mengembalikan tubuh adiknya seperti semula.

Diangkat dari seri komik horor karya Mogi Sayaka, cerita ‘persaudaraan hidup dan mati’ ini akan disutradarai Mochizuki Tomomi, yang telah diakui kemampuan penceritaan apiknya (yang agak bikin merinding, tapi biasanya enggak cocok buat kebanyakan orang) lewat Twin Spica dan House of Five Leaves.  Cerita maupun artwork-nya termasuk mengerikan. Seri ini juga termasuk yang dijadwalkan untuk tayang musim gugur lalu. Tapi mungkin karena menunggu manganya tamat(?) beberapa waktu lalu, akhirnya jadi dipindah ke musim ini.

No-Rin (SILVER LINK)

Berkisah tentang keseharian di sebuah sekolah menengah pertanian, di mana Hata Kousuke, seorang maniak bintang-bintang idola, mendapati kehidupannya berubah saat idola ternama Kusakabe Yuka, dengan menggunakan nama aslinya, Kinoshita Ringo, tiba-tiba muncul sebagai murid pindahan di sekolahnya.

Diangkat dari seri ranobe yang ditulis Shiratori Shirow dan ilustrasi buatan Kippu, Oonuma Shin (Watamote, Tasogare Otome x Amnesia) yang menangani. Jadi walau dari segi tema belum terlalu menonjol, ada kemungkinan kualitas eksekusi seri ini akan cukup di atas rata-rata. Singkat kata, mungkin ini terkesan semacam versi lebih moe dari Gin no Saji.

Space Dandy (BONES)

Anime yang tak perlu dianggap serius yang mengetengahkan Dandy, seorang pencari alien sekaligus orang paling ‘dandy’ di luar angkasa. Manusia di masa depan telah sampai ke ujung-ujung terjauh alam semesta, dan Dandy tengah mencari alien-alien yang belum pernah ditemukan sebelumnya bersama robot partnernya, QT (yang lebih mirip robot pembersih daripada seorang partner serbabisa) dan alien kucing, Meow.

Ini seri orisinil baru garapan BONES yang akan ditangani Watanabe Shinichiro (Cowboy Bebop dan Kids on the Slope) yang dikenal dengan keunikan tema dan keapikan penggarapan. Jadi ada pengharapan lumayan besar kalau seri ini akan menjadi seri baru yang lain dari yang lain. Kualitas teknisnya bakal bagus. Nuansa luar angkasanya bakal retro. Akan ada banyak alien tiap minggu. Lalu konon nuansa tiap episodenya akan berbeda dari satu sama lain. Ini salah satu judul baru yang paling diperhatikan kemunculannya di musim ini.

Wizard Barristers: Benmashi Cecil (ARMS)

Berlatar di kota Tokyo tahun 2018, di masa ketika manusia biasa dan para pengguna sihir hidup berdampingan dengan satu sama lain, ruang pengadilan sihir tersedia untuk menangani berbagai kasus tuntutan hukum yang melibatkan sihir. Ada profesi yang disebut Benmashi atau Wizard Barristers yang merupakan semacam pengacara yang membela para pengguna sihir. Lalu seri ini mengetengahkan pengalaman-pengalaman gadis remaja Cecil Sudo, Benmashi termuda dalam sejarah, beserta teman-teman sekantornya dalam melindungi klien-klien mereka.

Sutradara Umetsu Yasuomi yang sebelumnya menangani Kite, dan belum lama ini menangani Galilei Donna, menjadi penggagas asli seri ini. Lalu Itou Michiko yang sebelumnya menangani naskah Henneko, yang akan bertanggung jawab atas komposisi seri. Sebagaimana yang bisa diharap dari studio ARMS, kelihatannya bakal ada adegan-adegan aksi yang mencolok beserta desain-desain karakter ‘berisi’ yang terbilang menarik. …Mungkin karena faktor desain pakaiannya.

Sekai Seifuku – Bouryaku no Zvezda (A-1 Pictures)

Mengisahkan tentang seorang gadis mungil bernama Venera-sama, beserta kelompok rahasia pimpinannya yang bernama Zvezda (bahasa Rusia: ‘bintang’), dalam upaya mereka untuk… um, menguasai dunia.

Ini proyek baru yang kelihatannya digagas dan akan disutradarai oleh Okamura Tensai, yang sebelumnya menangani Ao no Exorcist dan Darker than Black. Belum ada detil yang benar-benar jelas tentang ceritanya. Seluruh karakternya yang bertopeng dan memiliki dandanan agak ‘berbahaya’ didesain secara orisinil oleh Kuroboshi Kouhaku, yang dulu menangani Allison & Lillia dan Sky Girls. Hoshizora Meteo dari TYPE-MOON juga terlibat dalam penanganan cerita. Mungkin ini cuma aku, tapi nuansa visualnya juga lumayan mengingatkanku akan Soul Eater. Nuansanya komikal dan kelihatannya bakal agak lumayan berat di fanservice. (Sakamoto Maaya akan membawakan soundtracknya?!)

Seitokai Yakuindomo (Season 2, GoHands)

Kelanjutan pengalaman-pengalaman Tsuda Takatoshi sebagai satu-satunya cowok dan pemberi tsukkomi di Dewan Siswa SMA Osai, beserta seluruh teman lama dan teman baru, dan berbagai lelucon bernuansa mesum yang kelihatannya takkan pernah berhenti disukai oleh rekan-rekan Tsuda yang lain.

Masih diangkat dari seri manga komedi buatan Ujiie Tozen, musim tayang pertamanya sempat lumayan menarik perhatianku pada tahun 2010 lalu. Ada beberapa episode OVA yang sempat keluar semenjak itu. Kurasa basis penggemarnya hingga sekarang masih lumayan kuat.

Mahou Sensou (MADHOUSE)

Berkisah tentang Nanase Takashi, remaja SMA normal dengan keadaan masa lalu agak rumit, yang melibatkan hubungannya dengan teman masa kecilnya, Isoshima Kurumi, yang suatu hari menemukan seorang gadis asing bernama Aiba Mui tergeletak tanpa sadar di kampusnya. Pertemuannya tersebut kemudian melibatkannya dalam perseteruan antar dua dunia, yakni dunia para manusia biasa dan dunia para penyihir.

Diangkat dari seri ranobe karya Suzuki Hisashi dengan ilustrasi buatan Lunalia, belum banyak yang kuketahui tentang seri ini. Sejauh ini dari segi cerita, kelihatannya ini masih akan menjadi tipikal seri aksi yang diangkat dari ranobe. Tapi meski desainnya tak menonjol, ada sisi psychotic yang karakter-karakternya punya. Ditambah lagi, dukungan staf untuk seri ini kelihatannya lumayan. Jadi seri ini masih mungkin memukau bagi yang suka.

Gin no Saji (Season 2, A-1 Pictures)

Kelanjutan perjalanan hidup Hachiken Yuugo di musim gugur dan musim dinginnya sebagai siswa di SMA Pertanian Ouezo.

Masih diangkat dari manga karya Arakawa Hiromu yang dulu membuat Fullmetal Alchemist, season pertama seri ini tereksekusi dengan baik. Kelanjutan dan akhir ceritanya akan ditampilkan pada seri ini. Kelihatannya akan mengisi slot tayang Noitamina bersama kelanjutan Samurai Flamenco pada musim ini.

D-Fragments (Brain’s Base)

Berkisah tentang keseharian Kazama Kenji, seorang berandalan yang sebenarnya berhati baik, semenjak ia tanpa sengaja berkenalan dengan empat gadis dari klub pencipta game yang sama-sama berkelakuan aneh.

Diangkat dari manga komedi karya Haruno Tomoya, ini kelihatannya bakalan menjadi salah satu seri komedi yang lumayan solid. Lelucon-leluconnya kelihatannya akan seputar berbagai keanehan per-game-an yang dikombinasikan dengan kerasnya kehidupan seorang (mantan) berandalan. Kelihatannya ini bakal jadi salah satu seri tercerah pada musim ini.

Saikin, Imouto no Yousu ga Chotto Okaishiin Da Ga (Project No.9)

Seri komedi romansa tentang bagaimana seorang gadis bernama Kanzaki Mitsuki hidup tenang bersama kakak tirinya, Yuuya, sesudah ibunya menikah lagi. Namun dirinya kemudian dirasuki arwah seorang gadis remaja bernama Kotobuki Hiyori, yang karena suatu alasan, di dalam tubuh Mitsuki, harus bisa jatuh cinta pada Yuuya agar boleh melewati gerbang surga.

Diangkat dari manga karya Matsuzawa Mari (yang juga membuat Inukami!), kelihatannya kau bisa mengharapkan desain karakter yang imut untuk seri ini. Sori lebih lanjut dari itu aku belum tahu.

Sakura Trick (Studio DEEN)

Haruka dan Yuu adalah dua gadis yang sama-sama bersekolah di sebuah SMA yang konon akan ditutup sessudah tiga tahun. Untuk mengenang pertemuan mereka di sekolah tersebut, mereka memutuskan untuk sama-sama berbagi sesuatu yang istimewa. Lalu saat sesuatu tersebut menjadi sebuah ciuman, hubungan antar mereka berkembang menjadi semakin mendalam sesudahnya.

Diangkat dari manga yuri empat kotak karya Tachi, selain soal ceritanya, kurasa aku cuma bisa berkomentar kalau nuansanya sepertinya akan lumayan cerah. Ceritanya kayaknya akan bernuansa agak melankolis dan akan menaruh fokus pada hubungan antar para karakter utama beserta para karakter lain di sekitar mereka. (Bagi kalian yang penasaran, sejauh yang bisa kulihat, enggak ada karakter cowok satupun di dalam seri ini.)

Youkai Watch (Oriental Light and Magic)

Seorang siswa SD bernama Keita menerima sebuah jam tangan misterius pada suatu hari di musim panas. Jam tersebut ternyata memungkinkannya untuk melihat para makhluk halus (youkai) di kehidupan sehari-harinya, yang kemudian membawanya pada berbagai persoalan…

Diangkat dari game yang dikembangkan Level-5, ini kelihatannya akan menjadi seri komedi supernatural yang lebih ditujukan bagi anak-anak, dengan banyaknya youkai yang harus ditangani dan ‘dibesarkan’ agar bisa dijauhkan dari masalah. Kudengar gamenya lumayan sukses. Maaf lebih banyak soal seri ini aku masih belum tahu.

Nisekoi (SHAFT)

Ichijou Raku adalah anak keturunan pemimpin kelompok yakuza Shuei-Gumi yang sebenarnya hanya ingin hidup normal. Sebenarnya, ia memiliki janji untuk bertemu kembali dengan seorang teman masa kecil yang telah terpisah darinya dan tak lagi bisa ia ingat namanya, yang ditandai dengan kalung pemberiannya yang semenjak itu ia pegang. Diam-diam Raku berharap bahwa Onodera Ritsu, teman sekelas lemah lembut yang diam-diam disukainya, adalah gadis tersebut. Namun suatu hari, Kirisaki Chitoge, murid pindahan tomboi dari Amerika, masuk ke dalam kehidupannya. Lalu situasi di antara mereka berubah menjadi aneh saat terungkap bahwa Chitoge sebenarnya berasal dari keluarga mafia Amerika…

Diangkat dari manga komedi romansa karangan Komi Naoshi, ini salah satu judul Shonen Jump yang menuai ketenaran belakangan dengan situasi dan cakupan komedinya yang benar-benar beda. Tapi terlepas dari ceritanya sendiri, apa yang paling menarik perhatianku adalah keterlibatan langsung Shinbo Akiyuki dan studio SHAFT dalam pembuatannya. Sepertinya ini kali pertama mereka melakukan adaptasi dari seri macam begini. Jadi aku lumayan penasaran apakah ciri khas mereka akan muncul kembali di seri ini atau tidak.

Robot Girls Z (Toei Animation)

Mengisahkan perjuangan Z-chan, Gre-chan, dan Grenda-chan yang (berusaha) melindungi Photon Power Town dari musuh-musuh kekaisaran bawah tanah pimpinan Baron Ashura.

Seri ini merupakan perkembangan lebih lanjut dari proyek Toei Robot Girls yang sempat keluar beberapa waktu lalu, yang di dalamnya, berbagai super robot legendaris dari anime-anime mecha produksi Dynamic Planning dan Toei Animation digambar ulang sebagai gadis-gadis muda. Bukan hanya para mecha utama, mecha-mecha musuhnya pun mengalami moefikasi. Aku memang penggemar seri-seri robot lama sih. Tapi kurasa hanya kalangan tertentu yang akan benar-benar memperhatikan seri ini.

Strange+ (Seven)

Seri komedi slapstick yang mengetengahkan seputar Biro Detektif Mikuni, yang dimulai saat Kou, seorang anak yang mencari-cari kakak lelakinya yang telah bertahun-tahun kabur dari rumah, mendapati bahwa pemimpin biro tersebut ternyata tak lain adalah Takumi, kakaknya sendiri. Enggan untuk pulang sendirian, Kou kemudian terseret untuk ikut bantu-bantu pula di kantor biro detektif tersebut.

Diangkat dari manga karya Mikawa Verno, ini seri yang sebenarnya sudah terbit lumayan lama dan kelihatannya secara perlahan telah memiliki kalangan penggemarnya sendiri. Belum banyak yang kutahu lagi selain dari itu. Kelihatannya ini akan jadi seri yang lebih menitikberatkan pada konten ketimbang presentasi.

Houzuki no Reitetsu (Wit Studio)

Mengisahkan tentang keseharian Houzuki, sang pembantu dewa Yama, yang sifatnya sangat tegaan di balik wajah tenangnya, dalam menangani berbagai permasalahan yang terjadi di alam baka.

Diangkat dari manga karya Eguchi Natsumi, ini seri yang sempat meraih sejumlah nominasi penghargaan dengan gaya gambarnya yang unik dan tema ceritanya yang berbau mitologi. Wit Studio yang meraih perhatian dengan Attack on Titan akan menangani seri ini. Jadi bisa diharapkan aspek presentasi yang lumayan kuat. (Aku selalu punya kesan kalau seri ini lumayan satir.)

Neppu Kairiku Bushi Road (Gainax)

Berlatar di masa ketika dunia diselimuti keputusasaan sesudah kerusakan yang terjadi akibat racun ‘Shinobi’ yang datang dari luar angkasa, manusia-manusia di masa ini hidup di suatu tempat bernama Kairiku yang terletak di dasar lautan. Ame, seorang putri miko dari suatu negara yang kini telah tiada, melakukan upaya-upaya untuk memperoleh senjata keramat Giga Road dan menemukan petarung legendaris Yagyuu yang konon akan diperlukan untuk menyelamatkan dunia dari efek racun tersebut.

Seri ini sebenarnya berawal dari suatu proyek multimedia hasil kolaborasi antara Gainax, Takara, dan Broccoli yang sebenarnya digagas dari tahun 2003(!). Lewat pembuatan produk-produk seperti mainan dan permainan kartu, pada tahun 2005 sempat ada produksi anime layar lebar berjudul Neppu Kairiku Bushi Lord yang akan dilakukan. Tapi proyek tersebut karena suatu penyebab terus mengalami kendala, sampai satu dekade sesudahnya, proyek tersebut dimulai kembali dengan judul ini sebagai bagian dari kampanye TCG hybrid, Five Qross. Salah satu aspek menarik adalah bagaimana mendiang Yoshida Sunao, yang dahulu meninggal dunia sebelum sempat menyelesaikan seri Trinity Blood yang ditulisnya, masih dicantumkan namanya sebagai pencipta cerita asli. Jadi bisa diasumsi kalau desain konsep dunia serta hubungan antar karakter di dalamnya bakalan menarik. Kidani Takaaki, presiden perusahaan permainan Bushiroad, menjadi penggagas konsep awalnya. Mungkin belum tentu bisa dikatakan berbobot sih. Tapi desain karakter dan dunianya yang bernuansa samurai cukup menarik (dan ‘bersih’) bagi yang suka. Lalu di dalamnya konon akan ada mecha-mecha juga.

Tonari no Seki-kun (Shin-Ei Animation)

Mengisahkan keseharian seorang gadis baik-baik bernama Yokoi yang hanya ingin bisa mengikuti pelajaran di sekolah. Namun ia terus teralihkan perhatiannya oleh murid datar Seki-kun yang duduk di sebelahnya, yang nampaknya selalu punya cara-cara luar biasa untuk tak memperhatikan pelajaran dengan berbagai perangkat permainan yang ia miliki.

Diangkat dari seri komedi karya Morishige Takuma, seri ini termasuk unik karena hampir seluruh adegannya berlangsung di tengah-tengah jam pelajaran dan hampir sepenuhnya dituturkan hanya melalui monolog. Sebenarnya, yang paling mengejutkan adalah bagaimana situasi antara Yokoi dan Seki selanjutnya berkembang sih. Aspek presentasinya kelihatannya takkan kuat. Tapi aspek eksekusinya kelihatannya bakal mencukupi.

Wake Up, Girls! (Ordet, Tatsunoko Productions)

Mengisahkan tentang bagaimana biro produksi kecil Green Leaves Entertainment yang berbasis di Sendai, dalam upaya terakhir mereka untuk lolos dari kebangkrutan, berupaya mengorbitkan sebuah grup idola baru, saat sang manajer Matsuda Kouhei tanpa sengaja berjumpa dengan seorang gadis tertentu…

Anime ini berlatar di wilayah Tohoku yang mengalami dampak terparah dari gemba bumi pada 11 Maret 2011 lalu, dan aku dengar seri ini berhubungan dengan upaya membangun semangat untuk bangkit kembali dari dampak-dampak tersisa dari bencana itu. Terlepas dari semuanya, proyek ini dimotori sutradara terkenal Yamamoto Yutaka (Kannagi, Suzumiya Haruhi) dan didukung oleh lumayan banyak pihak. Berhubung tokoh di dalamnya lumayan banyak, kelihatannya seri ini juga akan lumayan mengangkat berbagai intrik dan komplikasi seputar dunia produksi idola.

Saki Zankoku-hen (Studio Gokumi)

Musim tayang terbaru dari seri tentang gadis-gadis remaja yang menekuni mahjong, yang akan memaparkan bab cerita tentang pertandingan nasional.

Masih diangkat dari seri karya Ritz Kobayashi, maaf, aku tak mengikuti seri ini, jadi masih tak begitu tahu banyak tentangnya. Tapi seri ini memang telah lama punya basis penggemarnya tersendiri. Ada satu temanku yang benar-benar suka Saki. Jadi berhubung dia suka, kurasa bisa dibilang kualitas animasinya selama ini memang memenuhi pengharapan.

Inari, Konkon, Koi Iroha (Production IMS)

Seri komedi romansa yang mengetengahkan seorang gadis SMP pemalu dan tak terlalu pandai bernama Fushimi Inari, yang diam-diam menyukai teman sekelasnya, Tanbabashi, tapi mengalami kesulitan mengungkapkan perasaannya. Suatu waktu, Inari menolong seekor anak rubah. Lalu sebagai balasan atas perbuatan baiknya, dewa Ukanomitamanokami memberinya kemampuan untuk berganti wujud.

Diangkat dari manga karya Yoshida Morohe, ini salah satu seri yang kelihatannya takkan menonjol di musim ini. Namun masih ada gelagat kalau hasilnya bisa mengejutkan.

Maken-Ki! Two (Xebec)

Musim tayang kedua dari kehidupan pemuda (mesum) Ouyama Takeru dan gadis-gadis di sekelilingnya dan bagaimana di sekolahnya orang-orang saling bertarung dengan menggunakan benda ajaib yang disebut Maken.

Anime fanservice untuk musim ini yang masih akan diangkat dari manga karya Takeda Hiromitsu. Kurasa enggak perlu berharap banyak dari segi cerita maupun eksekusinya, berhubung ini jenis seri yang ditujukan secara khusus hanya bagi mereka yang suka. Mudah-mudahan ukuran dada para karakternya bisa ditampilkan secara lebih konsisten kali ini.

Nobunagun (Bridge)

Seri aksi stylish tentang bagaimana gadis remaja SMA Ogura Shio tiba-tiba terlibat dalam penyerangan monster-monster yang disebut Evolved Invaders dalam kunjungan sekolahnya ke Taiwan. Di tengah kekacauan yang terjadi, agen-agen E-Gene Holder dari organisasi DOGOO yang misterius tiba-tiba muncul, dan mereka menggunakan senjata-senjata khusus yang di dalamnya bersemayam para tokoh bersejarah hebat. Kekuatan serupa untuk menggunakan senjata-senjata itu kemudian bangkit dalam diri Shio, dan iapun menggunakan senapan mesin raksasa yang didalamnya terkandung roh jenderal perang Oda Nobunaga.

Gaya gambarnya mungkin agak menyerupai kartun, tapi kualitas animasinya kelihatannya akan cukup mencolok. Belum banyak yang bisa dikatakan dari segi staf maupun ceritanya (selain soal bagaimana roh Newton mengendalikan gravitasi. Nobunaga dikenal karena mendatangkan senjata api dari barat. Ngerti referensinya?) Mungkin takkan menjadi seri yang menonjol, tapi bisa jadi ini seri yang lumayan seru untuk sekedar dilihat.

Chuunibyo Demo Koi ga Shitai! Ren (Kyoto Animation)

Kelanjutan kisah cinta dan romantika kehidupan para pengkhayal yang mengetengahkan Togashi Yuuta, yang telah menghadapi masa lalunya yang memalukan, dan Takanashi Rikka, yang semestinya telah mulai berhasil mengatasinya juga, beserta orang-orang lain di sekitar mereka.

Masih diangkat dari seri novel karya Torako, musim tayang pertamanya cukup sukses walau ada lumayan banyak penambahan elemen cerita orinisil yang sebenarnya tak ada di seri novel aslinya. Karena alasan itu juga, arah perkembangan cerita di musim ini masih belum bisa tertebak, walau sempat kudengar musim tayang kali ini akan lebih banyak menggali para karakternya. Staf yang menanganinya kelihatannya masih sama, jadi kelihatannya kualitas yang setara masih bisa diharapkan darinya juga.

Noragami (BONES)

Cerita berawal dari bagaimana seorang gadis SMP yang selama ini menjadi korban bullying menemukan pesan dan nomor telepon di toilet sekolahnya yang menyatakan ‘akan menolong siapapun yang menghubungi.’ Dari sana gadis itu kemudian berjumpa dengan seorang pemuda gelandangan yang mengaku sebagai salah satu dari bermiliar dewa di Jepang, yang meski tak menanggapi permohonan ataupun diakui oleh orang, memiliki kemampuan untuk memotong hingga putus apapun yang berada di antara dunia ini dan dunia berikutnya.

Diangkat dari manga supernatural karangan Adachitoka (yang sebelumnya menangani gambar dalam seri manga sains fiksi Alive), ini lagi-lagi satu seri yang meski mungkin belum banyak terdengar, kelihatannya telah memiliki basis pembacanya tersendiri. Temanya mungkin takkan cocok dengan sebagian besar orang, tapi desain karakternya menarik. Belum banyak yang sudah diketahui tentang stafnya, tapi secara teknis kayaknya enggak akan buruk.

Z/X IGNITION

Di masa depan yang tak terlampau jauh, lima “Black Point” tiba-tiba saja muncul sebagai portal menuju dunia-dunia paralel. Semenjak itu, makhluk-makhluk aneh mulai melakukan invasi melalui portal-portal ini. Lalu suatu perang berlangsung antara makhluk-makhluk dari masing-masing lima dunia ini untuk menentukan masa depan mana dari masing-masing dunia ini yang akan bertahan. Kunci yang akan menentukan segalanya adalah suatu perangkat berbentuk kartu.

Diangkat dari game permainan kartu Z/X Zillions of enemy X (baca: zex) keluaran Nippon Ichi Software, belum banyak yang diketahui tentang seri ini selain kenyataan ini merupakan sistem TCG ‘gratis’ pertama di dunia, karena deck-deck yang dibagikan gratis pada event-event dan toko kartu, serta orang-orang bisa memprint sendiri kartu-kartu mereka dari file PDF yang diposting online. Aku sebenarnya biasa-biasa saja terhadap seri macam begini. Tapi sial, ada sesuatu tentang desain karakternya yang menarik perhatianku. Maaf belum ada info lebih jelas tentangnya lebih lanjut, selain keterlibatan sejumlah seiyuu yang sudah ternama di dalamnya.

Witch Craft Works (J.C. Staff)

Berkisah tentang keseharian seorang remaja lelaki bernama Takamiya Honoka, yang mempunyai seorang teman sekelas bernama Kagari Ayaka yang berbakat dalam olahraga, pandai dalam pelajaran, serta cantik dan dikenal di sekolah. Tapi Ayaka kebetulan juga adalah penyihir terkuat di seluruh dunia, dan tujuan hidupnya tak lain adalah untuk melindungi Takamiya dengan segala cara.

Diangkat dari manga komedi romantis karya Mizunagi Ryuu, sebenarnya belum banyak yang bisa kukatakan tentang seri ini selain jumlah karakter ceweknya yang (teramat) banyak serta bagaimana eksekusi animasinya kelihatannya bisa bagus. Desain karakter maupun ceritanya di sisi lain menurutku tak begitu terlihat menonjol.

Nobunaga the Fool (Satelight)

Berlatar di dua dunia yang telah lama dipenuhi pertumpahan darah, Planet Barat dan Planet Timur, yang di masa lalu terhubung oleh Dragon Pulse yang memenuhi langit, seorang gadis dari Planet Barat bernama Jeanne Kaguya d’Arc melihat visi akan kelahiran Star Messiah yang kelak akan menyelamatkan dunia. Bersama Leonardo da Vinci, ‘dia yang mengamati dunia,’ mereka melakukan perjalanan ke Planet Timur dan berjumpa dengan Oda Nobunaga, yang dikenal sebagai ‘orang bodoh terbesar di zaman itu.’

Proyek terkini Kawamori Shoji yang akan disutradarai Sato Hidekazu yang sebelumnya menangani Basquash!. Proyek multidimensi ini sempat menarik perhatian dengan pertunjukan panggungnya yang juga akan dikombinasikan dengan adegan-adegan animasi serta jalan ceritanya yang banyak mengambil dari elemen sejarah. Pastinya: para karakternya rupawan, ada mecha-mecha besar di seri ini, dan kualitas presentasinya nampaknya benar-benar akan menjanjikan.

Buddy Complex (Sunrise)

Seri ‘aksi robot tradisional’ yang mengetengahkan kisah persahabatan dan pendewasaan dua orang remaja lelaki, Watase Aoba dan Jyunyou Dio Weinberg. Watase adalah seorang siswa SMA normal yang baru kembali ke sekolahnya di Tokyo setelah liburan musim panas. Sedangkan Jyunyou adalah pilot remaja dari unit robot baru Bradyon yang berpihak pada pihak Free Pact Alliance. Pertemuan yang terjadi antara keduanya kemudian akan menentukan nasib dunia.

Belum banyak yang diketahui tentang jalan cerita seri baru ini. Proyeknya benar-benar orisinil dengan nama yang kelihatannya baru ditentukan beberapa bulan lalu. Desain karakter maupun mechanya terbilang sederhana. Lalu sepertinya ceritanya akan berhubungan dengan negara lain bernama Great Zogiria Republic. dan soal bagaimana Watase dan Jyunyou harus bekerjasama dengan menggunakan mecha mereka masing-masing yang sepertinya diciptakan berpasangan. Aku pribadi senang dengan adanya anime mecha baru yang bisa diikuti. Jadi walau seri baru ini masih belum memperlihatkan apa-apa yang biasanya membuatku tertarik, kurasa aku tetap akan mencoba memperhatikan perkembangannya.

Hamatora (NAZ)

Seri misteri aksi kekuatan super seputar berbagai kekuatan khusus yang disebut “Minimum” atau “Minor Miracle” yang diwariskan secara turun-temurun dalam jumlah yang teramat langka. Ceritanya sendiri mengetengahkan sebuah biro detektif bernama Hamatora, yang untuk suatu alasan berkantor hanya di sebuah meja di sebuah kafe bernama Cafe Nowhere, dan awal keterlibatan kedua personilnya, Nice dan Murasaki, dalam sebuah kasus yang melibatkan para pemilik Minimum sebagai korban.

Mungkin agak seperti Bushi Road di atas, ini seri mix-media lain yang merupakan hasil kolaborasi sutradara utama Kishi Seiji (yang dikenal dari Angel Beats! serta Persona 4: The Animation), penulis Kitajima Yukinori (yang sepertinya terlibat sebagai staf komposisi cerita dalam VN legendaris 428 ~Fuusa Sareta Shibuya de~) dan perancang karakter Kodama Yuuki (yang menciptakan manga Blood Lad). Desain karaternya yang sekilas terlihat simpel kelihatannya bakal mendukung visualnya yang kelihatannya bakal cerah. Masih belum jelas plot ceritanya akan sedalam apa. Studio NAZ yang menanganinya masih relatif baru, jadi ciri khas mereka belum jelas, walau secara teknis mereka kelihatannya memenuhi. Lalu sutradaranya sendiri adalah Kimura Hiroshi yang sebelumnya terlibat dalam Recorder to Randshell serta Haitai Nanafa.

Mikakunin de Shinkoukei (Dogakobo)

Seri komedi seputar seorang gadis remaja bernama Yonomori Kobeni yang pada hari ulang tahunnya yang ke-16, mendadak kedatangan seorang pemuda yang tak terlalu mencolok bernama Mitsumine Hakuya yang ternyata adalah tunangannya. Bersama adik perempuan Hakuya yang masih SD, Mashiro, kakak beradik yang datang dari pedesaan itu mulai hidup baru mereka di bawah satu atap bersama Kobeni.

Diangkat dari komedi 4-kotak karya Arai Cherry, hal yang paling menonjol dari seri ini sejauh ini adalah bagaimana ini akan dibuat oleh staf yang sebelumnya menangangi GJ-bu. Ini berpotensi menjadi seri komedi seharian ringan yang lumayan menarik.

HappinessCharge PreCure! (Toei Animation)

Tatkala Phantom Empire yang dipimpin Queen Mirage menyerang Bumi, tim-tim Precure di seluruh dunia bertempur untuk menyelamatkan umat manusia. Namun Hime, putri dari Blue Sky Kingdom yang telah bisa berubah menjadi Cure Princess, memilih melarikan diri ke Jepang sesudah negerinya diserang. Sifat pemalunya menyulitkannya dalam menemukan partner yang bisa membantunya berjuang. Sampai ia kemudian bertemu Megumi Aino yang tak sengaja terkena lemparan Crystal of Love miliknya…

Seri Precure baru dari Toei Animation yang akan mulai ditayangkan tahun ini. Aku pribadi enggak pernah mengikutnya sih. Tapi aku selalu, selalu, selalu bahkan ampe sekarang mendengar kabar-kabar yang mengatakan kalau aksi dan perkembangan ceritanya seru. (Sori telat, kukira ini masuk ke musim berikutnya.)

Sebenarnya, telah ada pengumuman tentang pembuatan ulang seri animasi Bishoujo Senshi Sailor Moon, yang semula dijadwalkan dari musim lalu ke musim dingin ini. Namun tentangnya hingga ini kutulis masih belum ada pengumuman lebih lanjut. (Kasusnya kelihatannya akan serupa dengan seri Saint Seiya Omega, yang saat pertama mengudara juga sekalian tayang di negara-negara lain.)

Ada juga pengumuman tentang adaptasi anime dari ‘permainan kartu terhebat seabad ini’ untuk anak-anak usia 9-11 tahun, yaitu Future Card Buddyfight (Oriental Light and Magic, Xebec), tapi belum ada keterangan lebih lanjut tentang cerita maupun produksinya. Tokoh utamanya kurasa bisa dipastikan bernama Mikado Gaou, bersama partnernya, Drumbunker Dragon; dan bisa dipastikan pula kalau ini tayangan baru untuk anak-anak.

Satu hal tersamar yang kayaknya bakal ‘jadi’ ada untuk musim ini adalah adaptasi anime dari proyek game Magica Wars (Mahou Shoujo Taisen) oleh Gainax. Tapi detil lanjut tentang ceritanya sejauh ini masih belum ada.

Kemudian ada juga adaptasi anime dari maskot pengembang game Nitro+, Super Sonico, dan teman-temannya dari band First Cosmic Velocity, berjudul SoniAni – Super Sonico the Animation. Masih belum terlalu jelas bakal soal apa. Namun pastinya bakal lumayan berat di sisi fanservice.

Satu yang kelihatannya pasti ditunggu adalah episode spesial Sword Art Online Extra Edition (A-1 Pictures) yang kabarnya akan ditayangkan pada pergantian tahun. Ceritanya sendiri akan bersifat lepas tentang sebuah quest yang akan ditangani oleh Kirito dan kawan-kawannya di Alfheim. Namun hambatan tak disangka datang karena Suguha ternyata tak bisa berenang.

Untuk seri-seri anime pendek, di antara beberapa judul baru, ada musim tayang kedua dari Wooser no Sonohi Gurashi (Sanzigen Animation Studios) (bertajuk Kakusei-hen) yang lumayan menarik perhatian dengan keenggajelasannya pada beberapa musim lalu. Lalu ada juga, secara agak mengejutkan, adaptasi anime dari Minna Atsumare! Falcom Gakuen (Dax Production) yang menampilkan versi komedi karakter-karakter dari berbagai seri game ternama keluaran pengembang Falcom, seperti Ys dan Legend of Heroes. Satu seri animasi pendek lain yang menonjol karena dikeluarkan oleh studio yang menangani Yurumates adalah Oneechan ga Kita (C2C) yang diangkat dari manga 4 kotak karya Anzai Riko, tentang seorang anak usia SMP yang tiba-tiba mendapat seorang kakak perempuan dengan sifat agak aneh saat ayahnya menikah lagi.

Satu tambahan yang agak baru adalah akan dianimasikannya dua seri pendek dari majalah komik shoujo Ribon, yakni Romantica Clock karya Yoko Maki dan Sugar Soldier karya Mayu Sakai. Romantica Clock merupakan seri komedi tentang dua saudara kembar, Akane yang populer dan enerjik serta saudara lelakinya, Aoi yang cerdas dan dingin, beserta hubungan tak akur antara mereka. Sedangkan Sugar Soldier merupakan komedi romantis seputar seorang gadis bernama Kisaragi Makoto, yang berupaya lepas dari rasa rendah diri terhadap kakaknya yang seorang model, semenjak pertemuannya dengan Iriya, anak lelaki paling populer di kelasnya.

Satu tambahan lagi adalah untuk anime-anime berdurasi pendek adalah seri horor komedi Pupipo! (AIC PLUS+), yang diangkat dari manga karya Oshikiri Rensuke. Ceritanya tentang seorang siswi kelas 5 SD bernama Wakaba yang mengalami kesulitan di sekolahnya karena bisa melihat makhluk halus. Namun nasibnya berubah semenjak ia menjumpai makhluk pink aneh yang hanya bisa mengucapkan “Pupipo!” dan kemudian melindunginya dari makhluk-makhluk jahat, yang kemudian mempertemukannya dengan beberapa kawan lain yang mempunyai kemampuan serupa.

Dari segi film layar lebar, movie baru Hunter x Hunter: The Last Mission bakal tampil dengan cerita orisinilnya yang mengetengahkan suatu rahasia besar di balik Hunter’s Association. Demikian pula film layar lebar dari Uchuu Kazoku. Kemudian sekuel film layar lebar Buddha dari Osamu Tezuka, serta film layar lebar THE ID@LMASTER MOVIE: Kagayaki no Mukougawa e! yang kelihatannya bakal diminati oleh para penyuka grup idola ini.

Kayak biasa kalau ada kabar baru akan kutambahkan lagi.

(Dari ANN, Neregate, dan beberapa sumber lain.)


About this entry