Anime Baru Musim Gugur 2012

Maaf agak telat. Berikut daftar anime baru buat musim depan yang mungkin sebagian di antara kalian sudah tunggu-tunggu. Sekilas, benar-benar sekilas, musim ini terlihat seperti musim yang lesu dengan sedikit judul yang menonjol. Tapi kalau kuperhatikan lagi, sepertinya ini musim yang di dalamnya akan ada sesuatu buat masing-masing orang. Jelasnya, musim tayang kali ini memiliki jumlah seri orisinil lebih banyak dari biasanya.

Seperti biasa, ini daftar yang tak terlalu bisa diandalkan. Jadi jangan terlalu berharap banyak pada isinya ya.

—————

Little Busters! (J.C. Staff)

Adaptasi anime dari visual novel legendaris buatan Key. Berkisah tentang persahabatan sekelompok teman masa kecil dalam suatu lingkungan sekolah, di mana segala yang terjadi sebenarnya lebih dari yang mereka sadari…

Aku sendiri belum pernah memainkannya. Tapi aku sering sekali dengar betapa gamenya yang asli memiliki eksekusi cerita yang teramat bagus. Ada keseharian yang ‘berulang’ di dalamnya. Ada pengorbanan yang dilakukan seseorang untuk kepentingan teman-temannya. Ada banyak tangis dan tawa. Plot ceritanya maju mundur. Tapi eksekusi dalam gamenya konon bagus. Beneran bagus.

Code:Breaker (Kinema Citrus)

Seorang gadis remaja normal(?) bernama Sakurakouji Sakura tanpa sengaja menyaksikan bagaimana seorang anak lelaki seusianya membakar hidup-hidup seorang manusia lain di taman tanpa meninggalkan jejak. Itulah awal keterlibatannya dengan para Code:Breaker, agen-agen rahasia pembunuh khusus milik pemerintah yang menjalankan aksi mereka dengan kekuatan-kekuatan ajaib.

Diangkat dari manga aksi karya Kamijou Akamine, yang dulu menciptakan Samurai Deeper Kyo. Karakterisasinya mungkin agak aneh, tapi plotnya untuk ukuran komik shounen bisa dibilang lumayan. Manganya sudah agak lama diserialisasikan di sini. Ini jenis seri yang meninggalkan kesan yang sedikit campur aduk. Untuk suatu alasan, nilai produksinya tampaknya termasuk salah satu yang tinggi.

Bakuman (season 3, J.C. Staff)

Kelanjutan perjuangan Moritaka Masahiro dan Takagi Akito dalam menghasilkan serial di majalah komik Shonen Jump yang akan diangkat sebagai anime. Mereka telah berhasil menciptakan hit di musim tayang sebelumnya, tapi tantangan dan rival-rival baru masih harus mereka hadapi.

Sorii, aku tak mengikuti adaptasi animenya. Tapi percayalah ini salah satu seri drama yang paling asyik diikuti yang pernah ada. Seri manganya tamat belum lama ini. Jadi kurasa tak akan ada lagi yang menghalangi seri animenya untuk menghadirkan akhir cerita yang memuaskan.

Jojo’s Bizarre Adventure (David Production)

Adaptasi anime yang telah lama dinanti dari seri cult legendaris Jojo no Kimyou na Bouken karya Hirohiko Araki. Berkisah tentang garis keturunan keluarga Joestar dan kehebatan mereka dalam menangani masalah-masalah… uh, supernatural.

Err, menjelaskan ceritanya baiknya dari mana ya? Eniwei, adaptasi ini bakal dimulai dari seri yang paling pertama. Ada aksi, horor, supernatural, misteri, dan berbagai hal yang teramat-amat sangat aneh. Ceritanya dimulai dari era 1800an di Inggris sampai ke zaman moderen di Jepang. Masih belum jelas durasi adaptasi ini bakalan sepanjang apa. Tapi sepertinya ini bakalan agak serupa dengan reboot Hunter x Hunter yang dilakukan belum lama ini. Maksudnya, dalam hal gimana mereka tinggal ngubah materi yang udah ada ke bentuk anime. Bersiaplah untuk segala hal aneh bila kau memutuskan untuk mengikuti ini.

Onii-chan Dakedo Ai Sae Areba Kankei Nai yo ne— (Silver Link)

Diadaptasi dari seri ranobe karya Suzuki Daisuke, Himenokouji Akito, anak lelaki yang telah terpisahkan dari saudara kembar perempuannya, Akiko, semenjak lahir, tiba-tiba mendapati bahwa keduanya akan mulai tinggal serumah begitu ia masuk SMA.

Belum banyak yang kuketahui tentang yang satu ini. Sori. Sejauh ini kelihatannya ini tipikal seri komedi romantis harem biasa. (Cuma masalahnya, belum lama ini seri-seri anime komedi harem bisa lumayan mengejutkanku juga.)

K (GoHands)

Keluaran GoRA Project yang masih belum jelas ceritanya. Sejauh ini, yang kutahu baru melibatkan hadirnya sebuah organisasi misterius di suatu latar perkotaan modern yang menganugrahi para anggotanya kekuatan-kekuatan luar biasa, serta para remaja yang terlibat dengannya. Jumlah karakternya sepertinya akan banyak.

Ini proyek anime dari produser Nakanishi Gou yang detil-detil tentangnya sebelum penayangannya agaknya dirahasiakan. Desain-desain karakternya terlihat techno dan menarik. Penyanyi Angela nampaknya juga terlibat. Saluran televisi Animax juga akan menayangkannya pada bulan Oktober nanti. Visualnya, sejauh yang trailernya perlihatkan, bisa dibilang memukau. Sekali lagi, masih belum ada detil jelas tentang ceritanya. (Bila Animax menayangkan, kurasa cukup jelas ini bukan seri yang berat di gore maupun fanservice, dan bisa jadi ini elemen-elemen ceritanya kuat, meski agak ngejelimet. Aku mikir, pantes juga studio GoHands tak banyak kedengaran belakangan.)

Busou Shinki (8-bit)

Seri anime yang mengetengahkan mainan mecha musume Busou Shinki buatan Konami.

Sori, belum tahu terlalu banyak tentangnya. Tapi sejauh yang aku dengar dari desas-desus, versi ONA-nya terdahulu yang agak bergenre slice-of-life, dan lumayan enak diikuti. Aku enggak tahu apa demografi penontonnya bakalan luas sih. Tapi kalau kau suka desain-desain mecha musume yang agak-agak moe, mungkin kau bakalan suka ini.

Zetsuen no Tempest (BONES)

Diangkat dari cerita yang digagas oleh Shirodaira Kyo et al, berkisah tentang bagaimana dua orang sahabat, yang karena alasan pribadi rahasia mereka masing-masing, menempuh suatu perjalanan berbahaya untuk mencegah kehancuran dunia yang akan ditimbulkan oleh suatu ritual sihir misterius.

Agak… susah menjelaskan anime bergenre fantasi misteri ini lebih dari itu. Meski detilnya bisa agak ngejelimet, plotnya lumayan seru. Hubungan antar karakternya di manganya dinamis. Arah perkembangan ceritanya susah tertebak. Lalu karena BONES yang menanganinya, bisa diharapkan aspek presentasinya juga seenggaknya bakalan bagus. Lebih berat ke thriller daripada aksinya sih, dengan karakter-karakter yang bisa jadi agak sakit. Gimanapun, IMO, ini salah satu seri baru yang menarik buat dilihat, tapi belum tentu akan cukup menarik buat diikuti.

Btooom! (Madhouse)

Diangkat dari seri manga aksi dewasa karya Junya Inoue, seorang pemuda pengangguran berusia 22 tahun bernama Sakamoto Ryoma tiba-tiba mendapati dirinya terlibat dalam adaptasi versi nyata dari game online aksi ‘Btooom!’ yang digemarinya. Dilengkapi dengan sistem radar dan bom-bom berteknologi canggih yang menjadi fokus permainan tersebut, Sakamoto harus bersaing dengan para pemain lain yang sama-sama terjebak di suatu pulau terpencil, berupaya menghadapi trauma-trauma masa lalunya, sekaligus mencari jawaban dari bagaimana ia bisa sampai terjebak dalam situasi ini.

Pada dasarnya, inti permainan Btooom! adalah battle royale (saling bunuh secara bebas) dengan menggunakan bom. Mungkin kayak versi nyata dari Bomberman, cuma dengan bom-bom bervariasi dan berbagai jenis. Sekilas premisnya terdengar trashy, apalagi dengan genre dewasa yang diusungnya. Tapi ini seri yang seru kok. Kayaknya Madhouse juga tipe studio yang serius dalam menangani detil, jadi hasil akhirnya bisa jadi bagus.

To-Love-Ru Darkness (Xebec)

Seri spin-off sekaligus sekuel dari seri komedi romantis sarat fanservice To-Love-Ru. Mengetengahkan segala upaya licik Momo Belia Deviluke, adik perempuan Lala Satalin Deviluke—yang merupakan heroine di seri pertama, dalam mewujudkan impian haremnya untuk Yuuki Riito, sang tokoh utama cowok, dengan alasan bahwa Yuuki-lah yang kelak akan menjadi penguasa alam semesta berikutnya.

…Kurasa enggak banyak yang bisa kukatakan soal yang satu ini. Tapi oke,  sejujurnya aku lebih menikmati seri ini dibandingkan To-Love-Ru. Ceritanya lebih berat, lebih ‘berbahaya’, dan ada plot beneran yang ternyata ada di dalamnya!

Hidamari Sketch x Honeycomb (SHAFT)

Musim tayang keempat dari seri anime Hidamari Sketch yang diangkat dari manga karya Ume Aoki, yang mengetengahkan keseharian para siswi penghuni apartemen Hidamari dari SMA Seni Yamabuki.

Sori, belum tahu banyak soal detil ceritanya. Aku sama sekali tak mengikuti seri-serinya yang terdahulu. Tapi aku benar-benar salut dengan seri tentang keseharian yang bisa sampai sepanjang ini. Yeah, SHAFT yang membuatnya sih. Tapi tetap saja…

Hayate no Gotoku: Can’t Take My Eyes Off You (Manglobe)

Adaptasi anime yang sepenuhnya baru dari seri manga Hayate the Combat Butler. Dalam artian, tidak dilandasi oleh cerita manga yang sebelumnya ada. Bagi yang belum tahu, ini seri aksi komedi romantis tentang Ayasaki Hayate, remaja lelaki yang ditelantarkan orangtuanya dalam keadaan miskin. Ia bertahan hidup lewat berbagai kerja sambilan sampai badannya kuat, hingga akhirnya ia dipekerjakan sebagai pelayan bagi gadis sangat kaya sekaligus jenius Sanzenin Nagi, dan diharuskan menghadapi berbagai tantangan terhadap majikannya, baik demi harga diri dan cinta.

Bukan hanya itu, konon anime satu ini bakalan merupakan reboot (rombakan ulang) dari segi cerita. Kenjirou Hata secara pribadi menuliskan naskahnya. Jadi mungkin bisa kita harapkan suatu akhir cerita yang memuaskan nanti. Bisa jadi ini titik yang pas bagi para pemirsa baru untuk masuk sih.

Jormungand Perfect Order (White Fox)

Musim tayang kedua dari seri kriminal aksi Jormungand, yang mengetengahkan petualangan keliling dunia perempuan penjual senjata muda Koko Hekmatyar dan rekan-rekan pengawalnya.

Aku tak mengikuti seri ini, tapi temanku yang mengikutinya mengatakan kalau adaptasi animenya keren banget. Aku agak terkejut karena musim tayang lanjutannya sudah diproduksi secepat ini. Err, salah satu daya tarik lainnya dulu adalah nyanyian Yanagi Nagi di soundtracknya.

Yu-Gi-Oh Zexal (Season 2, Gallop)

Musim tayang kedua dari seri permainan kartu Yu-Gi-Oh! terbaru. Berlatar di dunia masa depan, mengisahkan tentang si berandalan Yuma Tsukumo, bagaimana ia terlibat dengan permainan kartu Duel Monsters, serta hubungannya dengan roh misterius yang bernama Astral. Di musim tayang kali ini, Yuma dan kawan-kawannya akan berhadapan dengan lawan baru dari dunia Barian, yang mengincar Astral sekaligus kartu-kartu Number yang dengan susah payah telah Yuma kumpulkan.

Sori, saya juga sudah lama tak mengikuti ini. Terlebih dengan gimana Cardfight! Vanguard belakangan mulai nge-booming. Tapi ada salah seorang temanku yang menyukainya. Maksudku, benar-benar jadi hobi mengikutinya. Konon, ini memang sebuah seri yang seru.

Wooser no Sono Higurashi (SANZIGEN Animation Studio)

…Aku enggak tahu ini apa.

Aku enggak tahu ini apa, tapi serius, kelihatannya ini manis dan ringan. Wooser sepertinya makhluk aneh yang menjadi maskot sekaligus tokoh utamanya. Trus, man, yang nyiapin musiknya itu Ryo dari Supercell. Mungkin ini bukan seri dengan durasi panjang juga.

Chuunibyou Demo Koi ga Shitai! (Kyoto Animation)

Diangkat dari ranobe buatan Torako, yang mengetengahkan anak-anak remaja dan khayalan-khayalan puber mereka. Togashi Yuta (yang telah pulih dari sindrom khayalan-khayalan masa remaja) membuat perjanjian dengan Takahashi Rikka (yang masih mengalami gejala-gejalanya) untuk sebisa mungkin menjalani kehidupan nyata dengan sepenuhnya (berpacaran). Sampai teman lama Togashi dari SMP, Shicimiya Satone (yang masih mengidap penyakit berkhayal parah), alias Sophia Ring SP Saturn VII, tiba-tiba muncul kembali dan membuat hidup Togashi agak berantakan.

Premisnya aneh, dan desain karakter-karakternya, yah, mungkin sebenarnya juga agak aneh.  Tapi gimanapun, ini KyoAni yang buat, dan biasanya teknik eksekusi mereka bagus. Dan yea, KyoAni juga sudah biasa mengadaptasi seri-seri dengan karakter-karakter yang agak aneh.

Kamisama Hajimemashita (TMS Entertainment)

Diangkat dari manga Kamisama Kiss karya Suzuki Julietta, berkisah tentang seorang gadis bernama Nanami yang, karena satu dan lain hal, menjadi ‘dewa wilayah’ dari sebuah kuil terbengkalai, menggantikan dewa aslinya yang melarikan diri. Satu dan lain hal akhirnya membuatnya jadi harus menetap di kuil tersebut dan terlibat dengan dewa-dewa lainnya.

Sori, belum tahu banyak soal yang satu ini. Tapi rasanya komiknya sudah diterjemahkan dan masuk sini? Err, eniwei, ini jenis seri yang ada banyak cowok tampan di dalamnya.

Tonari no Kaibutsu-kun (Brain’s Base)

Berkisah tentang seorang gadis sangat dingin, yang sebelumnya tidak memiliki minat selain bersekolah dan rencana-rencananya untuk masa depan, Mizutani Shizuku, yang pada suatu hari diminta mengirimkan fotokopian pelajaran ke teman sekelasnya yang selalu absen, Yoshida Haru. Haru adalah murid berandalan legendaris berkat suatu insiden yang terjadi di tengah tahun ajaran. Namun untuk suatu alasan, sesudah pertemuan mereka itu, Haru mulai menganggap Shizuku sebagai teman…

Ini seri komedi romantis yang diangkat dari manga berjudul sama karya Robico. Kalau kalian masih ingat Kuragehime yang juga dikeluarkan oleh Brain’s Base, maka bisa dibilang kalau ini bakal jadi seri yang lumayan sejenis. Tipikal seri shoujo yang mengangkat drama hubungan antar orang yang sebenernya agak berat dengan diselingi komedi-komedi ringan. Gaya desain karakternya termasuk jenis yang enggak sulit kusukai.

Chou Soku Henkei Gyrozetter (A-1 Pictures)

Salah satu proyek permainan kartu terkini Square-Enix yang mengetengahkan seorang anak bernama Kakeru Todoroki beserta kendaraan-kendaraan yang bisa berubah menjadi mecha.

Belum tahu banyak tentang seri satu ini juga terlepas dari kemiripannya dengan Transformers. Pastinya, target pemirsanya itu anak-anak, dan desain mecha-mechanya terbilang keren.

Shin Sekai Yori (A-1 Pictures)

Seri fiksi ilmiah yang diangkat dari novel karya Kishi Yuusuke. Berlatar jauh di masa depan, sesudah kehancuran peradaban dan munculnya manusia-manusia dengan bakat telekinesis alami, lima orang anak muda mendapati kenyataan bahwa dunia mereka ternyata tidaklah sesuai apa yang sebelumnya mereka bayangkan. Bersama, mereka menelusuri sejarah yang berdarah, dan berupaya menyelamatkan apa yang masih tersisa dari dunia yang mereka ketahui.

Novelnya kalau tak salah memenangkan penghargaan SF Taishou tahun lalu dan benar-benar menjadi populer. Arahan visualnya sejauh ini terlihat benar-benar keren, dan semula aku bahkan mengira kalau adaptasi animenya akan berupa film layar lebar. Kalau kau memiliki sedikit ketertarikan terhadap genre fiksi ilmiah, kurasa ini bakal jadi satu judul lain yang akan kurekomendasikan.

Tamagotchi! Yume Kira Dream (Oriental Light and Magic)

Seri adaptasi anime dari waralaba peliharaan virtal Tamagotchi yang terbaru. Mametachi dan kawan-kawannya kembali untuk belajar di Dream Town, yang mendukung upaya setiap penghuninya untuk mewujudkan cita-cita. Mametachi bertemu dengan Yumemitchi, Kiraritachi, dan berbagai kawan baru lain. Lalu mereka pada suatu hari diserahi sebuah kantong misterius oleh seorang wanita tua di sirkus.

Aku benar-benar baru tahu kalau seri ini masih populer. Ini seri imut-imut yang lebih ditujukan bagi anak-anak.

Battle Spirits: Sword Eyes (Sunrise)

Seri terbaru dari seri permainan kartu(?) Battle Spirits.

Sori, belum tahu lagi lebih dari itu. Ini lagi-lagi sesuatu yang nampaknya cuma dimengerti oleh mereka yang memainkan permainannya. Berhubung Sunrise yang buat, kayak biasa, nilai-nilai produksinya cukup tinggi.

Hiiro no Kakera Dai-ni-Shou (Studio DEEN)

Kelanjutan petualangan ajaib Kasuka Tamaki, yang merupakan keturunan Putri Tamayori yang menyegel pedang Onikirimaru, dan lima orang pelindungnya yang tampan yang membantunya berhadapan dengan Logos yang misterius.

Musim tayang pertamanya kudengar tak buruk, jadi kabar soal kelanjutannya sebenarnya tak terlalu mengejutkan. Kurasa dari waktu ke waktu, suatu seri reverse harem yang bagus mungkin emang diperlukan.

Chiisana Ojiisan (Kachidoki Studio)

Seri animasi sederhana tentang keseharian seorang bapak-bapak tua yang berukuran kecil. Maksudku, benar-benar kecil. Sekecil, uh, jempol kurang lebih?

Diangkat dari seri manga Chiisai Oyaji Nikki karya Asano Noi. Kurasa ini bakalan jadi sesuatu yang ringan dan lumayan menghibur bagi mereka-mereka yang membutuhkannya.

Psycho-Pass (Production I.G.)

Seri Noitamina baru yang nampaknya berhubungan dengan suatu kelompok misterius yang mengandalkan semacam persenjataan pistol canggih. …Aku belum berhasil mengetahui apa-apa lebih dari itu. Latarnya di masa depan ketika keadaan pikiran, kepribadian, sekaligus kecendrungan psikologis manusia untuk melanggar hukum telah bisa dikuantifikasi dari bioritme mereka. Kogami Sinya adalah seorang penegak hukum yang harus menangani kejahatan di dunia seperti ini, dengan dibekali persenjataan pistol Dominator yang mampu membaca hal-hal di atas bersama rekan-rekannya yang lain.

Desain karakternya dibuat oleh Amano Akira, pengarang manga shounen aksi Katekyo Hitman Reborn. Band Egoist (yang sebelumnya tampil di Guilty Crown?) turut terlibat dalam menyajikan musiknya. Selebihnya, sori, aku belum tahu apa-apa selain kemungkinan nilai-nilai produksinya termasuk tinggi. Ini kasusnya sama seperti K! Apa-apaan sih mereka bermain rahasia-rahasiaan begini? Perlu diperhatikan pula kalau Urobuchi Gen yang mempenai Fate/Zero dan Madoka Magica juga terlibat dalam penulisan cerita seri ini.

Medaka Box Abnormal (Gainax)

Musim tayang kedua dari seri anime Medaka Box. Mengikuti akhir cerita musim tayang sebelumnya, Medaka dan kawan-kawannya di dewan siswa Hakoniwa berhadapan dengan ancaman baru terhadap kedaulatan mereka. Apa mereka akan mengetahui lebih jauh soal mengapa siswa-siswa abnormal bisa hadir di SMA mereka?

…Eniwei, karena konsep asalnya aneh, adaptasi anime dari manga kolaborasi Nisio Isin dan Akatsuki Akira ini memang berakhir sebagai sesuatu yang agak aneh. Dari yang sebelumnya komedi, genrenya bakalan sedikit berubah menjadi lebih ke arah aksi dalam musim tayang ini sih.

Aoi Sekai no Chuushin de (5th Avenue)

Seri aneh yang merupakan parodi dari persaingan konsol game di era tahun 1990an. Kerajaan Segua berhadapan dengan Kekaisaran Ninterdo, dan Gear (Sonic?) yang berkaki cepat harus melindungi negaranya dari kaisar kuat lawannya, Marcus (Mario?).

Diangkat dari manga berjudul sama karya Crimson dan Anatasia Shestakova (…siapa orang-orang ini?), ini jelas bukan sesuatu yang uh, gampang ketahuan jenisnya oleh orang lain. Aku belum tahu banyak soal yang satu ini. Dari segi visual kelihatannya takkan terlalu menonjol sih. Tapi mungkin saja ini bisa jadi sesuatu yang menarik.

Dangerous Jii-san Ja (J.C. Staff)

Diangkat dari manga berjudul Soyama Kazutoshi, ini kisah komedi konyol buat anak-anak yang berpusar soal hubungan seorang anak dan kakeknya.

Bukan sesuatu yang terlalu dikenal, tapi ini sekuel dari anime Zettai Zetsumei: Denjarasu Jii-san, yang juga dikenal sebagai Grandpa Danger. …Di luar dugaan sesuatu seperti ini nampaknya punya basis penggemar?

Litchi DE Hikari Club (Kachidoki Studio)

Sembilan orang siswa dari sebuah SMA khusus cowok menciptakan mesin Lychee—yang dijalankan buah leci—yang berkekuatan bagaikan dewa, untuk menemukan wanita-wanita cantik di seluruh dunia. Namun mesin ini kemudian sungguh-sungguh menjadi hidup, dan segera memiliki kemampuan untuk mengukur kecantikan sekaligus menjatuhkan keadilan.

Diangkat dari manga Lychee Light Club karya Furuya Usamaru, ini kisah horor komedi yang mungkin lebih ke konyol daripada gelap. Nampaknya lumayan populer. Mempertimbangkan di mana seri ini dulu diserialisasikan, mungkin ini agak lebih condong diperuntukkan bagi pemirsa dewasa.

Robotics;Notes (Production I.G.)

Di masa depan di mana teknologi augmented reality telah berkembang menjadi sesuatu yang sangat realistis, sebuah klub robot di sebuah sekolah sedang terancam untuk dibubarkan. Tapi serangkaian kejadian tak terbayangkan membawa para anggotanya terlibat dengan suatu konspirasi besar yang mempertaruhkan nasib dunia dan berhubungan dengan kehadiran robot-robot raksasa.

Diangkat dari game keluaran Nitroplus dan 5pb, masih satu seri dengan seri-seri sains fiksi Chaos;Head dan Steins;Gate. Ketenaran kedua pendahulunya nampaknya mendukung pada keputusan untuk pembuatan adaptasi anime seri ini bahkan sebelum game-nya terbit. Yea, nampaknya seri ini sekeren itu, dan ini jelas menjadi salah satu seri paling dinanti di musim ini. Juga mengisi slot tayang Noitamina untuk musim ini.

Girls und Panzer (Actas)

Seri orisinil tentang kehidupan riang sekelompok siswi sekolah menengah yang terlibat dalam pertempuran-pertempuran menggunakan tank melawan kelompok-kelompok siswi lain.

Kurasa ini salah satu seri moe paling menonjol tahun ini. Disutradarai oleh Mizushima Tsutomu yang belakangan menghasilkan seri-seri lumayan, dan didukung pula oleh Suzuki Takaaki, yang sebelumnya menjadi penasihat militer untuk Strike Witches dan Upotte!!. Premis ceritanya kurasa memang tak cocok denganku. Tapi hei, aku kenal orang-orang yang suka dengan cerita-cerita semacam ini.

Aikatsu! (Sunrise)

Judulnya merupakan kependekan dari Aidoru Katsudou!, ini seri yang merupakan adaptasi anime dari permainan kartu untuk anak-anak perempuan buatan Bandai. Mengetengahkan perjuangan Hoshimiya Ichigo dan gadis-gadis lainnya dalam menggapai cita-cita mereka untuk menjadi bintang idola.

Kudengar permainannya lumayan berhubungan dengan pemilihan pakaian. Sori, belum banyak yang kuketahui juga tentang yang satu ini.

Sakurasou no Pet na Kanojo (J.C. Staff)

Anime komedi romantis tentang kehidupan cowok SMA bernama Kanda Sorata di asrama Sakurasou yang dikhususkan untuk para siswa sekolahnya yang ‘bermasalah’ dan dihuni, singkatnya, oleh orang-orang aneh. Seorang gadis manis yang juga merupakan seniman jenius, Shiina Mashiro, pada suatu hari bergabung menjadi penghuni baru di Sakurasou. Tapi ketidakmampuan Shiina dalam mengurus dirinya sendiri pada akhirnya memaksa Kanda untuk menjadi ‘pengurus’-nya.

Diangkat dari seri ranobe karya Kamoshida Hajime, meski mungkin bukan salah satu judul baru yang menonjol, kudengar ini termasuk salah satu yang lumayan. Masih belum tahu banyak tentang kualitas teknisnya, tapi setidaknya seri ini punya desain karakter yang cukup manis untuk dilihat.

Oshiri Kajiri Mushi (Kinema Citrus)

Tentang serangga yang pekerjannya yang secara turun-temurun adalah menggigit bokong orang.

Ini seri komedi yang nampaknya punya… uh, jenis penggemarnya tersendiri.

Ixion Saga DT (Brain’s Base)

Diangkat dari game online aksi fantasi buatan CAPCOM, Kon Hokaze berkelana dari dunia kita ke dimensi lain bernama Mira, yang dipenuhi energi misterius bernama Alma. Sesudah menyelamatkan Putri Ecarlate dari orang-orang yang hendak menjebaknya, Kon terlibat dalam perebutan kekuasaan terhadap Alma.

Promosi untuk yang satu ini sedang lumayan gencar dilakukan, dengan beberapa versi manga sekaligus satu light novel. Menilai dari nama-nama di staf serta tema yang diangkatnya, kelihatannya sudah pasti kalau seri ini bakalan lumayan. Cukup sederhana buat bisa jadi bagus.

Teekyuu! (Mappa)

Seri gag comedy tentang tim tenis perempuan di sebuah sekolah, yang terdiri atas empat orang gadis yang sebenarnya… tak terlalu bisa main tenis.

Diangkat dari manga buatan Roots dan Piyo (lagi-lagi nama-nama yang aneh), konon ini merupakan adaptasi anime ke televisi tercepat dalam sejarah, dengan manganya baru pertama diterbitkan hanya lima bulan(!) sebelumnya (dihitung dari bulan Agustus). Belum banyak yang kutahu tentang ini. Jenis ceritanya agak mengingatkanku akan K-On! . Promonya belum gencar. Tapi dengan studio Mappa yang menanganinya, ada kemungkinan cukup lumayan kalau ini akan jadi seri yang bagus.

Suki-tte Ii na yo (ZEXCS)

Tachibana Mei adalah gadis 16 tahun yang sepanjang hidupnya tak pernah berusaha pacaran ataupun berteman. Namun sesudah ia menendang Kurosawa Yamato, seorang cowok populer di sekolahnya, dengan tanpa sengaja, Yamato secara sepihak menyatakan bahwa keduanya berteman. Lalu singkat cerita, semacam perasaan tumbuh di antara keduanya.

Ceritanya diangkat dari manga yang cukup populer karya Hazuki Kanae, dan kelihatannya ini bakalan jadi seri anime shoujo yang lumayan. Hanya saja, jarang-jarang studio ZEXCS menangani genre seperti ini. Jadi belum ada bayangan pasti juga soal bagaimana hasil akhirnya. Sejauh ini adaptasi desain karakter dan artwork-nya benar-benar menarik sih. Nilai produksinya sepertinya melebihi seri-seri anime buatan ZEXCS yang biasa.

Haitai Nanafa

Seri manis yang mengetengahkan kehidupan gadis SMP bernama Kyan Nanafa, yang hidup bersama kakek-neneknya dan dua saudara perempuannya, Nao yang duduk di bangku SMA, dan Kokona yang masih SD namun memiliki kepekaan supernatural kuat. Suatu hari, Nanafa menjadi saksi terlepasnya semacam segel dari pohon Banyan Cina, dan roh-roh ajaib yang yang sebelumnya bersemayam di dalamnya menjadi terlepas.

Sori, belum banyak yang kuketahui tentang yang satu ini juga. Nampaknya ini kerjasama baru dari sejumlah pihak. Man, ini seri yang benar-benar terlihat manis lho.

Magi – The Labyrinth of Magic (A-1 Pictures)

Diangkat dari manga berjudul sama karya Ohtaka Shinobu (yang juga membuat Sumomomo Momomo), pada dasarnya, ini seri yang ceritanya mengadaptasi dongeng-dongeng klasik 1001 Malam.

Grup idola Nogizaka46 akan membawakan lagu penutupnya. Lalu nampaknya nilai produksi seri ini lumayan tinggi. Aku belum tahu banyak juga soal detilnya, tapi lagi, ini salah satu seri yang menarik perhatian pada musim ini.

——

Di samping yang di atas, ada juga gosip tentang akan tayangnya seri Cross Fight B-Daman eS. Tapi belum ada info jelas yang berhasil kuperoleh untuk judul satu itu. Mungkin ada beberapa judul lain yang terlewat. Ada berita soal anime Seitokai no Ichizon yang baru (yang sama sekali baru dan merupakan rombakan ulang dari seri sebelumnya), tapi belum ada kabar tentang masa tayangnya. Nanti kutambahkan bila perlu.

Soal film-film layar lebar, ada banyak judul menarik yang keluar belakangan. Space Battleship Yamato 2199 yang super keren itu masih berlanjut. Resident Evil: Damnation baru juga ada, ditambah Nerawareta Gakuen, penceritaan ulang 009 Re: Cyborg, Tiger & Bunny, lalu khususnya, dua film layar lebar kompilasi dari Madoka Magica yang ditayangkan secara berturut-turut.

Soal OAV… Katayoku no Khronos Gear, lalu… hmm. Ya sudahlah.

Kabar-kabar lainnya akan kusampaikan lagi nanti.

(Sumber dari ANN dan lainnya)


About this entry