Anime Baru Musim Semi 2012 *

Sejujurnya, belum lama ini, aku membaca artikel di ANN tentang perhitungan prospek ekonomi suatu anime. Dari sana aku belajar kalau membuat anime itu mahal. Benar-benar mahal. Dan susah. Melibatkan sang produser pergi ke sana-sini untuk mencari dana dan sebagainya. Lalu yang tersulit tentu saja ada bagaimana memperkirakan bagaimana semua pengeluaran itu akhirnya akan bisa balik, biasanya baru sesudah hitungan tahun.

Makanya, dengan melihat bagaimana production value untuk pembuatannya saja semakin ke sini semakin mahal, aku kurang lebih memaklumi bagaimana jumlah seri baru yang diproduksi per tahun akan semakin sedikit seiring dengan waktu. Apalagi bila yang kita perhatikan hanya seri-seri yang bagus saja.

Tapi deretan seri baru yang akan keluar pada musim semi ini ternyata mencapai tiga puluh, dan dalam sekejap saja aku langsung merasa dibohongi.

Eniwei, berikut ini, kayak biasa, adalah daftar sementara dari seri anime baru yang akan keluar pada musim ini. Kayak biasa, daftar ini enggak akan terlalu bisa diandalkan. Karena jumlah seri baru yang keluar benar-benar banyak, pembahasannya kali ini akan kucicicil.

(Aku agak malas memastikannya, jadi nama marga dan nama kecil yang tercantum di tulisan ini agak tertukar-tukar.)

———————-

Tsuritama (A-1 Pictures)

Berlatar di kota Shonan, Enoshima, di mana hal-hal kuno dan modern membaur menjadi satu, berkisah tentang empat orang remaja lelaki, yang kurang lebih sama-sama tak puas dengan kehidupan mereka di kota itu, atas prakarsa salah satu dari mereka yang mengaku sebagai alien(?), pergi memancing bersama-sama.

Dilihat dari segi manapun, kisah empat sekawan Yuki (yang sulit bergaul), Haru (yang penuh semangat), Natsuki (yang selalu sebal), serta Akira (yang berasal dari India dan juga selalu membawa bebek peliharaannya) ini benar-benar terdengar aneh. Jelas bakal ada dramanya, tapi masih belum ada kejelasan plotnya akan berkembang ke mana. Kelihatannya ceritanya akan lebih digerakkan oleh karakter.  Yang pasti, gambar-gambar promonya kelihatan menarik, dengan nuansa angst remaja yang agak mengingatkanku akan game The World Ends With You. Desainer karakternya adalah Atsuya Uki yang membuat Cencoroll, jadi visualisasinya kurasa juga akan menjadi daya tarik tersendiri.

Tasogare Otome X Amnesia (Silver Link)

Seri drama misteri yang diangkat dari manga karya Maybe, dikenal juga dengan judul Dusk Maiden of Amnesia (‘gadis senja amnesia’). Ceritanya berlatar di sebuah sekolah swasta yang belum lama itu merombak bangunannya. Pelajar SMA kelas 1 bernama Niya Teiichi pada suatu hari berjumpa dengan hantu penunggu gedung sekolah lama, seorang gadis cantik bernama Kanoe Yuko. Yuko kehilangan ingatan akan penyebab kematiannya. Karenanya, sesudah akhirnya menemukan seseorang yang bisa melihat sosoknya setelah sekian lama, bersama Teiichi ia membentuk klub investigasi paranormal untuk mengumpulkan beragam petunjuk yang diharapkan akan menguak beragam misteri yang sekolah itu simpan, termasuk misteri kematiannya sendiri…

Aku belum sempat mengikuti perkembangannya, tapi aku pernah memeriksa manga aslinya. Seri ini termasuk yang enak dilihat karena menampilkan nuansa latar yang benar-benar kuat. Senja berwarna tajam yang selalu menaungi sepulang sekolah, lorong-lorong kosong yang sudah tak lagi dilalui siswa. Hal-hal seperti itu. Lalu karakter-karakternya juga terbilang menarik. Jadi kurasa ini salah satu seri yang akan menarik perhatian pada musim ini.

Zetman (TMS Entertainment)

Makhluk-makhluk separuh manusia dan separuh monster yang berkeliaran sebagai hasil percobaan misterius sebuah megakorporasi ternama. Seorang anak remaja yang menanggung takdir untuk menjadi pembasmi monster-monster ini. Lalu seorang anak remaja lain yang berusaha mewujudkan idealisme keadilannya melalui kedudukannya sebagai perwaris megakorporasi besar tersebut…

Diangkat dari manga seinen ternama karya Masakazu Katsura (yang dikenal dengan desain karakter ceweknya  yang sangat cantik), kisah superhero gelap yang sudah diserialisasikan lumayan lama ini akhirnya diangkat ke bentuk anime juga. Ceritanya sendiri lebih bergaya ala komik superhero Amerika, dengan fokus lebih ke intrik dan drama kehidupan yang dilalui para tokohnya daripada aksi. Karena konsepnya yang kayak gitu, aku enggak yakin apakah adaptasinya akan bagus, apalagi bila mengingat bagaimana serialisasinya masih berlanjut. Tapi ini pilihan bagus buat mereka yang merindukan kisah pahlawan super ala Guyver atau Junk yang gelap dan berat.

Saki Achiga-hen episode of side A (Studio Gokumi)

Spin off dari seri mahjong Saki karya Ritz Kobayashi, yang sempat dianimasikan pada tahun 2009 lalu. Seri kali ini berkisah tentang gadis SMP Takakama Shizuno yang berupaya membangkitkan kembali klub mahjong di Akademi Achiga demi bisa berjumpa kembali dengan kawan lamanya, Haramura Nodoka, yang telah menjadi pemain mahjong tingkat nasional.

Aku sama sekali tak tahu apa-apa tentang mahjong ataupun Saki. Tapi sesudah melihat betapa manisnya desain karakternya serta cerahnya warna-warna yang digunakan, aku langsung mengerti mengapa seri ini menjadi salah satu yang paling dinanti pada musim semi ini.

Fate/Zero 2 (ufotable)

Konklusi dari adaptasi anime Fate/Zero yang ditayangkan pada dua musim sebelumnya. Memaparkan akhir tragis dari perebutan artefak sihir Cawan Suci yang keempat dan penuntasan nasib dari ketujuh Master dan ketujuh Servant yang terlibat di dalamnya.

Apa lagi yang perlu dikata? Musim tayang sebelumnya secara mengejutkan berakhir menggantung di episode 13. Tapi dengan tingginya kualitas animasi yang telah diperlihatkan, kurasa hal itu bisa dipahami. Mereka-mereka yang penasaran (dan masih belum juga membaca terjemahan novelnya) kurasa akan terpuaskan dengan kelanjutan ini.

Hyou-ka: You can’t escape (Kyoto Animation)

Seri misteri remaja yang didasari oleh novel karya Yonezawa Honobu. Berkisah tentang cowok pemalas bernama Hotaro yang diperintahkan oleh kakak perempuannya untuk bergabung dalam klub sastra klasik di sekolahnya. Dari sana, ia tanpa diduga mulai terlibat dalam penelusuran misteri akan kematian salah seorang kerabat anggota klub itu yang berlangsung 33 tahun sebelumnya.

Belum banyak yang kuketahui tentang seri ini. Awalnya aku mengira ini akan menjadi seri misteri detektif biasa, tapi nampaknya akan ada elemen suspensnya juga (atau malah ini hanya drama remaja, dan bukan seri detektif sama sekali?). Kurasa seri ini layak diperhatikan bila kau menyukai gaya penyutradaraan anime-anime KyoAni.

Kore wa Zombie Desu ka? OF THE DEAD (Studio DEEN)

Musim tayang baru dari seri anime harem aksi komedi tak serius Kore wa Zombie Desu ka?, tentang Aikawa Ayumu yang dihidupkan kembali sebagai zombie oleh gadis necromancer Eucliwood Hellscythe dan berbagai petualangan aneh yang dijalaninya; yang sebelumnya melibatkan vampir ninja, gergaji mesin ajaib, dan masou shoujou.

Aku belum tahu banyak tentang detil cerita untuk musim tayang kali ini, walau kudengar akan ada hubungannya dengan petualangan Ayumu dkk melewati gerbang neraka. Bagaimanapun, ini seri yang benar-benar aneh dengan jalan cerita teramat enggak jelas. Tapi bagi kalian yang menyukai musim tayang yang pertama dan punya waktu untuk menikmati lanjutannya, kurasa seri ini cukup direkomendasikan.

Kimi to Boku 2 (J.C. Staff)

Kelanjutan drama kehidupan dan persahabatan empat remaja cowok dalam Kimi to Boku.

Meski tema yang diusungnya teramat sederhana, musim tayang sebelumnya dari seri ini dieksekusi dengan teramat baik. Jadi kupikir tak mengherankan bila ada musim tayang lanjutannya dengan begitu cepat. Sangat direkomendasikan bagi kalian yang menikmati musim tayang yang pertama.

Kuroko no Basuke (Production I.G.)

Kagami Taiga yang kembali ke Jepang dari luar negeri berharap bisa menemukan lawan tanding yang setara dengannya dalam permainan bola basket. Tapi yang ditemuinya di klub bola basket di SMA barunya  adalah Kuroko Tetsuya, siswa ceking yang meski sekilas terlihat berkemampuan di bawah rata-rata, memiliki kemampuan aneh untuk membaur di latar belakang dan menjadi pemberi assist yang tak tergantikan. Rasa ingin tahu Kagami mulai terusik saat terungkap bahwa Kuroko merupakan bagian dari ‘generasi keajaiban’ pemain basket dari SMP Teikou yang legendaris. Terlebih saat Kuroko menyatakan bahwa sekalipun dirinya berada di balik bayangan, dengan bantuannya, Kagami akan dijadikannya pemain nomor satu di Jepang…

Diangkat dari manga bola basket karya Fujimaki Tadatoshi yang diserialisasikan di Weekly Shonen Jump. Meski premisnya mungkin terdengar aneh, buat ukuran seri olahraga, seri ini lumayan menarik. Ada fokus lebih pada kerjasama antara kedua tokoh utamanya.  Tokoh-tokohnya menarik. Lalu adegan-adegan pertandingannya juga terbilang seru.

Medaka Box (GAINAX)

Berkisah tentang keseharian gadis super jenius Kurokami Medaka dan sahabat masa kecilnya yang relatif normal, Hitoyoshi Zenkichi, dalam mengurusi Dewan Siswa SMA Hakoniwa  dan mengatasi berbagai masalah. Terutama masalah-masalah melibatkan beragam tokoh aneh dan kekuatan-kekuatan ajaib, mengingat SMA Hakoniwa merupakan lahan percobaan untuk rencana penciptaan manusia sempurna: Flask Plan.

Diangkat dari manga karya Akatsuki Akira dan Nisio Isin, ini salah satu satu seri  Shonen Jump yang benar-benar lain daripada yang lain. Dengan banyaknya adegan percakapan serta premis cerita dan beragam tokohnya yang benar-benar aneh, mungkin ini bukan jenis seri yang akan cocok dengan semua orang. Tapi kalau kau bisa menyukainya, dan adaptasinya ke bentuk anime ternyata bagus…

Accel World (Sunrise)

Berlatar di Tokyo masa depan di mana teknologi augmented reality telah mampu menciptakan dunia virtual bagi kelima panca indera, kehidupan Arita Haruyuki, seorang anak SMP gendut yang rendah diri dan sering ditindas, berubah drastis setelah pertemuannya dengan Kuroyukihime, yang memperkenalkannya ke dunia rahasia para Burst Linker—orang-orang yang dengan suatu aplikasi ilegal mampu ‘mempercepat’ reaksi pengolahan saraf mereka. Di dunia virtual yang telah dipercepat itu, para Burst Linker yang telah kecanduan sensasi Brain Burst tersebut saling bersaing dalam suatu perebutan wilayah kekuasaan yang tiada akhir, dengan kemampuan percepatan mereka sendiri sebagai taruhan…

Aku lumayan menggemari seri novel aslinya yang ditulis oleh Kawahara Reki. Aspek sains fiksinya kuat. Eksekusinya mungkin masih harus dipertimbangkan. Tapi dengan plotnya yang seru, kurasa ini akan jadi salah satu seri yang akan kuperhatikan di musim ini.

Eureka Seven Ao (BONES)

Sekuel dari seri mecha Eureka Seven yang memukau pada tahun 2005. Mengentengahkan kehidupan seorang bocah remaja bernama Ao, yang dikucilkan oleh orang-orang di sekitarnya akibat asal-usulnya yang asing, dan bagaimana ia terlibat dengan kejadian-kejadian besar yang mengubah dunia bersama sahabatnya, Naru, dan mecha IFO yang bernama Nirvash.

Masih belum jelas kaitannya dengan seri yang pertama itu apa, selain dari hadirnya Nirvash dan kesamaan nuansa ceritanya. Dunianya yang dulu kering kini dipenuhi oleh lautan dan ceritanya bahkan dimulai dari kepulauan Okinawa. Ada monster-monster raksasa aneh yang menyerang. Lalu mungkinkah Ao tak lain merupakan putra Renton dan Eureka? Tak yakin apakah seri ini akan menyamai kesan kuat yang aku punya terhadap seri Eureka Seven yang dulu. Tapi kurasa ini bakal menjadi seri anime mecha dengan plot serta karakterisasi yang kuat setelah sekian lama.

Sakamichi no Appollon (Mappa, Tezuka Productions)

Dikenal juga sebagai Kids on the Slope, berlatar di Kyushu, pada musim panas tahun 1966, pelajar bernama Nishimi Kaoru, yang sebelumnya penyendiri dan hanya mementingkan pelajaran sekolah, berjumpa dengan si berandalan Kawabuchi Sentarou. Pertemuan itu menjadi awal perkenalan Nishimi dengan musik jazz serta persahabatan dalam arti sesungguhnya.

Diangkat dari manga berjudul sama karya Yuki Kodama, ini kayaknya akan menjadi seri drama kehidupan berlatar sejarah yang lumayan kuat. Beberapa nama besar yang turut kuperhatikan ada di deretan stafnya meliputi Shinichiro Watanabe sebagai sutradara serta Yoko Kanno sebagai pengarah musik. Dengan demikian, seri ini mempertemukan mereka kembali setelah kolaborasi mereka di Cowboy Bebop. Kurasa, kalau kau suka drama dan musik secara umum, ini benar-benar akan menjadi seri yang layak kau perhatikan.

Shining Hearts –Shiawase no Pan- (Production I.G.)

Didasarkan pada game Shining Hearts buatan SEGA untuk konsol PSP. Masih belum jelas apa cerita animenya akan sama, tapi game-nya sendiri berawal dari bagaimana seorang gadis misterius bernama Kaguya, yang telah kehilangan ingatan sekaligus emosinya, terdampar di Pulau Wyndaria dan kemudian ditolong oleh sang ahli pedang Rick bersama tiga bersaudari Neris, Amil, dan Airy; yang memperkerjakan Rick untuk bekerja di toko roti yang mereka kelola. Kisah berkembang dengan hadirnya sejumlah orang asing yang menginginkan batu roh di kalung Kaguya, serta bagaimana batu tersebut menjadi kunci untuk membuka gerbang ke dunia-dunia lain.

…Kalian tahu anime Shining Tears x Wind? Kurasa jadinya akan mirip itu, apalagi dengan desain karakter yang sama-sama dibuat Tony Taka. Nampaknya ini tipikal anime fantasi petualangan dengan dosis komedi dan kehidupan sehari-hari yang sedikit lebih banyak dari biasa.

Shirokuma Café (Pierrot)

Diangkat dari manga josei karya Aloha Higa, aku belum tahu banyak soal yang satu ini selain dari kenyataan tokoh-tokohnya adalah binatang dan sang pengelola kafe yang menjadi tokoh utamanya adalah seekor beruang kutub. Ini seri gag comedy, dan binatang-binatang lainnya meliputi lama, penguin, beruang, panda… yah, kalian tahu maksudku.

Masuhara Mitsuyuki yang sebelumnya menangani Chii’s Sweet Home dan Kobato akan berperan sebagai sutradara. Jadi mungkin kalian bisa sedikit membayangkan ceritanya jadinya akan seperti apa.

Sankarea (Studio DEEN)

Diangkat dari manga karya Hattori Mitsuru, ini kisah cinta aneh yang bermula saat Furuya Chihiro, seorang remaja penggemar film-film zombie, bereksperimentasi menciptakan ramuan yang ia harapkan dapat membangkitkan kembali kucing kesayangannya yang mati, berdasarkan gulungan misterius yang ia temukan di gudang rumahnya. Tapi saat Sanka Rea, seorang gadis cantik dari keluarga ternama, secara tak sengaja menemukan tempat percobaannya, dan secara tak dinyanya tewas dalam upayanya melarikan diri dari kekangan keluarganya…

Eniwei, manganya sendiri lumayan menarik perhatian berkat desain karakternya yang menarik serta temanya yang agak… ‘enggak biasa.’ Aku pribadi lumayan menyukainya. Meski fanservice-nya ada, dengan elemen cinta segitiga dan sebagainya, ceritanya sendiri memang menarik dengan misteri seputar gulungan Chihiro dan segala persoalan dengan keluarga Rea.

Natsu-iro Kiseki (Sunrise)

Kisah tentang empat orang gadis remaja yang bersahabat; Aizawa Natsumi yang enerjik, Mizukoshi Saki yang kalem, Hanaki Yuka yang ekspresif, serta Tamaki Rinko yang pendiam; dan keajaiban yang mereka lalui bersama di musim panas.

Sori, sejujurnya aku benar-benar belum tahu lebih banyak dari itu. Yang pasti, Seiji Mizuhima (yang menangani Fullmetal Alchemist, Gundam 00, dan UN-GO) kembali berperan sebagai sutradara. Lalu keempat tokoh utama diperankan oleh keempat personil girl band SPHERE (Minako Kotobuki, Ayahi Takagaki, Haruka Tomatsu, Aki Toyosaki). Sepertinya ini akan lebih dari sekedar seri drama kehidupan sehari-hari.

Nyarko-san: Another Crawling Chaos (Xebec)

Musim tayang kedua dari Haiyore! Nyaruko-san, tentang seorang cowok bernama Yasaka Mahiro yang berteman(?) dengan gadis bernama Nyaruko-san, yang tak lain adalah Nyarlathothep—sosok keji yang bisa berubah wujud dan pembawa kekacauan dari mitologi H. P. Lovecraft.

…Aku malas membahas ini. Tapi ada beberapa temanku yang menyukainya dan mengatai musim tayang pertamanya lumayan bagus.

Saint Seiya Omega (Toei Animation)

Seri televisi baru dari seri aksi legendaris, Saint Seiya. Seorang anak remaja bernama Koga yang mewarisi jubah perunggu Pegasus dari Seiya, harus berjuang bersama teman-temannya untuk menyelamatkan Saori Kido—jelmaan dewi Athena—yang telah membesarkannya, yang diculik oleh Mars sebagai bagian dari upayanya untuk menciptakan tatanan dunia baru.

Aku tak tahu apakah seri yang pastinya dipenuhi darah, keringat, dan teriakan pantang menyerah ini masih akan menarik perhatian seperti serinya yang dulu. Sebab bagaimanapun, zaman sudah berubah semenjak tahun 1980-an. Tapi para penggemar Saint Seiya memang dikenal lumayan fanatik, dan terlihat dari bagaimana seri ini premier pada waktu bersamaan di Brazil, Perancis, dan Taiwan juga. Teman-teman Koga akan menggunakan jubah-jubah perunggu baru yang berbeda dari yang digunakan teman-teman Seiya. Seiya yang sudah dewasa tampil kembali sebagai seorang ksatria jubah emas Sagittarius. Lalu ada tokoh utama yang feminin tapi benar-benar cewek hadir di dalamnya.

AKB0048 (Satelight)

Aku masih belum tahu detilnya, tapi ini seri yang terinspirasi dari perkembangan grup musik AKB48 yang tenar itu.

Aku belum bisa berkata-kata lebih dari itu. Ada banyak seiyuu tenar berperan di dalamnya, dan secara agak mengejutkan (tapi masuk akal) Kawamori Shoji yang sudah piawai menangani adegan-adegan konser di berbagai seri Macross menanganinya sebagai sutradara. Kurasa kalian bisa mengharapkan berbagai koreografi adegan pertunjukan konser yang keren dari seri ini.

Hiiro no Kakera (Studio DEEN)

Diangkat dari seri otome game yang lumayan populer, gadis remaja bernama Kasuga Tamaki mengunjungi kembali desa kecil yang pernah didatanginya di masa lalu; di mana ia terlibat dengan sejarah misterius keluarganya dan ancaman supernatural di sekitarnya, yang mengungkapkan takdirnya sebagai pewaris gelar Tamayorihime dari neneknya…

Seperti kebanyakan otome game lain, sang gadis yang menjadi tokoh utama akan terlibat dengan sejumlah cowok rupawan yang bersama menjadi semacam pelindungnya. Kayaknya plotnya juga lumayan menarik, melibatkan roh-roh alam kuno Jepang, monster-monster, serta masyarakat-masyarakat rahasia dari negara lain.

Uchuu Kyodai (A-1 Pictures)

Diangkat dari manga karya Kodama Chuya, berkisah tentang sepasang kakak adik, cita-cita mereka untuk menjadi astronot, serta jalan kehidupan mereka yang berbeda untuk mencapainya.

Aku belum tahu banyak soal seri satu ini, tapi salah seorang kenalanku lumayan merekomendasikannya. Jadi kurasa ini salah satu seri baru yang layak diperhatikan.

Queen’s Blade: Rebellion (ARMS)

Seri Queen’s Blade baru yang akan penuh dengan cewek, aksi, dan fanservice. Ratu Aldra telah dikalahkan. Namun Leina, sang pemenang turnamen Queen’s Blade, akhirnya pergi dengan meninggalkan tahta yang telah dimenangkannya. Claudette menggantikannya dalam menduduki takhta. Namun meski pemerintahannya adil pada masa-masa awal, secara misterius perilakunya berubah dan ia turut menjadi tiran keji seperti halnya ratu terdahulu. Annelote, sang ksatria putri, mulai menggalang kekuatan untuk memulai pemberontakan demi menumbangkan kekuasaan Claudette sekaligus menjalankan turnamen Queen’s Blade kembali.

Tingkat fanservice dari seri-seri Queen’s Blade terdahulu itu parah. Parah dalam artian benar-benar parah. Tapi meski kuakui plot dan pemaparan karakternya dari dulu memang selalu terdengar menarik.

Jormungand (White Fox)

Mengetengahkan wanita yang menjadi pedagang senjata dunia hitam bernama Koko Hekmatyar dan rekan-rekannya, mereka didatangi seorang anak pendiam bernama Jonah yang bergabung dengan mereka untuk menemukan pedagang senjata yang bertanggung jawab atas pembantaian keluarganya.

Seri penuh aksi ini diangkat dari manga karya Takahashi Keitaro dan sudah diterbitkan di sini oleh Level. Ceritanya kurang lebih sejenis dengan seri lain macam Black Lagoon, dengan petualangan para tokoh utamanya mengunjungi berbagai belahan dunia. Sori, aku pribadi enggak mengikutinya.

Pretty Rhythm Dear My Future (Tatsunoko Production)

Seri Pretty Rhytm baru yang mengetengahkan mahou shoujo serta ice-skating.

Hahaha, aku tak mengikuti Pretty Rhytm Aurora Dream jadi aku tak tahu tentang seri ini lebih dari itu.

Nazo no Kanojo X (Hoods Entertainment)

Dikenal juga sebagai Mysterious Girlfriend X, seri ini memaparkan kisah cinta aneh antara remaja cowok Tsubaki Akira yang baik hati dengan pacarnya, Urabe Mikoto yang sangaaat misterius dan tak biasa; yang dengannya Tsubaki menjalin semacam… sebut saja, hubungan batin.

Aku tak mau mengeluarkan spoiler apa-apa, tapi sebenarnya aku lumayan terkesan oleh manga aslinya yang dibuat Ueshiba Riichi ini. Premisnya benar-benar aneh, dan mungkin agak menjijikkan. Tapi nuansanya relatif tulus, dan meski agak… yah, begitu, para karakternya terbilang bersih.  Seri ini menuturkan perkembangan hubungan para tokoh utama seiring dengan semakin dalamnya mereka mengenal diri masing-masing.  Aku agak terkejut bahwa Hoods Entertainment yang menanganinya sih.

Acchi Kocchi (AIC)

Didasarkan atas manga karya Ishiki, ini seri komedi sederhana yang mengetengahkan kekonyolan sekelompok teman dari sejumlah kelas. Tokoh utamanya, Otonashi Io, adalah seorang cowok baik hati. Ia senantiasa ditemani Miniwa Tsumiki yang petite, tsundere, dan sangat naksir padanya, beserta teman-teman iseng mereka yang lain.

Ini jenis gag comedy yang leluconnya relatif berat di percakapan para tokohnya. Kalau kalian menganggap para karakternya menarik, bisa jadi kalian tertarik dengan tontonan ringan ini.

Jewel Pet Kira*Deco–! (Studio Comet)

Seri Jewel Pet baru yang dengan demikian mengenalkan pula jenis-jenis Jewel Pet baru dari Sanrio. Belum ada detil tentang ceritanya, tapi biasanya seputar seorang gadis manusia yang menjadi tokoh utama, Jewel Pet yang menjadi partnernya, serta sekolah sihir yang keduanya mesti jalani di Jewel Land.

Kali ini, kurasa aku takkan salah dengan mengatakan ini anime yang lebih diperuntukkan untuk anak-anak perempuan. Mana Ashida yang menyanyikan lagu pembuka dan penutupnya.

Sengoku Collection (Brain’s Base)

Belum ada kejelasan soal ceritanya, tapi ini adaptasi anime dari permainan TCG(?) yang mengadaptasi tokoh-tokoh era Sengoku sebagai gadis-gadis manis (seperti yang pernah dilakukan Sengoku Otome). Sepertinya akan berhubungan dengan persaingan untuk mengumpulkan enam harta pusaka yang bila dikumpulkan, dapat membebaskan ‘Dewa Kartu Perang’ yang tersegel…

Belum banyak yang kutahu soal yang satu ini, meski ada salah seorang temanku yang sepertinya… menantikannya. Satu hal menarik tentang anime ini adalah keterlibatan Keiji Gotoh (Kidou Senkan Nadesico, Gatekeepers) di dalamnya sebagai sutradara.

—————————————

Ada beberapa judul lain, tapi kurasa yang menonjol baru yang di atas saja. Selebihnya, ada beberapa seri anime flash. Tapi kejelasan soal ceritanya belum aku dapatkan.

Dari segi OVA/ONA, aku paling baru mendengar Upotte!! yang mengadaptasi berbagai senjata api terkenal dalam bentuk cewek-cewek cantik. Belakangan aku juga dengar ada OVA dari seri drama cinta remaja Kimi no Iru Machi yang kelihatannya lumayan disukai. Serta, yang mungkin paling menonjol, Ozma, yang merupakan karya terkini dari Leiji Matsumoto (aku akan memperhatikan ini).

Ngomong-ngomong film layar lebar pertama Tiger & Bunny juga akan keluar dalam waktu dekat ini.

Selebihnya akan kukabari lagi nanti.

(Dari ANN dan situs-situs biasa)


About this entry