Distance to a Kiss

Belum lama ini, aku membaca Distance to a Kiss (judul asli: Kiss Made no Kyori, terjemahannya kurang lebih berarti: ‘jarak untuk mencapai sebuah ciuman’) karya Yoshinaga Yuu yang diterbitkan oleh mnc. Ya, ya, ini komik shoujo, dan ini satu lagi saat aneh ketika aku sedang merasa ingin membaca komik-komik cinta untuk remaja cewek.

Ceritanya tentang seorang gadis remaja yang bernama Yuzuha yang telah lama memendam rasa cinta pada Kaji, sahabat karib semenjak SD dari saudara kembar Yuzuha yang cowok, Suguru. Tatkala Yuzuha mendapati dirinya sekelas dengan Kaji sesudah sama-sama masuk SMA, ia dilanda kebingungan tentang bagaimana ia menghilangkan jarak antara mereka berdua, yang telah terbentuk oleh lamanya waktu mereka jarang berjumpa.

Seperti biasa, aku suka cara penggambaran artwork-nya Yoshinaga-sensei. Cuma, bila dibandingkan dengan Sinful Love, kumpulan cerita pendek beliau yang benar-benar kuanggap istimewa, komik one-shot ini menurutku masih terbilang biasa, baik dari segi gambar maupun cerita.

Berbeda dari Suguru yang outgoing dan gaul, Yuzuha terkesan polos dan pemalu. Dan aku jadi merasa agak aneh saja dengan segala interaksinya dengan Kaji. Mungkin karena tak banyak kesamaan di antara mereka yang ditampilkan. Dalam perkembangannya, cerita mengangkat pertanyaan soal adanya sisi-sisi Kaji yang tak diketahui Yuzuha, yang luput diketahuinya sekalipun mereka telah lama saling mengenal. Hal ini terutama berkaitan dengan masa SMP Kaji dan rumor tentang hubungannya bersama seorang gadis lain bernama Mukai.

Konflik ini sama sekali enggak buruk, tapi di sisi lain tak bisa dibilang mengesankan juga. Sinful Love dulu menampilkan cerita-cerita yang pendek tapi entah gimana berkesan kuat. Sedangkan Distance to a Kiss itu… hmm. Karakterisasi tokoh Kaji dan Suguru sebagai cowok juga agak terlalu ‘khas’ komik cewek.

Oke deh. Aku akui bahwa meski aku telah menjadi penggemar karya-karyanya, belum banyak karya Yoshinaga-sensei yang telah kubaca gara-gara aku selalu kehabisan komiknya di toko buku. Komik Distance to a Kiss ini pun kubeli karena resolusiku untuk langsung membeli karyanya kapanpun aku menemukannya. Biar enggak sampai kehabisan lagi.

Desain sampulnya juga untuk suatu alasan sayangnya kurang menonjol. Ini cuma aku atau memang terkadang kualitas penataan sampul komik mnc agak turun-naik?

Yah, gimanapun, demikian ulasan komik cewek yang kubeli secara random(?) kali ini.

Kayak biasa, kalau ada yang punya rekomendasi komik cewek lain yang menarik, tolong kabari ya. Kalau bisa, jangan yang terlalu gelap.


About this entry