Ring of Gundam

Beberapa hari lalu, aku berkunjung ke salah satu situs Gundam langgananku dan untuk pertama kalinya tahu tentang proyek ini.

Ring of Gundam adalah sebuah video animasi CG pendek yang pertama ditampilkan pada Gundam Big Expo pada tahun 2009. Yang membuat video ini istimewa adalah kenyataan bahwa video ini disutradarai oleh Yoshiyuki Tomino, bapak pencipta asli seri ini, dan dengan demikian menjadikan ini karya terkini beliau sesudah proyek film kompilasi layar lebar Mobile Suit Zeta Gundam: A New Translation.

Ceritanya, agak susah dijabarkan karena tak terlalu kumengerti. Tapi berdasarkan informasi yang kuperoleh dari Zeonic Republic, garis besarnya adalah sebagai berikut.

Berlatar di penghujung masa Universal Century, pasukan Federasi Bumi yang dulu runtuh dikisahkan telah dibentuk kembali. Pembentukan ini adalah demi melindungi industri-industri baru yang berdiri kembali dari ancaman EX, koloni luar angkasa terakhir yang masih tersisa dan sebelumnya digunakan sebagai tempat pembuangan penjahat. Diceritakan bahwa pada masa ini terdapat Ring Colony, sebuah superstruktur raksasa berbentuk cincin, yang merupakan peninggalan terakhir yang masih tersisa dari era koloni-koloni luar angkasa.

Lalu pada suatu masa, ditemukan sesuatu yang disebut Beauty Memory berbentuk lempengan batu di sebuah gunung di Bumi yang dikatakan menyimpan kenangan seluruh umat manusia dari abad sebelumnya. Lalu ada pasukan yang dipimpin Kapten Glenn dari Skull Unit yang ditugaskan pergi ke Ring Colony, karena di dalamnya terkandung sesuatu yang disebut Warisan Amuro yang konon menjadi kunci mengakses Beauty Memory. Sang tokoh utama yang bernama AG (‘Eiji’) adalah anggota Skull Unit yang bertemu seorang perwira wanita EX bernama Yuria yang membuatnya sadar akan arti Beauty Memory yang sesungguhnya. AG dengan bantuan Yuria kemudian memutuskan mengkhianati timnya agar Warisan Amuro (yang berbentuk Gundam) dan Beauty Memory tidak disalahgunakan.

…Atau setidaknya, itulah yang kukira bisa kutangkap dari cerita ini.

Beauty Memory sendiri dikatakan merupakan rekaman penuh kesedihan dari umat manusia, dan Ring Colony ternyata merupakan wadah terakhir umat manusia untuk berpindah ke tata surya baru yang lebih muda dan sekaligus menjadi harapan terakhir yang masih tersisa dari umat manusia. Argh, entahlah. Aku tak bisa memahami lebih dari itu.

Tetapi berbicara soal teknis videonya sendiri, ini benar-benar merupakan video pendek yang enak dilihat. Ada desain ulang dari Gundam pertama Amuro yang kini berwarna putih yang terus terang benar-benar terlihat keren.

Aku dengar rumor-rumor aneh yang mengatakan bahwa sekalipun kini sudah beredar di Web, video ini sebelumnya berusaha untuk dibatasi hanya di wilayah Jepang saja. Jadi bisa dibilang, ini jelas-jelas bukan sebuah proyek komersil. Hanya sebuah… entah ya? Pesan abstrak dari sang sutradara mengenai pandangannya terhadap waralaba ini secara menyeluruh? Yang pasti, sempat ada ide untuk membuat sebuah video Gundam live-action (ala G-Saviour). Cuma batal, dan jadilah video ini.

Seperti halnya dengan Turn A Gundam, Tomino-sensei sepertinya berusaha mendorong kita untuk melepaskan masa lalu, membebaskan diri dari pengaruh ‘Gundam,’ dan memfokuskan diri dalam membangun karya-karya baru. Get a life! Mungkin kurang lebih seperti itu.

Pesan abstrak beliau sepertinya kurang begitu ditanggapi, mengingat hanya dalam seminggu lagi ada sebuah proyek Gundam baru yang akan diumumkan oleh Sunrise. Tapi, yah, asal berbobot, aku tak akan banyak mengeluh soal ini sih.

Tapi iya sih, kalau aku mencoba memandang dari sisi kreatif, video ini benar-benar meninggalkan nuansa aneh yang agak bikin kita bilang ‘WTH?’ Sebenarnya apa makna dari video pendek ini sih? Dengan gaya khas Tomino-sensei, sepertinya kita tetap bebas mengintepretasikannya dengan cara masing-masing.

Uh, aku pribadi merasa ini agak gimanaa gitu. Tapi ya sudahlah. Toh apa yang dipaparkan video ini bukan sesuatu yang benar-benar penting.


About this entry