Anime Baru Musim Semi 2011

Banyak yang terjadi antara 2010 dan 2011. Jadi aku benar-benar tak sempat menulis sebanyak yang kuharapkan.

Tapi terlepas dari itu, sepertinya terjadi tren peningkatan kualitas berkenaan judul-judul anime yang akan keluar pada spring tahun ini. Jumlah judul baru yang keluar terhitung banyak, dan anime bergenre drama kelihatannya akan lumayan dominan.

Maria-Holic: Alive (SHAFT)

Kelanjutan dari Maria-Holic yang lumayan menuai sensasi beberapa tahun lalu. Bagi yang belum tahu, ceritanya tentang cewek bernama Kanako Miyamae yang masuk ke SMA khusus perempuan karena anti terhadap cowok dan (merasa?) hanya suka terhadap cewek.  Tapi di luar bayangannya, Mariya Shidou, cewek idola yang kemudian ditaksirnya di sekolah ini ternyata sama sekali bukan cewek…

Aku belum pernah menonton season pertamanya. Tapi aku sering denger kalau anime komedi ini memiliki cerita lumayan heboh. Omong-omong, aku jadi inget pas suatu ketika temanku nemu file MP3 lagu pembuka seri ini, dan seisi warnet dalam sekejap langsung dibuat senyap pada saat dia mainin.

Ano Hi Mita Hana no Namae o Boku-tachi wa Mada Shiranai

Berkisah tentang sekelompok teman masa kecil yang kini terpisah sesudah beranjak dewasa. Aku masih belum tahu detil pastinya, tapi sang tokoh utama yang kini hikkikomori dikisahkan harus menemukan kembali teman-teman lamanya yang telah terpisah ini untuk suatu alasan yang benar-benar penting.

Desain karakternya buatku menarik. Dari premisnya, kelihatannya ini akan menjadi seri drama yang lumayan solid. Aku lumayan tertarik buat yang satu ini.

Lotte no Omocha! (Diomedea)

…Tentang seorang putri succubus berusia 10 tahun, Astarotte Ygwar, yang diharuskan memiliki harem-nya sendiri untuk mempertahankan kecantikan dan kemudaannya. Tapi dirinya benci lelaki, dan hanya bersedia memiliki harem jika ada anak manusia lelaki bergabung.

Untuk yang satu ini, kayaknya aku enggak bisa berkomentar.

Moshidora (Production I.G.)

Berkisah tentang manajer klub baseball SMA Hodokubo Tokyo, Kawashima Minami, yang berupaya meningkatkan kemampuan timnya dengan mengacu pada buku panduan manajemen karangan Peter Drucker yang terkenal.

Mungkin karena pengaruh Ookiku Furikabute yang sempat kulihat di Animax, atau manga-manga Adachi Mitsuru yang kubaca belakangan, entah bagaimana aku jadi lumayan tertarik dengan seri-seri dengan tema tentang baseball. Kalau tak salah, seri ini juga diangkat dari sebuah novel, jadi kualitas konsepnya kurang lebih bisa dijamin. Sesudah seri ini, kurasa aku mulai bisa memahami jenis-jenis cerita yang akan Production I.G. angkat sebagai anime belakangan.

Steins;Gate (White Fox)

Diangkat dari salah satu game keluaran Nitroplus, sekelompok teman di Akihabara dikisahkan menemukan suatu cara untuk mengirimkan pesan-pesan teks ke masa lalu. Pencapaian mereka kemudian menarik perhatian sebuah organisasi misterius bernama SERN, yang menyelidiki suatu metode untuk melakukan perjalanan lintas waktu, dan kelompok teman ini pada akhirnya harus menyelamatkan diri mereka sebelum organisasi ini menangkap mereka terlebih dahulu.

Katanya seri ini akan menjadi thriller fiksi ilmiah yang menyerupai Chaos:Head. Dengan studio sekaliber White Fox menanganinya, kurasa ini akan menjadi salah satu seri paling menonjol di musim semi mendatang.

Sket Dance (Tatsunoko Productions)

Diangkat dari manga karya Shinohara Kenta yang diserialisasi di majalah Weekly Shonen Jump milik penerbit Shueisha, seri ini berkisah tentang tiga sekawan: Bossun, Himeko, dan Switch; yang tergabung dalam klub Sket Dan di SMA Kaimei, yang pada dasarnya merupakan sebuah ‘klub serbaguna’ yang menerima bantuan para warga sekolah lain untuk menyelesaikan berbagai persoalan.

Ide cerita seri ini memang tak terlalu menonjol. Tapi seri ini benar-benar telah meraih kalangan penggemarnya tersendiri berkat beragam ide kocak yang ditampilkan di dalamnya. Manga-nya memiliki jalan cerita yang lumayan episodik, dan meski genre utamanya adalah komedi yang agak-agak konyol, sisi-sisi dramanya terbukti bisa jadi lumayan menyentuh. Aku masih belum punya bayangan penggarapannya ke dalam bentuk anime akan jadi kayak apa.

Denpa Onna to Seishun Otoko (SHAFT)

Mengisahkan tentang pemuda bernama Niwa Makoto dan sepupunya, Touwa Erio, yang pada suatu waktu pernah menghilang selama setengah tahun sebelum ditemukan tengah mengapung di laut. Erio menyatakan dirinya tak bisa ingat apa-apa selama masa saat dirinya menghilang, dan mulai bertingkah aneh saat menduga bahwa dirinya sebelumnya telah diculik oleh alien.

Aku masih belum tahu banyak soal yang satu ini. Tapi dari gelagatnya sejauh ini, seri ini akan menjadi tipikal anime buatan SHAFT yang menampilkan tokoh-tokoh aneh dengan muatan-muatan fanservice.

Ore-tachi ni Tsubasa wa Nai (nomad)

Diangkat dari salah satu game dewasa keluaran Navel, berkisah tentang musim dingin di kota Yanagihara dengan tokoh-tokohnya yang berupaya menemukan cinta dan kebahagiaan.

Aku juga belum tahu banyak untuk yang satu ini. Kabar yang beredar mengatakan ini akan menjadi seri yang menyerupai Shuffle! yang merupakan buatan Navel juga. Bayangkanlah kombinasi tokoh-tokoh cewek imut, drama yang pekat, dan sedikit kekonyolan di awal cerita. Tapi membuatnya mampu menyamai kesuksesan Shuffle! kurasa sama sekali tak akan mudah.

A Channel (Studio Gokumi)

Dibuat berdasarkan seri manga 4-kotak karya Kuroda BB di majalah Manga Time Kirara Carat dari penerbit Houbunsha, berkisah tentang keseharian empat gadis remaja Run, Tooru, Yuuko, dan Nagi, yang memiliki sifat yang berbeda-beda.

Aku belum tahu banyak soal yang satu ini. Yang pasti diketahui tentangnya baru sisi komedinya yang ringan. Aku sendiri mendapat kesan yang mengingatkanku pada Mitsudomoe.

Hidan no Aria (J.C. Staff)

Dibuat berdasarkan seri light novel karya Akamatsu Chuugaku, berkisah tentang remaja bernama Kinji Tooyama yang menyimpan sebuah rahasia, dan pertemuannya dengan H. Aria Kanzaki, Butei legendaris, di SMA Butei yang melatih murid-muridnya untuk menjadi Butei–detektif bersenjata.

Kudengar ini sebuah seri sarat aksi yang ditangani orang-orang yang membuat Yumekui Merry. Karakterisasinya menurutku kurang menarik. Tapi Yumekui Merry berkembang menjadi seri yang kualitasnya melebihi bayanganku, jadi kurasa seri ini memiliki potensi yang lumayan layak untuk dipertimbangkan.

TWGOK 2 (Manglobe)

Kelanjutan petualangan Katsuragi Keima dalam memikat hati para gadis demi memerangkap para iblis sekaligus menyelamatkan dirinya sendiri dari ancaman kematian. Ia masih membenci gadis-gadis 2D, dan ia masih akan ditemani ‘adik’ perempuannya, Elcie, dalam kelanjutan seri yang diangkat dari manga terkenal ini.

Aku melewatkan season pertama Kaminomi pada musim panas lalu, tapi aku banyak mendengar komentar lumayan tentangnya. Aku terkesan karena Manglobe tetap mempertahankan kualitas teknis mereka untuk seri yang ringan seperti ini. Mungkin eksekusinya akan lebih baik dalam musim kali ini.

Tono to Issho Gantai no Yabou (Gathering)

Kelanjutan seri komedi tentang kelucuan para jendral terkenal Jepang di era Sengoku.

Ini… seri yang sulit dinikmati orang yang tak mendalami sejarah Jepang, jadi sayangnya aku tak bisa berkomentar banyak tentangnya.

Deadman Wonderland (Manglobe)

Diangkat dari manga hit karya Jinsei Takaoka dan Kazuma Kondo, berkisah tentang perjuangan seorang anak SMP bernama Ganta Igarashi yang sesudah mengalami sebuah kejadian gila tak masuk akal, dituduh telah membantai seluruh teman sekelasnya seorang diri, hingga akhirnya ia dipenjara di institusi paling menakutkan sepanjang sejarah: Deadman Wonderland. Ganta berupaya menemukan suatu cara untuk membuktikan bahwa dirinya tak bersalah. Namun kejadian-kejadian aneh yang dialaminya tak berhenti sampai sana…

Seri ini dikenal dengan alur ceritanya yang suram, adegan-adegan aksinya yang dramatis, serta karakter-karakternya yang ‘separuh’ psikopat. Ada jalinan misteri dan konspirasi di dalamnya, ditambah bumbu-bumbu kekuatan super. Aku tak yakin semua orang akan suka temanya. Bagaimanapun, kurasa ini tetap salah satu seri yang akan menonjol pada musim semi yang akan datang.

Ao no Exorcist (A-1 Pictures)

Diangkat dari manga shonen karya Kazue Kato, berkisah tentang remaja yatim piatu Okumura Rin yang pada suatu ketika mendapati bahwa dirinya adalah putra Satan. Sesudah pengorbanan ayah angkatnya, Rin mengambil keputusan besar untuk melanjutkan sekolah di True Cross Academy demi mempelajari cara mengendalikan kekuatan iblis yang bersemayam dalam dirinya, sekaligus menjadi exorcist legendaris seperti ayah angkatnya. Rin berkenalan dengan teman-teman baru, mengetahui kenyataan yang sesungguhnya tentang dunia di sekitarnya, sekaligus berupaya menempatkan diri di antara berbagai pihak yang memiliki kepentingan terhadapnya.

Sejujurnya, versi manga seri ini biasa-biasa saja bila menilik dari segi ide dan plot. Tapi harus kuakui memang ada sesuatu yang membuatnya agak istimewa dibandingkan kebanyakan seri shonen lainnya. Menurutku pribadi, seri ini sedikit banyak memiliki kombinasi elemen-elemen dari D.Gray Man, Shaman King, dan Nurarihyon no Mago. Promonya gencar. Lalu asal penggarapannya tepat, seri ini bisa menjadi sesuatu yang benar-benar bagus.

Ring ni Kakero 1: Sekai Takai-hen (Toei Animation)

Sekuel versi animasi dari seri olahraga tinju karya pembuat asli Saint Seiya. Team Golden Japan Jr. berhadapan dengan lawan-lawan baru saat mereka akhirnya memasuki kompetisi internasional Kejuaraan Tinju Junior Dunia.

Buat yang belum tahu, ini tipikal seri animasi aksi macho berdarah panas, yang dipenuhi berbagai adegan pertarungan yang agak-agak tak masuk akal. Tapi ini cukup seru bagi yang suka kok. (Yay, ini akan tayang di Animax.)

Gintama 2 (Sunrise)

Kelanjutan petualangan Sakatoki Gintama dalam mencari penghidupan, di era ketika Jepang telah diserbu alien yang menyingkirkan kasta samurai sekaligus menguasai sebagian besar lapangan pekerjaan.

Aku masih belum tahu apakah seri ini akan mencapai lebih dari seratus episode lagi. Tapi harapkanlah seri komedi aksi yang khas ala Gintama.

Showa Monogatari (Wao World)

Mengisahkan tentang keseharian keluarga Yamazaki yang hidup di Tokyo pada tahun Showa 39 (1964 Masehi), ketika Jepang menjadi tuan rumah Olimpiade musim panas.

Seri ini merupakan drama kehidupan/sejarah yang sangat solid. Kudengar presentasinya biasa-biasa saja. Tapi konsepnya kuat dan detil latarnya teramat akurat. Tiga episode pertamanya untuk suatu alasan sudah keluar terlebih dulu keluar selama beberapa waktu.

Tiger & Bunny (Sunrise)

Anime baru yang menerapkan kebijakan Character Placement, yang memungkinkan para sponsor menempatkan logo-logo mereka pada karakter-karakter yang tampil. Berlatar di masa depan di mana manusia-manusia berkekuatan super telah muncul, dan status mereka sebagai superhero ditampilkan dalam sebuah reality show di mana mereka bersaing dalam hal aksi dan kepopuleran.

Jujur saja, aku benar-benar belum tahu ini akan seperti apa. Tapi mengingat Sunrise yang buat, bisa dipastikan bahwa aspek presentasinya akan bagus.

Danball Senki (OLM)

Diangkat dari sebuah game PSP, sang tokoh utama memainkan permainan yang di dalamnya para peserta bisa membuat dan mempertarungkan semacam mini robot yang disebut LBX.

Baru segitu yang aku tahu. Tapi ada indikasi bahwa para staf yang bekerja di belakangnya bukan orang-orang yang akan main-main.

Kampfer Fur die Liebe (nomad)

Kelanjutan seri Kampfer, tentang seorang cowok yang terpilih untuk mendapatkan semacam kekuatan khusus yang harus digunakannya untuk melawan sesama pengguna kekuatan lain. Hanya saja, kekuatan tersebut hanya dapat digunakan oleh mereka yang berjenis kelamin cewek.

Aku tak mengikuti season pertamanya, jadi aku tak tahu banyak tentang detilnya. Intinya, ini anime fanservice dengan adegan-adegan pertarungan. Terus terang, aku juga merasa ada sesuatu yang benar-benar tak beres dengan judulnya. Di sisi lain, kudengar kelanjutan ini hanya akan sepanjang 2 episode, jadi sangat mungkin ada peningkatan kualitas yang drastis darinya.

Toriko (Toei Animation)

Diangkat dari manga di Weekly Shonen Jump, berkisah tentang Toriko, seorang Bishokuya (penyedia bahan masakan), yang dengan kekuatan dan kehebatannya menjelajahi dunia untuk menemukan bahan-bahan makanan langka yang dibutuhkan untuk menciptakan masakan-masakan terbaik di dunia.

Sesudah OVA, versi seri TV dari seri ini akhirnya dibuat, namun konon oleh staf yang berbeda. Selebihnya, aku tak tahu apa-apa lagi tentang seri ini.

Sekai-ichi Hatsukoi (Studio DEEN)

Berkisah tentang Onodera Ritsu yang memutuskan ganti profesi sebagai editor di penerbitan Marukawa Shoten. Tapi ia kelabakan saat mengetahui kepala editor kejam yang menjadi atasannya adalah orang yang pernah memiliki masa lalu dengannya, dan membuatnya dengan enggan harus berurusan dengan persoalan cinta lagi.

Sebuah drama kehidupan ala josei, yang kurasa sedikit banyak akan serupa dengan Junjou Romantica. (Err… ini BL)

Hoshizora e Kakaru Hashi (Dogakobo)

Tentang Kazuma yang baru memasuki sekolahnya yang baru, tapi terlibat sebuah kecelakaan yang membuatnya terlibat persoalan cinta dengan beberapa gadis sekaligus.

Kurasa ini tipikal komedi romantis moe.

30-sai no Hoken Taiiku (Gathering)

Dibuat oleh orang-orang yang membuat Tono to Issho, seri ini merupakan semacam seri panduan bagi pria-pria berusia 30an tahun (di Jepang) dalam soal kesehatan dan tata cara menjalin hubungan.

Entah ya. Siapa tahu ini bisa jadi sesuatu yang informatif?

[C] THE MONEY OF SOUL AND POSSIBILITY CONTROL (Tatsunoko Productions)

Sebuah kisah tak lazim berlatar di Jepang yang nyaris hancur karena kebobrokan ekonomi, kalau bukan berkat Sovereign Wealth Fund yang telah menyelamatkan pemerintahannya. Sang tokoh utama, Kimimaro, hanyalah seorang pelajar berbeasiswa yang tak ingin terjatuh ke dalam kemelaratan kehidupan, sampai ia berjumpa seorang pria yang secara tak langsung menuntunnya ke wilayah misterius yang disebut Distrik Finansial.

Seri ini merupakan karya orisinal dari gabungan staf yang benar-benar kuat. Dengan jumlah episode yang tak banyak, orang-orang yang menyukai seri-seri padat dan penuh intrik macam Higashi no Eden kurasa akan jatuh cinta pada seri ini. Meski demikian, aku sendiri juga masih belum punya bayangan ini persisnya akan menjadi seperti apa.

Yu-Gi-Oh! Zexal (Studio Dice)

Seri Yu-Gi-Oh! baru yang mengetengahkan sebuah bentuk kehidupan misterius baru yang bernama Astral.

Aku sudah lama tak mengikuti franchise ini. Jadi ada banyak yang masih belum kuketahui soal perkembangannya. Tapi ada sejumlah bocoran yang mengindikasikan seri ini akan memiliki alur cerita yang lebih baik dari seri Yu-Gi-Oh! yang biasa. Seperti biasa, bentuk permainan baru (exceed summon?) yang mengiriringi dikeluarkannya jenis-jenis kartu baru akan ditampilkan dalam seri baru ini.

Hana-Saku Iroha (P.A. Works)

Mengetengahkan seorang gadis remaja bernama Matsumae Ohana yang memutuskan untuk pindah dari Tokyo dan berujung sebagai pekerja di penginapan sebuah rumah pemandian air panas di pedesaan. Seri ini bercerita tentang berbagai pengalaman dan impian yang ditemukannya bersama gadis-gadis remaja lain yang turut bekerja di tempat tersebut.

Aku belum tahu banyak soal seri ini. Tapi nampaknya ini lagi-lagi akan menjadi seri drama kehidupan yang solid.

X-Men (Madhouse)

Adaptasi animasi ketiga Madhouse terhadap salah satu seri komik Marvel ternama. Bagi yang belum tahu, seri ini mengetengahkan kelompok manusia mutan pimpinan Professor X dalam menghadapi diskriminasi dari manusia-manusia bumi yang ‘biasa’ sekaligus menemukan tempat di mana mereka bisa hidup.

Seri ini disebut-sebut sebagai adaptasi seri Marvel paling dinanti oleh penggemar. Madhouse dikabarkan telah mendapat kebebasan penuh untuk mengintepretasi ulang semua tokoh ini. Meski Iron Man mengecewakan, Wolverine yang masih berlanjut dipandang penggemar masih menjanjikan. Sehingga hasil akhir adaptasi ini menuai banyak antisipasi.

Appleseed XIII (Production I.G.)

Didasarkan pada manga sains-fiksi Masamune Shirow, berlatar di abad 22 di bumi yang telah tandus akibat peperangan berkepanjangan. Mengetengahkan pasangan kekasih Deunan dan Briareos dalam menjalani kehidupan mereka sebagai anggota pasukan elit ESWAT yang melayani pemerintahan Olympus.

Sejujurnya, aku tak tahu banyak tentang Appleseed. Tapi ini akan berbeda dari movie-nya, karena dibuat secara khusus untuk seri TV. Animasinya sepertinya masih akan dahsyat, BTW. Dengan cerita yang diwarnai oleh banyak aksi dan intrik.

Hyouge Mono (Bee Train)

Berlatar di era Sengoku Jidai, seri ini berkisah tentang Furuta Sasuke, seorang pengikut Oda Nobunaga, yang menempuh jalan hidup Hyouge Mono karena obsesinya terhadap upacara adat minum teh yang diyakininya dapat menjadi kunci pembuka kehidupan yang lebih baik.

Premis cerita yang sangat tak lazim dari seri ini dengan cepat menarik perhatian banyak kalangan. Masih belum ada gambaran pasti seri ini akan seperti apa. Tapi dari gelagatnya, sangat mungkin ini akan menjadi sebuah seri bagus yang jenisnya belum pernah ada sebelumnya.

Nichijou (Kyoto Animation)

Sebuah seri ringan yang berlatar di sebuah sekolah yang sama sekali tak lazim. Premis ceritanya… sulit dijabarkan. Pokoknya, bayangkan tokoh-tokoh imut, kehidupan sehari-hari (yah, kurang lebih itu arti judul seri ini), dan perkembangan kejadian yang nyaris tak masuk akal.

Kabar menyebutkan bahwa ini sebuah anime komedi yang memiliki eksekusi yang benar-benar bagus. Staf terbaik KyoAni yang menanganinya, dan garis besar detilnya agak dibatasi. Bisa jadi ini sebuah seri yang akan melebihi bayangan setiap orang.

Metal Fight Beyblade 4D (Tatsunoko Productions, Synergy SP)

Kelanjutan Metal Fight Beyblade. Ginga dan kawan-kawannya konon akan berhadapan dengan kelompok musuh baru selain Dark Nebula yang hendak menguasai dunia.

Berbeda dari Yu-Gi-Oh, aku tak mengikuti perkembangan seri ini. Tapi sepertinya ada kalangan anak-anak tertentu di Jepang yang sangat menggemarinya.

Jewel Pet Sunshine (Studio Comet)

Season ketiga dari anime mahou shoujo tentang binatang-binatang Jewel Pet dan rekan-rekan manusia mereka dari dunia sihir Jewel Land.

Nampaknya ini anime mahou shoujo yang ditujukan bagi anak-anak perempuan. Kudengar  ini adalah season ketiga, tapi aku baru pertama dengar tentang waralaba ini, jadi aku sama sekali tak tahu apa-apa tentangnya sebelumnya. Ini adalah hasil kolaborasi Sanrio dan Sega, jadi kau bisa bayangkan hal-hal yang imut-imut. Detil cerita untuk musim ini sama sekali masih belum ada.

Seikon no Qwaser II (Taki Corporation, Hoods Entertainment)

Kelanjutan petualangan Sasha, Qwaser terbuang yang mendapatkan kekuatannya dari air susu perempuan.

Jujur saja, demi kebaikan kalian, terlepas dari segala intrik dan aksinya, seri ini lebih baik dijauhi saja. Tapi bila kau terlanjur suka dengan season pertama…

Suzy’s Zoo Daisuki! Witzy (Digital Media Lab)

Adaptasi anime dari merk kartu ucapan Suzy’s Zoo buatan ilustrator San Diego, Suzy Spafford. Ceritanya akan seputar bebek bernama Witzy dan teman-teman bonekanya di halaman belakang rumah tempat tinggalnya.

Kelihatannya ini seri anime anak-anak yang didasarkan dari gambar-gambar ilustrasi Suzy Spafford. Beliau (dan bebek Witzy yang dibuatnya) lumayan terkenal kok. Sebaiknya kau melihat dulu gambar-gambarnya di Internet untuk bisa tahu daya tarik seri ini ada di mana. Aku pribadi merasa ini akan menjadi jenis seri animasi untuk anak-anak yang sudah lama tak kulihat.

Sengoku Otome – Momoiro Paradox (TMS Entertainment)

…Didasari serangkaian permainan pachinko, seri ini merupakan reimajinasi ulang dari periode Sengoku Jepang dengan menghadirkan para jendralnya sebagai tokoh-tokoh perempuan.

Kurasa ini lagi-lagi adalah sesuatu seperti Ikkitousen, Koihime Musou, dan Hyakka Rouran Samurai Girls. Belum banyak yang aku ketahui tentangnya juga.

Sofuteni (Xebec)

Diangkat dari manga karya Ryo Aduchi, berkisah tentang keseharian suatu kelompok tenis putri di sebuah SMP.

Singkat kata, aku dengar ini seri yang ecchi. Belum banyak info yang kuketahui tentangnya juga.

Pretty Rythm Aurora Dream (Tatsunoko Production)

Berkisah tentang gadis bernama Amamiya Rizumu yang berpartisipasi dalam Prism Show, suatu kompetisi olahraga yang mengkombinasikan tarian dan skating. Mereka yang berpartisipasi harus mengumpulkan Prism Stone berbentuk hati yang akan mereka dapatkan setiap kali memenangkan sebuah permainan.

Ini lagi-lagi sebuah seri yang diangkat dari game, dan kelihatannya akan menjadi seri shoujo yang lumayan mencolok. Aku tak tahu mengapa, tapi desain karakternya di mataku terlihat lumayan menarik…

Dog Days (Seven Arcs)

Sebuah seri fantasi yang mengetengahkan Sink, anak lelaki  yang telah dipanggil dari dunia lain oleh Putri Millnoire dari Biscotti Republic, untuk menjadi ksatria yang melindungi kerajaannya dari ancaman negeri tetangga Garret.

Ini salah satu judul yang agak ‘mencurigakan’ untuk musim ini karena premisnya yang terdengar sangat standar, serta desain karakternya yang bermata besar. Semula kusangka ini adaptasi dari sebuah game bishoujo. Tapi entah ya. Studio yang membuatnya nampaknya juga termasuk studio baru.

Happy Kappy

Diangkat dari shoujo manga karya Mizuho Rino, berkisah tentang Kinoshita Suguru, gadis sembilan tahun yang memiliki kegemaran membuat perhiasan aksesorisnya sendiri. Suguru pada suatu ketika menemukan sebuah batu misterius yang kemudian mempertemukannya dengan makhluk ajaib bernama Kappy, yang sebenarnya adalah pangeran berusia tiga tahun dari Kapimeshia.

Belum banyak detil yang telah diketahui untuk yang satu ini. Seperti Jewel Pet, kurasa ini seri shoujo yang ditujukan bagi anak-anak perempuan yang berusia muda.

Fireball Charming (Jinni’s Animation Studios)

Serangkaian episode pendek berdurasi dua menit yang mengetengahkan peperangan antar robot. Tapi ini komedi kok.

Sebagai kelanjutan Fireball, seri ini cukup menarik perhatian mereka-mereka yang memperhatikan perkembangan animasi 3D.

Honto ni Atta! Reibai-sensei

Seri komedi horor yang mengetengahkan Kibayashi-sensei, seorang guru yang memiliki kemampuan mengusir roh dan memiliki kebiasaan untuk berbicara dengan orang-orang mati. Dikatakan beliau tahu segalanya tentang ‘dunia sana,’ tapi sama sekali tidak tahu apa-apa tentang ‘dunia sini.’

Diangkat dari seri manga 4-kotak karya Matsumoto Hidekichi. Belum banyak yang diketahui tentang yang satu ini.

Hen Zemi (Xebec)

Berkisah tentang rangkaian seminar ‘keabnormalan’ yang dipimpin Profesor Meshiya Kenji, yang mengeksplorasi berbagai topik mesum yang sebenarnya gila. Tokoh utamanya adalah mahasiswi polos bernama Matsutaka Nanako, yang untuk suatu alasan berakhir sebagai salah satu peserta seminar ini.

Bagi yang belum tahu, ini sebuah seri ‘sakit’ yang bisa membuat sebagian orang jijik. Bukan sesuatu yang dapat dinikmati oleh kebanyakan orang. Tapi ini bisa menjadi menarik bagiorang-orang tertentu yang tak berkeberatan dengan temanya. Eh? Tentu saja aku juga sedikit tertarik tentangnya.

Yondemasuyo! Azazel-san (Production I.G.)

Berkisah tentang keseharian Azazel Atsushi, setan kelas rendah yang telah dipanggil untuk bekerja di kantor detektif swasta Akutabe.

Seri komedi yang secara mengejutkan ditangani oleh Production I.G.. Menilik nama sutradara yang berada di balik pembuatannya, ini bisa menjadi sebuah seri yang benar-benar bisa mengocok perut. Nampaknya akan sejenis dengan Ika Musume dan Hare Guu.

Gyakkyou Burai Kaiji – Hakairoku-hen (Madhouse)

Bab baru dari Kaiji, seri menegangkan tentang penjudi terkenal dengan taruhan-taruhannya yang mencengangkan.

Aku belum pernah mengikuti seri ini, jadi tak ada komentar yang bisa kuberikan tentangnya. Detil ceritanya juga belum kutemukan. Tapi para penggemarnya sepertinya menyambut seri baru ini secara antusias.

Dororon Enma-kun Meeramera (Brain’s Base)

Pembuatan ulang dari seri aksi komedi klasik Enma-kun, tentang kelompok siluman pimpinan Enma-kun yang dikirim ke dunia manusia untuk menangkap roh-roh jahat.

Aku juga tak tahu banyak tentang seri yang aslinya dibuat Go Nagai ini. Tapi aku mendengar banyak komentar bahwa seri baru ini didukung gabungan staf yang benar-benar hebat.

Duel Masters Victory (Shogakukan Shueisha Production)

Seri permainan kartu Duel Masters baru.

Belum ada hal lain yang sudah diketahui selain itu.

—–

Sepertinya masih ada judul-judul lain yang akan tayang. Tapi belum kusebutkan karena statusnya masih belum jelas.

Dari segi OVA/OAD/ONA, ada lumayan banyak judul yang keluar juga. Sejauh yang bisa kutangkap, yang paling menonjol di antaranya adalah kelanjutan seri Black Lagoon: Roberta’s Blood Trail, Gundam Unicorn episode ketiga, serta sesuatu bernama Nana to Kaoru yang lumayan mendapat perhatian dari mereka-mereka yang menyukai jenisnya. Meski mungkin tak terlalu berarti, sejumlah seri favorit macam High School of the Dead, Gensou Maden Saiyuki, xxxHolic, dan Seitokai Yakuindomo mendapatkan OVA baru juga. Jadi ada baiknya untuk format ini kalian mencari info kalian sendiri-sendiri. Ada beberapa judul OVA baru yang sebenarnya layak mendapatkan perhatian khusus, tapi lebih banyak soal ini kayaknya lebih baik kubahas nanti juga.

Untuk jenis film-film layar lebar, ada adaptasi anime dari Buddha karya legendaris Osamu Tezuka, Ghost in the Shell SAC yang baru, Onigamiden dari Studio Pierrot, serta Hoshi wo Ou Kodomo dari Comix Wave yang merupakan karya terbaru sutradara Makoto Shinkai. Seperti biasa ada layar lebar baru untuk Doraemon dan One Piece. Lalu kudengar ada buat Fairy Tail juga.

Kalau ada kabar baru, akan kutulis lagi nanti.

(dari berbagai sumber)


About this entry