Sindrom Makinami Mari (2)

Project no Youkoso!

Apa yang sebenarnya terjadi di akhir seri? Apa enggak ada penjelasan yang masuk akal tentang semua kegejean ini?

Meski berulangkali disebut-sebut sebagai inti permasalahan dalam Neon Genesis Evangelion, hingga akhir seri TV dan dua movie aslinya, detil persisnya dari Human Instrumentality Project tak bisa dikatakan telah dijelaskan secara gamblang. Yang pasti sih, proyek ini ceritanya merupakan rencana rahasia yang hendak dicanangkan kelompok terselubung  SEELE melalui organisasi paramiliter NERV, yang melibatkan keseluruhan unit Evangelion–termasuk unit-unit yang muncul belakangan sebagai hasil produksi massal.

Para petinggi SEELE yang diprakarsai Keele Lorenz singkatnya ingin ‘menyatukan’ seluruh umat manusia menjadi suatu entitas yang setara dengan sebuah ‘dewa’ (sesuatu yang mirip para Angel). Mungkin alasan mereka melakukan itu adalah karena mereka serakah atau sudah putus asa terhadap kehidupan atau karena alasan tipikal lainnya. ‘Penyatuan’ tersebut ceritanya dilakukan melalui pencetusan Third Impact; tapi untuk mencapai penyatuan yang mereka harapkan, ada sejumlah kriteria tertentu yang terlebih dulu harus mereka penuhi. Keberadaan masing-masing unit Evangelion merupakan bagian dari kriteria-kriteria tersebut. Segala informasi terkait ‘penyatuan’ (atau dalam bahasa kerennya, instrumentality) ini ceritanya didapatkan SEELE melalui gulungan naskah kuno yang dikenal dengan sebutan ‘Dead Sea Scrolls‘ (‘naskah laut mati’).

Beberapa teori menyebutkan pula bahwa Second Impact yang memporakporandakan dunia sendiri sebenarnya merupakan sebuah upaya ‘penyatuan’ yang gagal. Atau semacam simulasi. Yah, pokoknya sesuatu yang enggak berakhir sebagaimana mestinya.

Menjelang akhir cerita, SEELE menyadari bahwa Gendou berniat membangkang dengan tidak menjalankan instrumentasi sesuai rencana mereka. Gendou ingin melakukan sesuatu yang sepertinya berhubungan dengan niatnya untuk bertemu kembali dengan almarhumah istrinya, Yui. Sebagai akibatnya, pangkalan NERV di Tokyo-3 diserang pasukan gabungan PBB yang digerakkan SEELE dengan menggunakan unit-unit Evangelion produksi massal, yang semula direncanakan hanya akan menjadi sendi-sendi mendasar instrumentalisasi.

Untuk memicu Third Impact, Gendou ‘sepertinya’ memaksakan roh Lilith untuk masuk ke dalam raga embrio Adam.

Raga Ayanami Rei sesungguhnya tidak lain merupakan klon raga Yui, yang menjelaskan kemiripan fisik mereka. Meski roh Ayanami sendiri sesungguhnya adalah roh Lilith.

Sementara roh Yui sendiri konon bersemayam di dalam Eva Unit 01 yang dikemudikan Shinji.

Third Impact lalu terjadi. Meski dikepung pasukan PBB, Gendou pada akhirnya berhasil memicunya. Seluruh umat manusia kembali ke wujud dasar mereka sebagai sup primordial:  larutan LCL.

Tapi wujud dewa yang tercipta serta penciptaan ulang dunia tidak berakhir baik seperti yang Gendou maupun SEELE bayangkan. Sebab berlawanan dengan bayangan Gendou, Adalah Shinji–yang tengah terpuruk akibat kematian semua orang–di Eva-01 yang kemudianAyanami Rei tempatkan di puncak sephirot instrumentalisasi, memberinya kuasa penuh untuk menentukan bagaimana wujud akhir dunia.

Di akhir cerita seri asli, Shinji akhirnya memilih untuk mengembalikan semuanya seperti awal lagi.

Maka di fajar dunia yang baru, ia bertemu lagi dengan Asuka(?) di tepi pantai lautan LCL, dengan kesadaran bahwa siapapun yang memiliki cukup keyakinan atas dirinya akan mampu mewujud kembali seperti semula lagi.

…Haah. Enggak jelas?

Mungkin iya. Agak susah mengomentari apa yang disampaikan secara objektif, terutama bila mempertimbangkan segala ‘kekacauan’ yang melibatkan proses produksi seri ini. Bahasan tentang tamat ini bahkan sampai memicu pertengkaran di berbagai forum semenjak belasan tahun lalu.Tapi mungkin semua ini akan mendapat revisi dengan proyek Rebuild of Evangelion yang baru. Jadi kurasa itu bukan sesuatu yang masih perlu diperdebatkan untuk saat ini.

Kayaknya masih ada sejumlah hal lain yang bisa ditulis. Jadi suatu saat nanti, kurasa tulisan suplemen ini masih akan berlanjut.


About this entry