Anime Baru Musim Gugur 2010*

Tanpa terasa tiga bulan udah hampir berlalu lagi. Musim tayang baru lagi-lagi sudah di depan mata. Lagi-lagi kubuat preview untuk seri-seri baru berdasarkan apa-apa yang aku denger dari berbagai forum dan situs.

Untuk suatu alasan, ada banyak sekali sekuel untuk musim tayang ini.

Mohon maaf bila deskripsi ceritanya banyak yang kubiarkan tidak jelas.

—–

Hakuoki: Hekketsuroku

Berlatar di zaman sebelum restorasi Meiji, mengisahkan kelanjutan petualangan Yukimura Chizuru dalam menelusuri jejak ayahnya yang hilang sesudah ‘ditampung’ oleh kelompok penjaga keamanan Shinsengumi, yang ternyata memiliki kepentingan yang sama dengannya.

Aku enggak mengikuti seri pertamanya. Tapi aku dengar untuk serial yang lebih ditujukan buat cewek, alurnya lumayan menarik—meski karakterisasinya keliatannya enggak akan disukai oleh sebagian orang. Mereka-mereka yang sempat mengikuti ceritanya dari awal kurasa akan senang dengar kelanjutan cerita ini.

Sejauh yang aku dengar, season kali ini merupakan kelanjutan yang lumayan solid. Lebih banyak tentang latar permusuhan antara Shinsengumi dan kaum Oni konon akan dibeberkan lebih lanjut. Ada juga komentar bahwa episode-episode awalnya berlangsung dengan datar. Tapi aku kurang tahu detil lengkapnya. Kabar terakhir sekali yang kudengar adalah bahwa season ini tak sebaik season pertamanya.

Sora no Otoshimono Forte

Kelanjutan musim tayang yang pertama, mengisahkan tentang seorang cowok cinta damai yang hidupnya berubah sesudah kejatuhan seorang cewek (malaikat?) dari langit.

Sori. Aku juga enggak mengikuti season pertama seri ini. Aku cuma pernah ngecek sedikit cuplikan manga-nya. Jadi aku lagi-lagi enggak tau mesti ngomong apa. Yang pasti, ini tipikal anime fanservice sih. Jadi kurasa kalian udah bisa bayangin kalo nonton bakal nemuin apa.

Sejauh yang udah diberitakan tentangnya, ada beberapa plot cerita dan tokoh baru terkait dunia yang di langit. Sajian fanservice-nya masih tetap sama. Kualitas teknisnya mengalami sedikit peningkatan dibandingkan sebelumnya.

Soredemo Machi wa Mawatteiru

Um, berlatar di sebuah maid café yang enggak begitu laku, ada seorang cewek ceroboh bernama Arashiyama, yang memiliki ketertarikan sangat besar terhadap hal-hal berbau misteri dan detektif. Si Arashiyama ini disukai seorang cowok bernama Sanada, teman sekolahnya yang telah menjadi pengunjung tetap kafe karena rasa sukanya itu. Lalu suatu ketika, Tatsuno, teman Arashiyama yang pintar, yang diam-diam naksir si Sanada, diundang untuk datang ke kafe dan begitu melihat keadaan kafe yang begitu menyedihkan (serta Sanada), akhirnya memutuskan untuk turut bekerja di sana dan memperbaiki keadaan.

Aku enggak bisa ngomong banyak soal Sore Machi, selain kenyataan bahwa premisnya yang aneh dan stafnya yang berpengalaman(?) seolah menjanjikan bahwa anime ini bakal jadi tontonan yang enggak biasa. Kurasa sesuatu yang banyak dialog khas studio SHAFT dan Akiyuki Shinbo lagi.

Bila kalian menggemari seri dengan humor yang serius (lelucon-lelucon yang sebenarnya enggak dibuat untuk lelucon), kurasa kalian akan sangat menggemari yang satu ini. Oya,kalian yang menggemari segala hal yang berhubungan dengan maid juga akan tertarik.

Kami no Mizo Shiru Sekai

Alias The World God Only Knows, diangkat dari manga populer tentang Katsuragi Keima, maniak dating sim yang tidak memiliki ketertarikan terhadap apapun berbentuk tiga dimensi. Keima diceritakan terjebak kontrak mematikan dengan taruhan nyawa bersama Elsee, seorang siluman manis yang datang dari Neraka, untuk memerangkap roh-roh jahat yang bersemayam dalam hati remaja-remaja perempuan. Untuk itu Keima harus menggunakan kemampuan merayu yang dipelajarinya dari ratusan dating sim untuk memikat hati para cewek dalam kehidupan nyata.

Kalo kamu sebagai cowok ngeharepin nasihat-nasihat bagus untuk ngedapetin cewek dari anime ini, maka kayaknya kamu nyari di tempat yang salah. Tapi sejauh yang kutahu, seri ini lumayan manis kok. Agak berlebihan di beberapa bagian sih. Tapi tetep lumayan kalo lagi butuh sesuatu yang ringan. Bila menilik dari studio yang memproduksinya, kayaknya ada kemungkinan adaptasi anime-nya bakal sedikit lebih bagus dari dugaan. Bukan sesuatu yang bakal ditonton mereka-mereka yang lagi nyari tontonan berbobot. Tapi tetep menarik karena ‘mempermainkan’ konvensi-konvensi komedi romansa.

Sejauh yang udah keluar, tampaknya ini masih menjadi adaptasi yang lumayan setia terhadap versi manganya. Ada sejumlah komentar kekecewaan tentang gimana konsep seri ini enggak digali lebih jauh lagi, terutama ke soal gimana si Keima ngadepin ‘kenyataan.’ Aku sendiri bukan penggemar serial ini. Tapi mereka-mereka yang udah menyukai seri ini apa adanya kurasa akan lumayan puas.

Arakawa Under the Bridge x Bridge

Kelanjutan kisah hidup Ichinomiya Kou (Recruit) bersama pacarnya, Nino-san, di bawah jembatan bersama orang-orang aneh lainnya.

Agak susah ngejelasin inti cerita anime ga jelas ini tanpa nunjukin season pertamanya. Terus terang aja, season kelanjutan ini agaknya keluar lebih cepat dari perkiraan banyak orang. Yah, apa yang mau dikata? Secara pribadi aku suka seri ini. Jadi kurasa aku bakal merhatiin perkembangannya lagi.

Bercerita soal apa yang udah tayang, kayaknya, sedikit tentang masa lalu Nino-san akan diungkapkan di sini. Selebihnya, ini masih seri Arakawa yang sama dengan yang sebelumnya. Harapkan kekonyolan-kekonyolan yang bakal terus berlanjut. Tapi kayak sebelumnya, jangan harapkan ceritanya bakal ke mana-mana.

Meski jelas bukan yang paling bagus, tak bisa disangkal bahwa ini merupakan seri yang paling banyak disambut pada musim tayang ini. Gelagatnya sih, musim yang satu ini bakal lebih bagus dibandingkan musim yang sebelumnya.

Fortune Arterial – Akai Yakusoku

Ada murid cowok, yang baru pindahan ke sebuah sekolah di tengah pulau. Dia bahagia karena bisa menginap di asrama, karena itu berarti dia enggak usah pindah-pindah lagi dan akhirnya bisa menetap. Si seitokaicho yang ternyata vampir untuk suatu alasan tertarik padanya. Dsb. Dsb.

Untuk sebuah seri yang diangkat dari game, kudengar ini termasuk salah satu yang lumayan. Enggak terlalu bagus, tapi sama sekali enggak jelek untuk tayangan anime sejenisnya. Tipikal cerita harem dengan karakter-karakter sterotipikal. Tapi mempertimbangkan karya-karya si sutradara sebelumnya, hasilnya enggak sejelek yang dibayangkan.

Motto To Love-Ru!

Kelanjutan yang benar-benar teramat sukar dipercaya dari To Love-Ru!. Melanjutkan perjuangan Yuuki Rito dalam menangani urusan cinta segi-entah-berapanya agar tak sampai terlepas kendali. Gosip yang beredar menyebutkan dua saudara perempuan Lala dari planet Deviluke akan menjadi tokoh baru yang akan banyak disorot kali ini.

…Untuk selebihnya, tolong maklumi bila aku ga mau tau.

Intinya, ini masih menampilkan nuansa fanservice yang ‘cerah’ kayak sebelumnya kok. Untuk sementara waktu, ceritanya tampaknya dengan setia masih akan mengikuti manganya.

MM!

Berkisah tentang seorang cowok yang belum lama ini menyadari sisi dirinya yang masokis (merasakan kenikmatan dari penyiksaan). Dia berusaha menutupi kelainannya(?) ini dari cewek yang dia sukai, dan bergabung sebagai anggota klub sukarelawan di sekolahnya dengan harapan bisa menyembuhkan kelainannya.

Idenya bisa kupahami, tapi artwork-nya untuk suatu alasan kurang membuatku berselera. Sebagai anime moe tipikal, antisipasi terhadap seri ini juga datar saja sih. Kurasa seri ini hanya akan menarik bagi mereka-mereka yang memang tertarik terhadap tema dasarnya.

Enggak. Sejauh yang kudengar, seri ini enggak sejelek itu kok.

Ore no Imouto ga Konnani Kawaii Wake ga Nai

Alias engga mungkin adik cewekku semanis ini, mengisahkan tentang seorang remaja cowok (datar dan biasa-biasa saja) yang kelimpungan saat tanpa sengaja mengetahui bahwa adik perempuannya (yang sangat modis dan terang-terangan bersikap membenci kakaknya) ternyata merupakan penggemar berat game-game ‘imouto porn.’ Sang adik kemudian memaksa sang kakak untuk menjadi teman bicara soal hobi yang tak dapat diceritakannya pada siapa-siapa ini. Lalu ceritanya nanti berkembang menjadi drama keluarga yang lumayan menyentuh(?), saat sang kakak dan adik sama-sama mulai mencoba memahami satu sama lain.

Diangkat dari seri light novel terkenal, kudengar bahwa di Jepang sana seri ini menjadi salah satu anime yang paling dinantikan pada musim tayang ini. Production value-nya terbilang tinggi. Ada daya tarik lain karena seri ini kembali mengangkat sub-budaya para otaku sebagai bahasan.

Episode pertamanya di luar dugaan tidak ‘sehalus’ dugaanku. Penceritaannya lebih lambat dari yang kusangka, tapi bukan dalam artian buruk. Tanpa ragu, si Kirino (sang tokoh adik) dengan gampangnya digambarkan sebagai tsundere. Sehingga kedalaman karakternya dengan si kakak kurang tercermin. Aku sependapat dengan sejumlah orang lainnya yang bilang bahwa meski sama sekali enggak jelek, seri ini agak terlalu ‘standar’ dan mestinya bisa lebih menonjol dan realistis lagi.

Tapi seri ini menarik dan enak ditonton karena konsepnya yang kuat. Meski agak terkesan gimanaa gitu, jelas-jelas ini salah satu judul paling menonjol di musim ini.

Hyakka Ryouran Samurai Girls

Mengikuti semacam sejarah alternatif, dikisahkan bahwa pada tahun 2000an, kekuasaan keshogunan Tokugawa masih belum berakhir. Jepang masih menjadi negara tertutup. Lalu di kaki gunung Fuji yang ternama, ada sekolah terkenal di mana putra-putri keluarga samurai dididik untuk menuntut ilmu sekaligus dipersiapkan saat kelak mereka harus mempertaruhkan nyawa. Seorang cowok bernama Yagyuu Muneakira, yang berasal dari keluarga yang melatih ilmu bela diri bagi keluarga Tokugawa, terlibat perselisihan saat ia menentang tirani faksi Toyotomi yang menguasai dewan siswa sekolah. Ia kemudian bertemu gadis misterius bernama Yagyuu Juubei, yang mengaku sebagai adiknya, dan di situlah segala perubahan kemudian dimulai…

Fanservice. Ato seenggaknya, itulah yang kepikiran waktu pertama ngeliat anime ini. Maksudnya, dengan cewek dan nudity dan adegan pertarungan di mana-mana, wajar aja bila yang kebayang adalah Queen’s Blade. Tapi seri ini ternyata menawarkan cerita berupa ‘plesetan sejarah’ serta menampilkan artwork bergaya sapuan kuas yang sangat unik. Memang klise di banyak bagian. Tapi kurasa untuk ukuran anime sejenisnya, seenggaknya seri ini termasuk salah satu yang agak mending.

Aku yakin ada kalangan penggemar tertentu yang akan sangat memperhatikan anime ini.

Hetalia: Axis Powers – 4

Kelanjutan komedi personifikasi negara-negara Eropa dalam pelajaran sejarah dunia paling kocak yang pernah ada.

Yah, seenggaknya itulah yang diharapkan dari seri Hetalia. Kurasa para penggemar setia masih akan bisa mengikutinya. Tapi ada sebagian orang berkomentar bahwa seri ini sudah tak lagi semenarik dulu. Sori, aku sendiri ga ngikutin. Jadi aku enggak akan terlalu banyak berkomentar.

Yosuga no Sora

Berlatar di sebuah desa di tengah pegunungan yang sepi, sepasang saudara kembar mulai tinggal bersama di kediaman kakek mereka sesudah kedua orangtua mereka meninggal dalam sebuah kecelakaan. Namun di balik semua kedamaian dan keharmonisan di desa itu yang sudah lama tak mereka kunjungi itu, tersembunyi janji-janji rahasia, sebuah harta peninggalan yang hilang, serta alasan sesungguhnya si kembar berpulang ke desa itu.

Sejujurnya, dari sinopsis yang kudapat, aku sama sekali enggak tau apakah ini akan menjadi anime yang serius atau bukan. Dibuat oleh mereka-mereka yang bertanggung jawab atas adaptasi anime Spice and Wolf, kelihatannya ada peluang seri ini bakal jadi bagus. Kurasa ini bakal jadi seri yang memerlukan waktu beberapa lama untuk bisa berkembang.

Belakangan aku tahu, anime ini ternyata juga diangkat dari sebuah game. Ada seksualitas yang secara jelas dibeberkan pada beberapa tokohnya. Tema ceritanya juga agak disturbing bagi sebagian orang, karena heroine yang paling dekat dengan si tokoh utama tak lain adalah saudarinya sendiri. Takkan direkomendasikan, kecuali bila kau memang suka dengan tipe-tipe anime seperti ini.

Battle Spirits: Brave

Adaptasi anime ketiga dari permainan kartu yang sedang populer.

Uh, sayangnya aku enggak tahu apa-apa selain ini. Kurasa ini tontonan yang lebih dtujukan bagi anak-anak yang memang paham tentang permainan kartunya. (Aku bahkan baru dengar soal permainan ini sekarang…)

Tantei Opera Milky Holmes

Berkisah tentang empat anak perempuan yang bercita-cita menjadi detektif hebat di sebuah zaman yang disebut-sebut sebagai era keemasan para pencuri misterius dan detektif swasta. Mereka awalnya bergerak dengan kekuatan istimewa apaa gitu. Tapi lalu kekuatan mereka dicuri dan mereka kini harus berusaha tanpanya. Lalu status mereka sebagai tim yang paling dimanja di sekolah hilang akibat lenyapnya kekuatan mereka, dan mereka diberi waktu tiga bulan (oleh kepala dewan siswa yang tak lain adalah pencuri misterius yang menjadi musuh besar mereka sendiri) untuk memperoleh kejayaan mereka kembali.

Tipikal anime yang diangkat dari sebuah game(?). Lalu kudengar bahwa stafnya kurang begitu menjanjikan. Tapi tak bisa kusangkal bahwa konsep seri ini benar-benar kedengaran menarik.

Sejauh yang kudengar, seri ini lebih bertema mahou shoujo untuk anak-anak perempuan daripada misteri. Memang masih belum sebaik seri-seri lain yang sudah ada. Tapi kurasa cukup menarik buat anak-anak cewek yang tertarik dengan temanya.

Pokemon Black and White

Seri Pokemon baru yang menampilkan tokoh-tokoh baru dan petualangan yang baru.

Sudah berapa lama ya, seri ini berjalan? Kurasa karena itulah seri ini memutuskan untuk menyegarkan kembali semuanya dengan memulai dari awal lagi.

Gao! Omae Umasou Dana

Tentang… seekor tyranosaurus yang memutuskan untuk mengadopsi bayi ankylosaurus?

Sebuah tayangan untuk anak-anak yang diadaptasi dari sebuah buku cerita bergambar.

To Aru Majutsu no Index – 2

Kelanjutan petualangan Kamijou Touma bersama sang Index, dalam dunia di mana ilmu pengetahuan dan sains bisa mengklarifikasi segala fenomena supernatural.

Aku bukan penggemar seri ini. Jadi terus terang, tak banyak yang bisa kukatakan secara pribadi. Tapi stafnya masih sama, jadi para penggemar seri yang pertama kurasa masih akan terpuaskan.

Sejauh ini, aku dengar banyak tanggapan positif tentang season kedua anime ini. Dengan eksekusinya yang brilian dan ceritanya yang berbobot, ini satu lagi yang berpotensi untuk menjadi seri baru terbaik untuk musim ini.

Bakuman

Berkisah tentang sepasang remaja SMP yang berpikiran untuk berkolaborasi sebagai pembuat manga untuk majalah komik Shonen Jump terbitan Shueisha. Tapi pikiran sesaat ini dengan segera berubah menjadi perjuangan gila-gilaan saat mengetahui mereka bukan hanya mempertaruhkan kenangan dan cita-cita seorang kerabat di masa lalu, melainkan juga cinta sejati mereka untuk masa yang akan datang.

Didasarkan pada komik yang dibuat oleh duo pengarang Death Note, sangat riil, sangat memikat, dan sangat menyentuh dan dipenuhi intrik. Didukung staf yang kuat, para penggemar drama dan manga secara umum beneran enggak boleh melewatkan yang satu ini.

Star Driver: Kagayaki no Takuto

Tersembunyi di bawah tanah sebuah pulau berbentuk silang, semacam mecha peninggalan peradaban masa lalu yang canggih tersegel dan menjadi sasaran perebutan. Seorang gadis kemudian dikejar-kejar karena diyakini sebagai kunci untuk mengangkat segel ini. Tapi sang murid cowok pindahan baru yang misterius dengan membawa mechanya sendiri kemudian melindungi si cewek agar rahasia masa lalu itu tak terkuak begitu saja.

Meski seru dan secara teknis sangat bagus, seri ini ternyata memaparkan cerita yang benar-benar aneh. Unsur Utena terlihat jelas pada seri ini, jadi kurasa tema ceritanya takkan cocok dengan sebagian orang.

Togainu no Chi

Dikisahkan bahwa Jepang telah terbagi dua sesudah Perang Dunia Ketiga dan kota Tokyo kini telah bernama Toshima, di mana di sana diadakan sebuah battle game bernama Igura. Sang tokoh utama yang dipenjara akibat suatu tindakan kriminal yang tidak dilakukannya didekati seorang wanita misterius yang menawarkannya kebebasan asalkan dirinya mau berpartisipasi di dalam Igura.

Premis ceritanya mungkin terdengar kurang menarik. Tapi asal tahu saja, anime ini diangkat dari game terkenal yang mengetengahkan nuansa yang agak BL. Jadi meski aku mungkin tak tertarik untuk menonton ini, kurasa ceritanya pastilah bakal lebih dalam dari apa yang sekedar terlihat di luar. Aku kenal beberapa perempuan yang cukup tertarik pada game-nya. Jadi, yah, mungkin juga semua itu cuma perasaanku aja…

Otome Youkai Zakuro

Berlatar di era Meiji yang sedikit ‘beda,’ berkisah tentang tiga orang gadis (separuh) siluman yang ditugaskan untuk bekerja sama dengan sejumlah prajurit manusia bersama teman-teman lainnya demi mewujudkan harmoni antara ras manusia dan siluman (youkai, atau sopannya, youjin). Tentu saja, ada suatu pihak misterius yang tak menginginkan harmoni itu bisa terwujud.

Sebuah seri yang kelihatannya bergenre fantasi komedi, diangkat dari manga karya Lily Hoshino.

Tapi sejauh yang kudengar, di luar dugaan seri puitis ini menjadi salah satu kandidat anime terbaik untuk musim ini.  Agak bernuansa shoujo, agak enggak jelas arahnya bakal ke mana, tapi eksekusi seri ini benar-benar BAGUS. Baru belakangan aku tahu bahwa sutradaranya tidak lain adalah Chiaki Kon.

Kuragehime

Berlatar di sebuah apartemen yang ditempati oleh fujoshi, di mana cowok dengan keras dilarang masuk. Ada seorang cewek penggemar ubur-ubur yang bercita-cita menjadi ilustrator, yang kemudian mengundang seorang perempuan modis untuk menginap bersamanya di apartemen ini. Tapi perempuan(?) asing ini rupanya adalah seseorang yang sama sekali di luar dugaan….

Sekali lagi, sebuah anime drama kehidupan yang dibuat oleh Brains Base. Walau mungkin takkan terlalu menonjol, kurasa layak diasumsikan bahwa seri ini kelihatannya enggak akan berakhir jelek. Ini salah satu seri yang agak menarik perhatianku.

Seri ini dimulai sekitar dua minggu lebih lambat dibandingkan yang lain. Tapi sejauh ini ada dua kata yang bisa diucapkan: ini bagus.

Iron Man

Ya, Iron Man yang itu. Tony Stark. Lagi-lagi salah satu pahlawan Marvel yang digambarkan paling manusiawi.

Detil ceritanya pada awalnya bisa dibilang tak ada. Tapi studio Madhouse yang membuat anime ini kabarnya diberi kebebasan dalam mengelolanya, dan memang ada orang Marvel yang turut terlibat dalam pembuatannya. Sesudah episode-episodenya keluar, pada dasarnya anime ini bercerita soal salah satu prototipe baju Iron Man yang dibajak…

Meski desain karakternya detil, sayangnya, tak banyak pergerakan di dalamnya. Ada sejumlah komentar bahwa mengingat seri ini sudah ditunda setengah tahun, hasilnya semestinya lebih bagus lagi.

Super Robot Taisen OG: The Inspector

Kelanjutan Super Robot Taisen OG: The Divine Wars. Sesudah serbuan dari Balmar, sejumlah fenomena misterius berlangsung di Bumi yang menandai awal dari invasi alien berikutnya. Kyosuke Nanbu dan kawan-kawannya dari tim ATX bertemu seorang perempuan misterius bernama Lamia Loveless, beserta mecha-nya yang teramat asing, Angelg. Bersama kawan-kawan lama mereka yang kini telah tersebar, mereka kembali terlibat dalam peperangan baru saat sisa-sisa pasukan DC, dengan sokongan dari sebuah pihak misterius, memulai serangan untuk mengambil alih mecha-mecha produksi massal Federasi Bumi yang baru…

Diangkat dari game populer, anime ini memiliki tim desainer mecha yang teramat menarik perhatian. Konsepnya sebenarnya seru. Tetapi sesudah seri pertamanya yang agak-agak mengecewakan, meski ditangani staf baru sekalipun, tetap ada keraguan apakah seri ini bisa berakhir dengan baik. Paling amannya sih, seri ini ditonton hanya bila kau penggemar mecha saja. Terlebih sepertinya diperlukan sedikit pengetahuan tentang para karakternya (dari game maupun seri sebelumnya) untuk bisa lebih menikmati apa-apa yang akan terjadi.

Sesudah episode pertamanya keluar, seperti yang telah kubayangkan, seri ini memang paling baik ditonton oleh para penggemar mecha saja. Pemaparan ceritanya terus terang saja terlalu lemah bagi mereka-mereka yang tak tahu apa-apa soal game-nya. (Huckebein masih takkan muncul?!)

Shinryaku! Ika Musume

Berkisah tentang seorang gadis cumi-cumi yang memutuskan untuk menginvasi daratan akibat tindakan sewenang-wenang manusia membuang sampah ke laut.

Detil lebih banyak aku belum tahu. Studio Diomedea yang membuat inipun sepertinya tak menonjol. Tapi sutradaranya adalah seseorang yang beneran layak mendapat perhatian. Secara teknis, kurasa seri ini bakalan bagus. Ini bisa saja menjadi sebuah tontonan ringan yang menarik.

Sesudah episode satunya keluar, banyak yang bilang sendiri bahwa seri ini memang termasuk bagus. Ini komedi yang ringan dalam sebuah dunia yang damai. Ika Musume, yang wujud manusianya begitu imut dan sama sekali tak berbahaya, benar-benar jadi sorotan di keluarga angkatnya yang baru. Kurasa seri ini baik bagi mereka-mereka yang sedang stres.

Letter Bee Reverse

Kelanjutan season pertama dari Tegami Bachi yang telah banyak dinanti, berlatar di dunia yang agak fantasi, tentang para petugas pos yang akan menghadapi apapun demi bisa mengantarkan surat-surat mereka.

Seri ini kudengar lumayan menarik perhatian dengan perkembangan cerita yang benar-benar bagus menjelang akhir season pertama. Ada sedikit kecemasan soal filler. Tapi siapapun yang telah mengikuti seri ini sebelumnya jelas tak sebaiknya melewatkan yang satu ini.

Karl to Fushigi na Tou

Di sebuah kota, ada menara misterius yang loncengnya secara teratur berdentang untuk menandai pergantian waktu. Sampai suatu ketika, menjelang suatu tengah hari, lonceng menara itu tak berkunjung berbunyi, sehingga para penduduk kota kebingungan soal kapan jam makan siang. Seorang anak lelaki yang ingin tahu, Karl, kemudian menempuh petualangan besar dalam memanjat menara ini untuk mencari tahu apa yang telah terjadi.

Sebuah anime yang kayaknya ditujukan buat anak-anak. Tapi konsepnya beneran terdengar menarik. Staf yang membelakanginya pun lumayan kuat. Meski ini bukan anime komersil, aku lumayan tertarik untuk melihat seri ini.

Panty and Stocking with Garterbelt

..Uh, tentang sepasang malaikat (Panty dan Stocking) yang dikirim dari langit untuk menghadapi para hantu di Bumi…

Meski tampilan luarnya teramat sangat mencurigakan, orang-orang menanganinya adalah orang-orang eksentrik dari Gainax. Jadi selalu ada peluang seri ini ternyata berakhir seru. Ingatlah kembali keajaiban dari Gurren Lagann dan FLCL.

Sesudah ditayangkan, ini jelas menjadi sebuah seri dengan kadar gross humor yang lumayan tinggi. Sesuka apa kalian terhadap seri ini bergantung pada sejauh mana kau bisa mentolerir lelucon-lelucon ala Amerika yang agak-agak menjijikkan.

Psychic Detective Yakumo

Yakumo Saitou adalah seorang mahasiswa yang memiliki kemampuan untuk melihat roh. Bersama Haruko Ozawa, dirinya memulai investigasi untuk menyibak berbagai misteri dengan kemampuannya untuk berkomunikasi dengan arwah penasaran.

Ceritanya lumayan straightforward dan anehnya, tak banyak berkutat pada misteri. Temponya cepat jadi kau tak perlu mikir banyak untuk menikmati. Ceritanya juga lumayan tertebak. Tapi bagi mereka yang bisa menyukai karakternya, masih ada peluang seri ini bakal lumayan. Hm, apa ada yang kecewa?

Yumeiro Patissiere Professional

(Sori, seri ini sebelumnya terlewat kubahas!)

Kelanjutan musim tayang yang pertama, berlatar dua tahun sesudahnya. Tokoh utama seri shoujo ini kembali dari Perancis untuk mendapati bahwa teman-teman lamanya telah terpencar. Tantangan baru hadir lewat tawaran untuk mengelola langsung sejumlah toko kue secara profesional.

Sejauh yang aku dengar, format pertandingan yang kental pada musim sebelumnya agak berkurang, dan seri ini berlanjut ke arah yang baru. Aku enggak nonton season yang pertama. Tapi kudengar kelanjutannya ini memiliki nuansa yang agak berbeda mengingat rentang waktu cerita yang dihadirkannya.

—–

Soal OVA mungkin baru akan kutambahkan nanti.

Masih ada sejumlah editan yang mungkin akan kutambahkan.

(dari berbagai sumber,terutama dari http://thecartdriver.com/fall-2010-chart-v2-and-winter-2011-chart-v1/#more-10833)


About this entry