Anime Baru Musim Panas 2010**

Kukutip dari sebuah daftar yang udah beredar di Internet, berikut adalah anime-anime baru yang dijadwalkan tayang untuk masa tayang musim panas 2010. Aku sertain juga kesan yang kuterima berdasarkan pendapat orang-orang di berbagai forum dan situs.

  • Amagami SS: diadaptasi dari game dating sim di PS2, bercerita tentang seorang cowok yang memiliki suatu trauma masa lalu dengan hari Natal. Menjelang akhir tahun, dia mencoba mengambil kesempatan lagi untuk mendapatkan cinta yang baru. Seri ini katanya akan dibagi per bab untuk tiap heroine, di mana si tokoh utama akan menjalin hubungan dengan tokoh utama cewek yang berbeda-beda. Formatnya mirip manga Kimikiss Various Heroines. Desain tampilan karakternya cukup menarik. Tapi sifat para karakternya sendiri cukup generik dan perkembangan hubungan mereka tak alami. Meski demikian, seri ini cukup berani menampilkan hal-hal yang… uh, tak biasa untuk sebuah anime romansa. Seri ini jelas hanya akan kurekomendasikan ke orang-orang tertentu, karena aku tahu beberapa orang temanku akan muntah bila kupaksa menonton ini.
  • The Legend of Legendary Heroes: diadaptasi dari seri light novel berjudul sama, seri bergenre fantasi ini mirip seri-seri anime fantasi petualangan macam Slayers di tahun 90an. Meskipun dengan banyaknya humor, ceritanya bukan jenis cerita yang perlu ditanggapi serius, penggarapannya cukup apik dan jalinan plotnya lumayan dalam. Ceritanya tentang penyihir muda bernama Reiner yang dengan ditemani ahli pedang wanita galak bernama Ferris, berkelana mencari berbagai artefak peninggalan para Pahlawan Legendaris. Reiner yang kurang motivasi sebenarnya memiliki kekuatan tersembunyi Alpha Stigma yang terkutuk. Sahabat lama Reiner yang memberinya tugas ini, Sion Astal, adalah penguasa yang menjadi pemimpin di negara asal mereka sesudah menggulingkan kekuasaan raja yang lama. Aku punya perasaan aneh kalau ini bisa berakhir jauh lebih bagus dari yang kubayangkan. Enggak sebagus itu, tapi tetap bisa mengesankan. Aku memutuskan untuk mengikutinya.
  • Ookami-san to Shichinin no Nakamatachi: sebuah cerita aneh komedi aneh yang memarodikan berbagai macam dongeng terkenal yang ada di dunia. Inti ceritanya sendiri tentang seorang cewek (Ookami-san) yang bersama ketujuh temannya berupaya memperbaiki hal-hal yang salah di dunia selangkah demi selangkah. Sejujurnya, dua tokoh utama ceweknya cukup enggak lazim (Ookami-san tampak sangat seperti Horo dari Spice and Wolf, hanya saja dengan bentuk mata Suzumiya Haruhi, sedangkan si gadis kerudung merah sama sekali tak bisa diremehkan). Si tokoh utama cowok ceritanya memiliki fobia terhadap pandangan mata orang. Karena itu ia memiliki kemampuan untuk ‘berada di tengah kerumunan tanpa disadari’ dan akhirnya menarik perhatian Ookami-san. Meski desain dan konsepnya cukup menjanjikan, pada akhirnya aku tetap kurang menyukai seri ini. Tapi kalau kau menyukai sesuatu seperti Mayoi Neko Overrun! kurasa kau bakal suka.
  • Kuroshitsuji II: lanjutan Kuroshitsuji yang nge-hit beberapa waktu lalu. Tak banyak yang bisa kukatakan, selain dengan bertambahnya karakter-karakter baru. Diperkenalkan seorang bocah majikan baru dengan butler-nya yang baru. Secara tak terduga, Ciel dan Sebastian tak banyak muncul di awal-awal seri. Soal ceritanya sendiri, sejauh yang aku tangkap, kalian-kalian yang menyukai Kuroshitsuji WAJIB menonton lanjutan ini! Katanya eksekusi dan arah perkembangannya menarik banget. Tapi aku belum menonton musim tayang yang pertama sih. Jadi maaf, belum banyak yang bisa kukatakan. Aku juga dengar banyak protes karena Ciel dan Sebastian ‘dikesampingkan’, tapi lebih baik kalian para penggemar menilai sendiri.
  • Shukufuku no Campanella: jelas-jelas sebuah moe anime berlatar fantasi yang sangat warna-warni. Ada meteor. Ada cewek tersembunyi yang lagi tidur. Ada orang yang tiba-tiba manggil kita ‘Papa’. Duh, aku ga tau mau ngomong apa. Diadaptasi dari visual novel dewasa berjudul sama, jadi ada nuansa harem di dalamnya. Desain karakter-karakternya menarik dan latarnya memang fantasi, tapi aku ga ngikutin ini karena secara pribadi merasa ini sampah. Episode pertamanya berjalan amat sangat lambat. Untuk anime yang didasarkan dari visual novel, kualitasnya agak benar-benar kurang. Kau benar-benar mesti menyukai temanya bila mau bisa menikmati seri ini.
  • Sekirei: Pure Engagement: lanjutan Sekirei yang keluar beberapa tahun lalu. Maaf, aku sama sekali enggak ngikutin detil seri ini. Jadi aku enggak bisa bicara lebih banyak dari itu.
  • Seitokai Yakuindomo: bercerita tentang murid cowok baru di sebuah sekolah yang sebelumnya merupakan sekolah khusus putri. Karena baru belakangan saja murid-murid cowok diterima, si tokoh utama lalu diminta jadi bagian dari dewan siswa (pengurus OSIS) agar bisa memberikan pendapat tentang cara pengelolaan sekolah dari sudut pandang cowok. Premisnya sejauh ini sangat standar, tapi jenis komedi yang diangkatnya agak… tak terduga. Sesudah menonton sendiri, seri ini ternyata lumayan menarik. Diangkat dari manga 4 kotak, tapi adaptasinya enggak dengan mentah-mentah mengikuti apa yang disajikan dalam manga. Situasi harem si cowok agak mengingatkanku akan Seitokai no Ichizon, tapi eksekusi dan arah perkembangannya sama sekali berbeda. Seenggaknya cowok ini terbukti enggak brengsek, terlihat dari bagaimana ia tetap lurus di tengah kumpulan orang-orang aneh.  Humornya meski agak vulgar, meski diakui, lumayan cerdas. Tapi jelas jenisnya bukan humor yang cocok buat anak-anak (ada banyak sekali lelucon orang dewasa). Singkat kata, ini tontonan ringan yang di luar dugaan lumayan berkesan.
  • Mitsudomoe: keseharian tiga cewek kembar tiga bersaudara dengan berbagai tingkah mereka. Tampilan luarnya sederhana. Tapi oke, seri ini agak PARAH. Tiga bersaudara kembar itu secara habis-habisan membuat ulah bagi guru sekolah mereka yang baru, terlepas dari tampilan mereka yang masih polos. Ya, lelucon-leluconnya bisa dibilang agak vulgar. Intinya, seri ini bisa dibilang lumayan mendekati Crayon Shin-chan.
  • Nurahiyon no Mago: diangkat dari komik cowok berjudul sama yang udah lumayan dikenal, tentang cowok yang memiliki darah keturunan manusia dan siluman serta peranannya sebagai pewaris kedudukan kepala klan. Sejujurnya, aku juga belum tau banyak tentangnya (udah lama pengen baca, tapi ga sempet aja). Sejauh yang dikatakan orang, seri ini bisa lebih menarik seandainya fokus lebih diberikan kepada sisi youkai Rikuo alih-alih sisi manusianya. Kemiripannya dengan Kekkaishi juga sayangnya agak menyurutkan tanggapan positif yang bisa seri ini dapatkan. Secara pribadi kupikir akan lebih menarik bila kita membaca komiknya langsung, tapi ada beberapa kenalanku yang memilih untuk mengikuti ini.
  • Highschool of the Dead: zombie outbreak dan fanservice. Diangkat dari komik berjudul sama, sekelompok anak SMA beserta beberapa guru mereka berusaha menyelamatkan diri di tengah wabah zombie yang melanda seluruh dunia. Premisnya sederhana dan dangkal sekali. Tapi  eksekusi seri ini benar-benar luar biasa! Secara teknis, banyak yang bilang bahwa seperti inilah sebuah kejadian zombie outbreak mesti digambarkan! Aku yang benci manga-nya saja ternyata bisa lumayan menikmati tayangannya. Kalau kalian benci horor berdarah-darah atau mengharapkan ada sedikit drama atau kedalaman karakter, maka kusarankan kalian menonton yang lain.
  • Digimon Xros Wars: seri animasi Digimon baru yang dirilis sekalian untuk memopulerkan mainannya yang baru. Ada nuansa zaman Sengoku dan strategi di dalamnya. Hasil akhirnya ternyata cukup bagus. Kesannya itu Digimon banget! Berbeda dari sebelumnya, dunia Digital masih belum sepenuhnya ‘mati’, melainkan berada dalam situasi genting akibat peperangan(!) yang melanda. Alih-alih berevolusi, para Digimon di seri ini berkombinasi dengan satu sama lain membentuk wujud yang lebih kuat. Perkembangan ceritanya sebagaimana yang telah disangka, ternyata cukup seru
  • Stitch! Zutto Saiko no Tomodachi: masih ingat karakter Disney ini? Yea, dia mendapat seri barunya yang belatar di Okinawa. Maaf, aku enggak tahu lebih banyak tentang itu.
  • Tono to Issho: lagi-lagi sebuah adaptasi kisah-kisah zaman Sengoku, kali ini dalam bentuk komedi. Ceritanya kehebatan masing-masing penguasa dibanding-bandingkan dengan satu sama lain dengan cara-cara yang agak konyol. Penyanyi pop Gackt konon juga akan berperan di dalamnya sebagai Uesugi Kenshin. Animasinya sederhana, dengan desain karakter yang di-‘modernisasi’-kan. Cukup lucu asalkan kau tahu banyak tentang sejarah dan budaya Jepang pada masa lampau.
  • Seikimatsu Occult Gakuin: seri ketiga proyek Anime no Chikara dari TV Tokyo sesudah Senkou no Night Raid pada musim tayang lalu. Horor, komedi, supernatural, di sebuah bangunan sekolah yang anehnya menyerupai benteng. Banyak yang bilang bahwa ini tayangan paling solid di sepanjang musim ini. Meski premisnya sudah sering digunakan sebelumnya, banyak yang bilang bahwa eksekusinya cukup bagus. Ada banyak perkembangan tak terduga. Ceritanya ada sebuah akademi khusus yang secara khusus mendalami hal-hal berbau occult, dan ketika sang kepala sekolah meninggal, putrinya, si tokoh utama cewek bernama Maya yang sejak dulu skeptis terhadap hal-hal supernatural kayak gini akhirnya terlibat dalam segala urusan ini dengan cara yang… sangat menarik. Dia lalu dikunjungi seorang pemuda dari masa depan yang berusaha mencegah terjadinya kehancuran dunia yang telah diramalkan Nostradamus, yang konon akan terjadi gara-gara akademi ini.   Secara teknis, seri ini memang bagus banget. Tapi kurasa hanya beberapa orang tertentu yang akan sepenuhnya suka.
  • Strike Witches 2: kembalinya para penyihir terbang melawan serbuan makhluk-makhluk pembawa bencana misterius setelah sekian lama. Sial, aku punya teman dekat yang nge-fans ama serial ini. Fokusnya seperti biasa ada pada cewek-cewek kecil manis yang mengenakan celana dalam yang berperang melawan monster dalam situasi ala Perang Dunia II. Para cowok dan orang dewasa sepenuhnya kurang mendapat fokus. Aku bukan penggemar yang kayak ginian, jadi aku enggak tau mesti ngomong apa. Tapi sejauh yang temanku bilang, seri yang di luar dugaan cukup mahal ini tetap konsisten menyampaikan apa yang seri terdahulunya sampaikan. Jadi kalau kau suka Strike Witches yang pertama, kau juga akan suka yang satu ini. Mungkin.
  • Shiki: adaptasi anime dari manga misteri horor Fujisaki Ryu yang dibuat berdasarkan novel Fuyumi Ono. Seri ini tampaknya secara patuh akan mengikuti perkembangan cerita manganya. Daya tarik utama yang seri ini jelas terletak pada pembangunan suasananya yang agak-agak menyeramkan. Hal ini diperkuat oleh desain karakternya yang sangat ‘Fujisaki’ sekali. Dengan banyaknya hype yang datang dari kualitas visual dan cerita, ini termasuk salah satu seri yang aku rekomendasikan. Seperti halnya Hoshin Engi dulu, ceritanya memerlukan waktu cukup lama untuk sepenuhnya berkembang. Berlatar di sebuah desa terpencil bernama Sotoba, sebuah wabah kematian misterius terjadi seiring dengan datangnya penghuni-penghuni baru di rumah besar tua nan aneh. Ya, ada zombie. Ada vampir. Tapi juga ada konfflik antar individu dalam masyarakat yang pelik serta misteri yang menyelubungi orang-orang yang berupaya bertahan hidup.
  • Sengoku Basara 2: lanjutan anime keren yang dibuat tahun lalu. Drama persaingan dua jendral besar Date Masamune dan Yukimura Sanada dalam menjatuhkan Oda Nobunaga kembali berlanjut. Um, maaf, enggak ada lagi yang bisa kukatakan selain itu. Tapi aku yakin ini bakal jadi kelanjutan yang bagus kok.
  • Cat Shit One: drama militer berlatar peperangan di Afganistan. Animasinya sangat keren. Para tokoh digambarkan sebagai binatang(!) berdasarkan asal negara mereka. Sekali lagi, ini drama militer dengan adegan-adegan aksi pertempuran yang enggak kalah dengan film-film perang Hollywood. Dengan masa pengembangan yang sangat lama dan serius, aku ga yakin seri ini bakal berakhir jelek. Tapi belum banyak yang kuketahui lebih jauh jauh dari itu.
  • Asobi no Iku Yo: cowok biasa di Okinawa yang bertemu cewek alien bertelinga kucing. Sepertinya mereka kerabat jauh. Sepertinya ini akan berkembang menjadi sebuah anime yang tipikal. Tapi di luar dugaan, eksekusi dan perkembangan ceritanya tak seburuk yang aku bayangkan.

Judul-judul OVA yang dikabarkan muncul pada musim ini meliputi:

  • Kyou Koi o Hajimemasu: diangkat dari manga shoujo. Sial, aku lupa detilnya. Tapi lumayan terkenal kok. Maaf, aku kurang tahu banyak.
  • Kurenai: Sekali lagi, tentang cowok SMA yang bekerja sambilan sebagai ‘tukang pukul’ (‘penengah’) bagi seorang wanita misterius. Tapi sayangnya sama sekali tak berhubungan dengan seri TV yang sudah ada sebelumnya. Desainer karakternya pun berbeda. Dan di samping itu, cerita OVA ini sama sekali tak bisa dibilang penting. Jadi sayangnya mesti kukatakan OVA ini agak mengecewakan. Tapi kualitasnya sendiri tak buruk kok.
  • Shin Koihime Musou: lanjutan plesetan cerita kuno Tiga Kerajaan dengan cewek-cewek manis. Maaf, aku kurang suka seri TV-nya, jadi aku tak tahu banyak.
  • Zettai Karen Children: sekali lagi, tentang cewek-cewek berkekuatan ESP yang bekerja untuk organisasi rahasia. Itu loh, yang manga-nya diterbitkan Elex. Karena ini OVA, kurasa akan ada cerita pendek yang diangkat. Maaf sekali karena aku juga enggak tahu.
  • Queen’s Blade: oh tidaaaak. Meski ini OVA, mereka yang menggemari seri TV-nya kurasa sudah tahu akan melihat apa. Um, jangan lihat kecuali kau benar-benar merasa sedang ingin melihat semi-pornografi.
  • Black Lagoon: Roberta’s Blood Trail: suguhan bagi para pecinta drama aksi dunia bajak laut/tentara bayaran/mafioso/kriminal terselubung Black Lagoon, dengan fokus lebih pada Roberta, sang maid berbahaya. Stafnya masih sama. Jadi bisa dibilang bahwa inilah OVA paling menjanjikan di sepanjang musim tayang ini.
  • Kuttsukiboshi: yuri. Sejauh yang bisa kutangkap, ceritanya adalah tentang ‘pengalaman musim panas’ sepasang gadis. Animasinya sangat sederhana, hanya saja ada daya tarik misterius di dalamnya yang sukar dijelaskan. Aku juga tak tahu apa. Aku bukan penggemar jenis-jenis yang seperti ini, tapi kok saat melihat preview-nya aku jadi tertarik nonton ya? Yah, aku juga dulu merasakan hal yang serupa terhadap Maria-sama ga Miteru, tapi nuansa kali ini benar-benar berbeda. Sayangnya, detil lebih banyak tentang ini masih belum kuketahui.
  • Aki Sora ~Yume no Naka~: lanjutan drama incest(!) antar dua saudara Aki dan Sora serta upaya-upaya mereka merahasiakan hubungan mereka. Ya, temanya sakit. Jadi maaf bila aku tak membahas ini lebih lanjut.

Mungkin ada beberapa judul yang terlewat. Tapi yang pasti, tak ada anime mecha baru apapun yang muncul pada musim tayang ini. Itu membuatku agak sedih. Apalagi secara garis besar, tak banyak seri baru yang sungguh-sungguh bisa kukatakan menarik. Tapi dulu pernah ada yang bilang kalo musim panas itu musim cerita horor kan? Mungkin itu alasan ada dua anime horor yang tayang di musim ini! Terlepas dari itu, kalau ada yang bisa ngasih rekomendasi anime baru apa yang bagus, tolong jangan segan-segan komen. Gimanapun juga aku enggak akan nonton semua. Trims.


About this entry