Beelzebub dan Toriko (news)

Di salah satu edisi majalah komik terkenal Shueisha, Weekly Shonen Jump, yang belum lama ini beredar, konon dikabarkan bahwa kedua judul ini akan dianimasikan.

Wow. Terus terang aku terkejut. Apa yang kuperkirakan ternyata benar-benar menjadi nyata!

Beelzebub karangan Tamura Ryuuhei (yang sekaligus merupakan sohib Iwashiro Toshiaki, si pengarang Psyren yang jugadiserialisasikan di majalah sama), dimulai dengan sangat sederhana sebagai serial komedi enggak jelas’ tentang sekelompok berandalan dan seorang anak bayi ajaib. Tapi entah persisnya sejak kapan, perkembangan kualitas cerita dan gambarnya menjadi sedemikian luar biasa pada satu tahun terakhir, menjadikannya salah satu serial manga komedi terbaik yang pernah kubaca seumur hidup(!).

Yah, Beelzebub memang enggak sepenuhnya komedi sih. Ada sedikit unsur aksi, fantasi, dan dramanya juga.  Tapi entah kenapa, belakangan ini selalu ada hal baru yang bisa ditemukan di tiap bab-nya. Dan itu yang membuatnya sedemikian luar biasa.

Berlatar awal di SMU Ishiyama yang dikenal sebagai sarang murid-murid berandalan dan nakal, anak kelas 1 baru yang merupakan petarung legendaris dari zaman SMP-nya, Oga Tatsumi (bodoh), pada suatu hari bercerita pada sahabat/pengikutnya, Furuichi (bodoh, tapi juga lemah), bahwa ia baru saja memutuskan untuk memulai hidup sebagai ‘orang baik’ dengan menolong seorang bayi yang ditemukannya hanyut di sungai.

Furuichi tentu saja melotot mendengar pernyataan tiba-tiba yang begitu enggak jelas ini. Terlebih waktu Furuichi menjelaskan bahwa di masa sekarang bayi-bayi enggak begitu saja dihanhyutkan, Oga mengakui bahwa bayi itu tak benar-benar ‘dihanyutkan.’  Ada seorang om-om yang hanyut membawa bayi itu yang ditolong oleh Oga, mempercayakan bayi itu padanya, dan kemudian meninggal.

Mendengarnya, Furuichi nyaris sakit jantung karena percaya bahwa enggak mungkin nasib hidupnya sedemikian sialnya sampai-sampai ia harus terbawa-bawa berurusan dengan mayat.

Tapi keputusasaan seketika melandanya saat Oga menunjukkan bahwa bayi itu benar-benar ada.

Lalu tiba-tiba saja seorang cewek bule seksi dengan dandanan gothic lolita tiba-tiba saja nongol dan menjelaskan bahwa bayi itu bernama Beelzebub, putra tunggal sekaligus pewaris Raja Setan yang bertujuan menghancurkan dunia. Tapi karena si raja merasa malas atau apa, ia mempercayakan pertumbuhan Beel menjadi orang hebat kepada manusia terkuat yang pertama ditemuinya. Dan orang itu adalah Oga, yang dipercaya untuk berperan sebagai ayahnya, dan sebagainya dan sebagainya. Sebagai gantinya Oga akan berkesempatan untuk turut menggunakan kekuatan setan Beel, lalu mendapatkan apa yang ia inginkan, dan sebagainya dan sebagainya.

Cewek itu sendiri (yang memiliki gaya rambut ala Saber dari Fate/Stay-Night) memperkenalkan diri sebagai Hildagarde, pelayan pribadi Beel yang dipercaya untuk berperan sebagai ibunya. Ia memiliki pedang yang tersembunyi dalam payung sebagai senjata, serta seekor burung raksasa Ak-Baba yang bisa dipakainya sebagai tungganggan. Dan serangkaian salah sangka membuat musuh-musuh Oga mengira Hilda adalah istri barunya, dan Beel yang juga bule beneran adalah anaknya, yang semakin diperkeruh dengan rasa malas Oga untuk mengasuh yang mendorongnya untuk mencarikan kandidat ayah baru yang lebih kuat darinya. Lalu si Furuichi yang tak bersalah ikut terseret-seret ke dalamnya.

Yah, kurang lebih premisnya gitu. Perkembangan ceritanya sendiri, anehnya, cukup seru kok. Ada beberapa bagian yang beneran membuat ngakak. Tapi ini takkan kusarankan untuk semua orang sih.

Sayangnya aku enggak tahu lebih banyak tentang judul satunya, Toriko. Satu-satunya hal yang kutahu tentangnya adalah bahwa ceritanya berkaitan dengan masak-memasak dan hewan-hewan langka.

Kabar lainnya akan kusampaikan nanti.


About this entry