Daftar Bermacam Stereotip ‘-dere’

Aku juga masih belum mendapatkan definisi lengkapnya.

‘-dere’ sendiri pada dasarnya berarti ‘ jatuh cinta’ atau ‘tergila-gila’ atau ‘suka,’ tapi variasi berbagai tambahan di depannya menentukan jenis ‘jatuh cinta’ macam apa yang diperlihatkan karakter tersebut.

Mulai dari yang paling terkenal:

  • tsundere: ‘tsun’ kurang lebih berarti ‘bersikap dingin’ ato ‘menjaga jarak’. Jadi bukannya mereka jahat atau bagaimana. Mereka hanya agak terlalu malu-malu untuk mengakuinya. Contoh karakter-contoh tsundere yang menonjol meliputi Tohsaka Rin dari Fate/Stay-Night, Hiiragi Kagami dari Lucky Star, Louise dari Zero no Tsukaima, serta Shana dari Shakugan no Shana.
  • yandere: ‘yan’ di sini bisa berarti obsesif, dalam artian mereka mengungkapkan cinta mereka dengan gaya serupa stalker dengan tingkat obsesivitas yang lumayan menakutkan. Lazimnya suatu adegan kesadisan akan terjadi sebagai bentuk terakhir ungkapan rasa cinta mereka. Contoh paling terkenal dari stereotip ini adalah Ryuugu Rena dari bab pertama Higurashi no Naku Koro ni.  Variasi lain yang agak menarik ialah Chiri Kitsu dari Sayonara Zetsubou Sensei.
  • kuudere: ‘kuu’ diambil dari kata ‘cool‘. Jenis ini agak susah dijelaskan. Mereka adalah tipe karakter yang ‘dingin di luar tapi dipenuhi emosi di dalam.’ Contohnya meliputi: C.C. dari Code Geass, Ayanami Rei dari seri Evangelion, Sakaki dari Azumanga Daioh,  Futami Eriko dari Kimikiss, dan Haibara Ai dari Meitantei Conan.
  • dandere: ‘dan’ diambil dari ‘danmari’ yang berarti ‘diam’ atau ‘tutup mulut.’ Bisa dibilang merupakan subkategori dari kuudere. Pada dasarnya, mungkin mereka cuma pemalu. Contohnya yang paling jelas adalah: Nagato Yuuki dari Suzumiya Haruhi no Yuutsu.

About this entry