Gundam 00P

Mobile Suit Gundam 00P adalah photonovel yang menjadi salah satu dari dua side story pertama Gundam 00. Dirilis secara berseri di majalah bulanan Gundam Ace (kalo ga salah) kisah ini memaparkan masa lalu organisasi paramiliter Celestial Being serta kisah orang-orang yang pernah terlibat di dalamnya.

Karena Gundam 00P berlatar di masa lalu, sebagian besar tokoh yang berperan dalam seri ini adalah tokoh-tokoh yang tak ada di seri TV. Tapi para karakter baru yang menarik serta desain mecha-mecha yang cukup keren membuatku menilai Gundam 00P sebagai salah satu seri gaiden paling menarik untuk disimak.

T-15…

Lima belas tahun sebelum seri TV-nya dimulai, di koloni luar angkasa berbentuk asteroid Krung Thep di Lagrange Point 3, mekanik muda Ruido Resonance berkenalan dengan sang gadis ceria Chall Acoustica dan memperlihatkan padanya Gundam Astarea yang baru selesai diproduksi. Ruido dan Chall sama-sama telah terpilih sebagai Gundam Meister yang akan menguji keempat Gundam generasi kedua yang Celestial Being miliki.

Berada di posisi yang sama dengan mereka, terdapat dua Gundam Meister lain: Marlene Vlady yang dingin serta Gundam Meister 874 yang misterius. Di leher Marlene terpasang kalung bom karena latar belakangnya sebagai kriminal yang tak mendukung idealisme Celestial Being. Gundam Meister 874 sendiri bersosok gadis kecil, yang untuk suatu alasan tak pernah sekalipun berinteraksi dengan rekan-rekannya secara langsung.

Paruh awal Gundam 00P mengisahkan tentang sepak terjang keempat Gundam Meister di atas. Seluruh dunia diceritakan berada dalam kekacauan akibat sengketa atas manfaat ketiga Orbital Elevator yang saat itu baru dibangun. Dengan kerahasiaan yang dijamin berkat pengaturan arus informasi Veda, keempat Gundam generasi kedua dilibatkan dalam berbagai konflik bersenjata yang terjadi.

Penceritaan novel ini dilakukan secara episodik. Setiap bab menjelaskan tentang suatu tahapan atau aspek yang berhubungan dengan keseluruhan proses pengembangan atau pengujian senjata yang Celestial Being lakukan. Meski tak ada plot khusus yang mengikat di paruh awal, tak dapat disangkat bahwa kesetiap karakternya mengalami perkembangan secara perlahan namun pasti.

Diceritakan bahwa di samping Gundam Astarea–yang menjadi landasan pengujian berbagai senjata MS yang ada (menjadikannya semacam pendahulu bagi Gundam Exia; Ruido menjadi pilot utamanya), terdapat Gundam Sadalsuud untuk pengembangan sistem-sistem sensorik (menjadikannya pendahulu Gundam Dynames; dipiloti Gundam Meister 874); Gundam Abulhool, untuk pengembangan aspek transformasi (menjadikannya pendahulu Gundam Kyrios, dipiloti Marlene); serta Gundam Plutone, untuk pengujian sistem perlindungan dengan rangka baru (menjadikannya pendahulu Gundam Virtue, dipiloti Chall).

Masing-masing Gundam disorot secara bertahap seiring dengan perkembangan cerita. Sesudah masa pengujian di luar angkasa usai misalnya, latar cerita beralih ke Bumi di mana pengujian kemampuan avionik Gundam Abulhool dapat dioptimalkan.

Gundam Astarea tampil sebagai Gundam ‘standar’ yang seimbang dalam berbagai aspek, yang sayangnya juga menjadikannya agak biasa-biasa saja. Gundam Sadalsuud yang lapisan perisainya dilonggarkan jelas tidak sesuai untuk tindak konfrontasi secara langsung. Gundam Abulhool yang menyerupai pesawat tempur bahkan tak mirip Gundam. Sehingga mungkin hanya Gundam Plutone saja yang bisa dinilai keren pada paruh awal seri ini; dengan kapasitasnya untuk menghasilkan GN Field (secara kronologis, ini mecha pertama yang bisa melakukannya). Di samping itu,  rangka yang lebih tebal tapi masih lebih ramping dari Gundam Virtue, beam rifle berat, serta perisai besar jelas-jelas membuat Gundam Plutone terlihat lebih perkasa.

Menjelang pertengahan cerita, baru terungkap bahwa Meister 874 sesungguhnya adalah kecerdasan buatan sekaligus terminal data artifisial yang berperan sebagai ‘mata’ bagi Veda untuk mempelajari tingkah laku manusia. Ini juga yang menjelaskan mengapa sosoknya tak pernah tampil di muka secara langsung. Sifat-sifat kemanusiaan pun secara perlahan tumbuh dalam dirinya, terlebih saat ia sadar bahwa kapasitas Veda sebagai mesin tak memungkinkannya untuk memahami ‘emosi.’

Rahasia masa lalu Marlene juga terungkap sesudah Ruido merekrut dua sahabat yang kemudian menjadi aset penting CB: teknisi andal Ian Vashti serta dokter lepas Joyce Moreno.

Saat Marlene terluka parah akibat melindungi desa gerilyawan dari pembantaian pasukan MS Hellion milik AEU, terungkap bahwa Marlene merupakan saksi hidup tunggal dari insiden ‘Tragedi Mars’ yang terjadi bertahun-tahun lalu. Marlene secara tak adil didakwa bertanggung jawab atas serangkaian pembunuhan yang diyakini terjadi selama insiden. Padahal awak yang tewas di kapal ruang angkasa milik Union bersangkutan mengalami kematian massal akibat wabah virus jenis baru yang terlepas. Meski semula menerima nasibnya untuk dipenjara seumur hidup, Marlene berubah pikiran begitu mendengar berita kematian mendadak Robert Stad, penambang luar angkasa yang menolongnya. Marlene akhirnya menerima tawaran Veda untuk ‘menjadi bagian dari Gundam.’

Diceritakan juga bahwa Ruido akhirnya bersikeras menjauhkan Marlene dari medan perang saat mengetahui seperti apa dirinya sebenarnya. Keduanya juga  saling jatuh cinta dan akhirnya menikah, sesudah tahap pengujian Gundam generasi kedua selesai dan tahap pengembangan Gundam generasi ketiga dimulai. Chall menjadi saksi pernikahan mereka, dan mereka dianugrahi seorang putri yang mereka beri nama (kode) Feldt Grace. Selama beberapa lama, mereka bersama-sama hidup dalam kedamaian di pedalaman pegunungan HRL.

Namun paruh awal Gundam 00P berakhir dengan tragedi saat dalam upaya pencegahan serangan teroris terhadap Orbital Elevator HRL, rangkaian GN Condenser pada Gundam Plutone tiba-tiba lepas kendali. Core Fighter yang menjadi kunci Chall untuk menyelamatkan diri tak bisa meluncur akibat kegagalan sistem. Ruido dan Marlene dengan menggunakan Gundam masing-masing akhirnya mengintervensi sistem Gundam Plutone agar modul Core Fighter di mana Chall berada bisa terbebas.

Ruido dan Marlene tewas seketika akibat luapan partikel GN dalam jumlah besar. Mereka secara tak langsung telah mengorbankan diri mereka demi keselamatan Chall. Nyawa Chall sendiri pada akhirnya tertolong berkat pertolongan darurat yang didatangkan Meister 874.

Tindakan intervensi mereka diakui Veda, sehingga mereka dibebaskan dari hukuman. Tapi Chall kini harus hidup dengan bekas luka di seluruh sisi kiri tubuhnya dan seluruh rambut yang telah berubah warna menjadi putih.

Terguncang hebat akibat kehilangan dua teman dekat yang teramat disayanginya, sifat Chall secara harfiah berubah menjadi seperti orang yang berbeda. Tapi ia menyadari makna perkataan terakhir Marlene padanya: bahwa ia harus terus hidup demi mewarisi harapan-harapan Ruido dan Marlene, serta mewujudkan cita-cita Aeolia Schenberg untuk menciptakan dunia yang bebas peperangan.

Dengan demikian, paruh pertama Gundam 00P berakhir.

Intermission

Agak susah ngejelasin yang bikin paruh pertama cerita ini bagus itu gimana. Narasinya ringkas dan minimalis. Adegan-adegan pertempurannya dibatasi. Terus sampai akhir, sebenernya enggak banyak detil baru yang bisa kita ketahui tentang rencana besar Aeolia maupun latar belakang para tokohnya yang mungkin bisa menjelaskan lebih banyak tentang struktur organisasi CB (yang sebenernya agak disayangkan, mengingat Ruido dan kawan-kawannya merupakan orang-orang yang gampang disukai).

Tapi ada banyak teka-teki yang menarik di sepanjang seri, yang terutama muncul karena diserialisasikan bersama Gundam 00F yang berlatar lima belas tahun kemudian.

Di pertengahan seri TV season pertama, Feldt pernah berkata pada Lockon bahwa ia telah berada di Celestial Being seumur hidup karena bapaknya seorang Gundam Meister. Kita jadi bertanya-tanya: Apa itu berarti bahwa Ruido benar-benar adalah ayah Feldt? Karena alasan apa pula dirinya meninggal? Mengapa pula Chall yang ditampilkan di serial ini teramat berbeda dengan Chall yang muncul di Gundam 00F? Apa sebenarnya hubungan Chall dengan Gundam Plutone? Pertanyaan-pertanyaan seperti itulah yang terus bermunculan di sepanjang masa serialisasi novel ini.

Salah satu daya tarik lain yang Gundam 00P miliki adalah bagaimana novel ini sejauh ini menjadi satu-satunya media yang memberi gambaran tentang masa Solar Wars yang disebut-sebut pernah melanda Bumi. Perang yang serupa Perang Dunia ini konon menjadi salah satu pemicu mengapa rencana besar CB kemudian dijalankan.

Akhir kata, bersama dengan ditayangkannya season kedua Gundam 00, Gundam 00P pun memasuki babak cerita yang baru…

T-5…

Paruh kedua Gundam 00P dimulai lima tahun sebelum kisah dalam seri televisi dimulai. Persiapan Celestial Being diceritakan telah beralih dari pengembangan senjata ke perekrutan anggota-anggota baru. Karenanya, seperti halnya season kedua seri TV, nuansa paruh kedua seri novel ini agak berbeda dibandingkan nuansa yang ada pada paruh pertama.

Paruh kedua Gundam 00P memperkenalkan dua tokoh utama baru: Grave Violento, Gundam Meister dari Gundam Rasiel; serta partnernya, Hixar Fermi, yang mengemudikan unit pendukung GN Sefer. Keduanya memiliki tugas untuk memanipulasi informasi intelejen demi memastikan terjaganya kerahasiaan CB sampai lima tahun ke depan, sekaligus mengadakan kontak dengan orang-orang yang dipandang layak untuk menjadi bagian dari organisasi.

Gundam Rasiel merupakan MS yang seimbang dalam segala aspek, namun memiliki kelebihan khusus dalam kapasitasnya sebagai landasan uji coba unit-unit pendukung. GN Sefer yang berbentuk pesawat dapat ‘menyatu’ di bagian punggung Gundam Rasiel (ala GN Arms atau 0-Raiser), dan sesudahnya Gundam Rasiel dapat mengimplementasi persenjataan bit(!) yang GN Sefer bawa. Bit-bit yang GN Sefer miliki masih berukuran besar dan masih belum selincah bit-bit yang muncul pada seri TV-nya kemudian. Tapi bit-bit yang kemudian memasangkan diri pada bagian-bagian tertentu Gundam Rasiel ini sekaligus akan berfungsi sebagai tenaga pendorong tambahan bagi MS utama, dan dengan demikian meningkatkan MS ini secara drastis. Dalam bentuk menyatu, unit ini dikenal dengan nama Sefer Rasiel, dan terus terang, menurutku adalah bentuk Gundam terkeren di keseluruhan cerita Gundam 00.

Grave yang lebih berpengalaman memiliki pembawaan yang dingin dan perhitungan. Sifatnya kontras dengan Hixar yang ceria dan suka bercanda. Karenanya,dari sana terkadang timbul situasi komedi selagi Grave dikuntit Hixar selama menjalankan tugasnya. Selama bertugas, mereka dibantu pula oleh Chall, Moreno, dan kawan-kawan mereka yang lain yang masih bekerja bagi CB.

Salah satu aspek baru yang ditonjolkan dalam kerjasama mereka adalah bagaimana mereka harus saling membantu dalam menghapuskan jejak, mengingat persenjataan beam yang Gundam pergunakan meninggalkan bentuk kerusakan yang khas pada puing-puing MS yang mereka kalahkan. Upaya penghapusan jejak menjadi salah satu tema yang berulang di paruh kedua ini.

Diceritakan juga bahwa struktur genetik Chall kini telah ‘cacat’ akibat ‘kecelakaan’ yang ia alami. Ia kini hanya bisa bertahan hidup berkat teknologi penanganan kesehatan yang CB miliki, yang bahkan telah sampai ke tahap pembuatan tubuh-tubuh manusia artifisial.

Tubuh-tubuh manusia artifisial ini berhubungan dengan Meister 847. Meister 847 diceritakan telah turut terpengaruh oleh kematian Ruido dan Marlene. Sehingga semenjak insiden itu, ia kini senantiasa diliputi keraguan untuk memiliki ‘tubuh’-nya sendiri yang terbebas dari Veda karena telah disadarkan akan kemungkinan ‘mati.’ Padahal tubuh independen itu ia perlukan demi bisa mengakses Gundam-Gundam generasi ketiga yang telah dilengkapi pengamanan biometrik.

Grave secara langsung maupun tak langsung menjadi sosok yang bertanggung jawab terhadap perekrutan sejumlah tokoh utama dari seri televisi. Ia-lah yang pertama mengadakan kontak dengan subjek penelitian prajurit super terbuang E-057 (Allelujah). Ia pula yang secara pribadi merekrut Neil Dylandy, lelaki muda berbakat besar yang kehilangan sebagian besar anggota keluarganya dalam serangan teroris (Lockon). Serta berkat koneksi langsung yang dimilikinya dengan Veda, ia yang menemukan Leesa Kujo, komandan strategis AEU yang kehilangan orang yang dikasihinya akibat kerasnya persaingan antar peleton dalam suatu konflik melawan HRL (Sumeragi).

Dalam misi untuk menghentikan para pengejar E-057, Grave turut menemukan keberadaan Lab Pengembangan Teknis Generasi Lanjut (kuharap istilahnya bener), yang kemudian membawanya pada konflik dengan pasangan pilot Letnan Satu Delphine Bedelia dan Letnan Dua Leonard Fiennes. Leonard yang masih anak-anak merupakan salah satu subjek prajurit super yang gelombang otak kuantumnya telah diaktivasi, dan ia bersama Delphine menjadi pilot ujicoba MS Tieren Kyitwo yang dikembangkan HRL.

Tieren Kyitwo yang berukuran besar ini nantinya akan menjadi landasan pengembangan Tieren Taozi yang dikemudikan prajurit super Soma Pieris. Di samping menjadi sasaran karena potensi Tieren Kyitwo dalam pengembangan senjata, keberadaan Leonard bersama Delphine yang telah sama-sama melihat Gundam turut menjadi ancaman besar terhadap kerahasiaan CB.

Di tengah memanasnya konflik antara AEU dan HRL, Grave sempat dijebak oleh Fon Spaak, tokoh utama Gundam 00F yang pada waktu itu masih menjadi tentara bayaran dari AEU. Dengan kecerdasannya yang sangat tinggi, Fon berhasil mengetahui keberadaan Celestial Being seorang diri dan mengkonfrontasi Grave sesudah berhasil memerangkap Gundam Rasiel dalam plasma field MA Agrissa Type 7.

Paruh cerita ini mencapai titik baliknya tatkala Hixar terluka parah dalam ujicoba pertempuran antara Gundam Rasiel dengan Gundam Virtue Physical Type yang dikemudikan Tieria Erde. Hixar, yang dari sudut pandang manapun semestinya berakhir tewas, ternyata bertahan hidup dan berangsur-angsur pulih. Itulah saat ketika Grave—yang terang-terangan terungkap mengetahui tentang keberadaan kaum Innovade—curiga bahwa meski tercatat sebagai ‘manusia’ dalam basis data Veda, Hixar sesungguhnya merupakan salah satu di antara para Innovade.

Ketidakcocokan di dalam basis data Veda menyadarkan Grave bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Kecurigaannya semakin bertambah tatkala misi pencarian Gundam Meister yang diberikan padanya tiba-tiba saja dihentikan, sekalipun Meister terpilih untuk Gundam Exia masih belum juga ditetapkan.

Grave sebagai gantinya mendapat misi baru untuk menghabisi nyawa orang-orang yang telah mengetahui keberadaan CB. Di antara mereka termasuk Fon Spaak serta pasangan Delphine dan Leonard.

Teka teki semakin bertambah ketika Grave mendapati bahwa penilaian Veda terhadap Fon ternyata sama persis dengan penilaian Veda terhadap Soran Ibrahim, bocah yang menjadi saksi langsung dari pengujian intervensi bersenjata 0 Gundam (Setsuna). Keduanya dinilai memiliki kemungkinan rendah untuk menyebarkan informasi, dan sebaliknya sama-sama dinilai memiliki potensi tinggi untuk menjadi bagian dari organisasi. Namun Soran diputuskan untuk dibiarkan hidup, sedangkan Fon ditetapkan untuk tewas.

Temuan aneh ini mendorong Grave untuk berdiskusi dengan Chall, dan meminta secara khusus padanya agar merekomendasikan Fon sebagai bagian dari tim pendukung khusus yang Chall tengah buat kepada Veda. Dengan demikian, nyawa Fon akan terselamatkan dan kemampuan yang dimilikinya dapat dipergunakan oleh organisasi.

Grave kemudian berangkat untuk berhadapan dengan Tieren Kyitwo. Meski dengan mudah MS itu ia hancurkan, pada akhirnya Delphine dan Leonard juga sama-sama ia biarkan hidup.

Klimaks cerita terjadi saat Grave mengajukan permohonan analisis pertempuran sekaligus protes sekembalinya ia ke markas. Persis saat Grave bernafas lega karena permintaan pembatalan misinya ditanggapi Veda, Hixar tiba-tiba saja muncul dan menembaki Grave secara brutal. Misi baru Grave rupanya dibatalkan karena Grave sendiri dipandang tak diperlukan lagi, dan ucapan permintaan maafnya pada Hixar gagal tersampaikan pada saat ia akhirnya tewas.

Hixar syok dan ketakutan saat tersadar dengan apa yang telah diperbuatnya. Hixar diindikasikan telah ‘dikendalikan’ oleh pihak lain karena di waktu yang sama, catatan tentang dirinya di akses level atas Veda tiba-tiba diubah dari ‘manusia biasa’ ke ‘Innovade ideal’. Hixar rupanya merupakan salah satu Innovade yang tanpa sepengatahuan dirinya sendiri, berperan dalam pengumpulan informasi bagi Veda. Sementara di akses level bawah, baik dirinya maupun Grave kini sama-sama dinyatakan telah mati.

Beyond

Berkat koneksi langsungnya dengan Veda, Meister 874 menjadi satu-satunya yang menyadari apa sesungguhnya yang telah terjadi. Ia secara terpisah meminta Moreno untuk melakukan apapun yang bisa dilakukannya untuk Grave dan meminta Ian untuk menuntaskan konstruksi ‘Gundam 874’ yang telah dirancang secara khusus untuknya, Gundam Artemie, dengan menggunakan GN Drive dari Gundam Rasiel.

Meister 874 mengakses catatan harian Hixar. Dari catatannya yang terakhir ia menyimpulkan adanya keberadaan suatu pihak yang telah mengacaukan proses kerja Veda. Meister 874 kini membulatkan tekadnya untuk mengadakan kontak dengan tubuh artifisial yang telah dibuat untuknya, yang kini dihuni kepribadian lain bertajuk 887.

Sadar bahwa dirinya dan orang-orang yang terdekat dengannya berpotensi menjadi sasaran, sesudah memiliki tubuhnya sendiri, dengan alasan untuk mengujicoba Gundam Artemie yang baru di dalam pertempuran, ia berangkat ke luar angkasa demi memancing keluarnya pihak misterius yang ia yakini kini bermaksud menyingkirkan dirinya.

Dugaannya terbukti benar, karena Meister 874 kemudian menjadi sasaran serangan dari sepasang GN Cannon, jenis MS misterius yang tiba-tiba muncul, yang datanya belum pernah ia temukan di Veda sebelumnya. Meister 847 mengaktifkan Trial System yang Gundam Artemie miliki, yang mematikan sistem kendali kedua GN Cannon dan membuatnya unggul untuk beberapa lama. Tapi penggunaan Trial System miliknya dibatalkan karena tanpa sepengetahuannya, perintah pengujian tambahan untuk Gundam Virtue Physical Type secara mendadak telah diberikan pada Tieria. Pengaktifan Trial Field yang dilakukan oleh Tieria membatalkan pengaktifan yang dilakukan oleh Meister 874, karena Tieria berkedudukan lebih tinggi dari Meister 847 di dalam Veda. Meister 847 kembali terdesak, dan teman-temannya di markas tak dapat mengetahui bagaimana keadaannya karena hangar tiba-tiba menjadi tempat terlarang untuk dimasuki selama masa pengujian Tieria.

Pada saat itulah Meister 874 menemukan keberadaan musuhnya yang sesungguhnya: seorang Innovade yang diutus secara khusus untuk ‘menghapusnya’ tanpa sepengetahuan yang lain, Beside Pain, yang mengemudikan sebuah MS asing yang dikembangkan secara khusus untuk kepentingan para Innovade, 1 Gundam (baca: ‘ai gundam’).

Gundam Artemie menderita kerusakan parah. Namun beam shield Gundam Rasiel tiba-tiba menyelamatkannya. Rupanya Moreno dan Ian berhasil ‘menghidupkan’ Grave kembali sesudah mendapati bahwa dirinya bukan manusia, melainkan Innovade kelas tempur. Namun racun pemusnah sel yang terkandung di dalam peluru yang menyerang Grave secara perlahan menggerogoti dirinya. Sehingga Grave kini hanya memiliki sisa waktu tiga puluh menit untuk hidup demi menolong Meister 874 dengan Gundam Rasiel yang menggunakan tangki partikel.

Kemunculan tak terduga Grave seketika mengacaukan rencana tempur Beside. Bekerjasama, Grave dan Meister 847 berhasil menyingkirkan pasangan GN Cannon yang dipiloti klon-klon Beside. Lalu demi menjauhkan perhatian Beside dari Meitser 847, Grave menurunkan persenjataannya dan memprovokasi Beside ke permukaan sebuah asteroid.

Di sana, Beside yang kini murka menggunakan kemampuan rahasianya untuk ‘menimpakan’ kepribadiannya di atas kepribadian Innovade lain, sehingga tubuh Grave dapat ia ambil alih. Namun upaya terakhirnya gagal akibat kenyataan bahwa data tentang Grave di dalam Veda sudah terhapus pada saat dirinya dinyatakan tewas. Putus asa, Beside berusaha mentransfer kepribadiannya ke tubuh klonnya yang lain. Namun sebelum proses transfernya berhasil, 1 Gundam diluluhlantakkan oleh rentetan serangan beam saber Gundam Rasiel. Beside selanjutnya diyakini tewas.

Di akhir cerita, Chall dikisahkan kembali terpukul oleh berita kematian Grave dan Hixar. Tapi ia memutuskan untuk memanfaatkan sebaik mungkin bakat Fon Spaak yang telah Grave percayakan padanya. Maka sesudah mendapat persetujuan Veda, ia bersama Fon beroperasi dalam tim baru, Fereshte,.yang bertugas untuk mendukung secara diam-diam tim utama CB pada saat rencana utama dijalankan.

Meski tidak ada bukti yang ditemukan, Meister 874 dipandang bertanggung jawab sepenuhnya atas kekacauan yang melibatkan Gundam Artemie. Kepribadiannya disegel dalam sebuah terminal data dengan fungsi terbatas (Hanayo), dan ia kemudian dialihtugaskan pula sebagai bagian dari Fereshte.

Ian dan Moreno dengan demikian terbebaskan dari hukuman. Tapi sama-sama terikat oleh status kerahasiaan, sesuai rencana awal, mereka membatasi komunikasi mereka saat menjadi bagian dari tim inti bersama para anggota yang baru.

Sedangkan Hixar, sesudah mendengar pesan suara terakhir yang ditransmisikan Grave padanya menjelang ajalnya, akhirnya bangkit dari keadaan katatoniknya dan menjadi agen rahasia bagi Celestial Being lagi. Namun seperti halnya Marlene dulu dan Fon sekarang, di lehernya pun kini terpasang sebuah kalung bom yang dapat mengincar nyawanya sewaktu-waktu…

FRIEND

Paruh kedua cerita ini sebenarnya agak mengejutkanku dengan desain karakternya yang ‘cantik.’ Maksudku, di paruh pertama Ruido terlihat menonjol dengan rambut merahnya yang pendek dan sikapnya yang ‘jantan.’ Tapi di sini, Grave maupun Hixar sama-sama bishi dan para penggemar yaoi dengan gampang akan menyangka ada innuendo di antara mereka!

Tapi terlepas dari itu, meski agak kecewa karena Ruido dan Marlene sudah tak lagi ada, paruh akhir Gundam 00P di luar dugaan bukan cuma menarik, melainkan juga secara spektakuler berhubungan dengan serangkaian ‘pengungkapan’ yang terjadi menjelang bagian akhir season kedua seri TV-nya. Hubungan ini nantinya akan dibawa ke tingkat lebih lanjut di seri gaiden Gundam 00 yang baru, Gundam 00I, yang secara khusus membahas tentang para Innovade.

Kemunculan Gundam Artemie yang ramping menurutku merupakan bagian perkembangan cerita yang paling mengesankan. Demikian juga kemunculan Beside Pain. Meski di sisi lain aku sebelumnya sempat berharap akan muncul lebih banyak tokoh non-CB lain selain Leonard dan Delphina.

Hubungan persahabatan antara Grave dan Hixar memang menarik untuk diikuti. Demikian pula ‘evolusi’ Meister 847 menjadi manusia, yang kemudian harus dibayarnya mahal dengan disegelnya ia ke dalam terminal data serupa Haro bernama Hanayo, yang menjadi partner tidak langsung Fon dalam Gundam 00F. (Hanayo: hachi=8, nana=7, yon=4)

Bicara soal Gundam Artemie milik Meister 847, MS bermotif lebah yang ternyata cukup keren ini sebenarnya dirancang dengan ide awal untuk prapengujian Trial System, sebelum implementasi langsung pada Gundam Nadleeh. Meski pada akhirnya dipandang tak diperlukan, patut diperhatikan akan adanya kesamaan antara dua Gundam ini sekaligus antara kedua pilot yang mengemudikannya, yang sama-sama merupakan manusia buatan. Dengan Trial System tersebut dan dengan tambahan persenjataan bit yang bahkan lebih canggih dari bit-bit yang Sefer-Rasiel miliki, meski hanya bersenjatakan senapan beam standar, MS ini tetap menjadi lawan yang patut diperhitungkan.

Sesudah kehancurannya, rangka dasar Gundam Artemie ceritanya digunakan sebagai landasan pengembangan GN Archer. Meski kehilangan Trial System dan persenjataan bitnya, kita tak bisa membantah bahwa GN Archer memiliki fitur transformasi dan kapasitas persenjataan yang jauh lebih banyak dan bervariasi. Jadi kurasa itu bukan trade off yang buruk.

Sepanjang kedua paruh cerita, ditampilkan pula berbagai MS produksi massal dengan desain yang lumayan menarik perhatian dari ketiga blok kekuatan utama. Rentetan MS yang menjadi lawan tanding para Gundam ini terdiri atas berbagai variasi Hellion, Realdo, dan Tieren; masing-masing dari AEU, Union, dan HRL. Untuk suatu alasan, MS-MS ini tak pernah terlalu ditonjolkan selain dari yang disebutkan di bawah.

Tieren Kyitwo yang digunakan Leonard dan Delphina menjadi MS pertama dalam kronologi Gundam 00 yang dapat berfungsi dengan baik di Bumi maupun luar angkasa tanpa perlunya penambahan alat bantu. Dengan kokpit yang dirancang untuk dua orang, yang mengimplementasikan kemampuan gelombang otak kuantum prajurit super, desainnya sebenarnya cukup mengesankan. Aku agak heran kenapa mecha ini dibuat tidak populer seperti sekarang.

Agrissa Type 7 yang digunakan secara otomatis oleh Fon mungkin memang tidak terlalu berkesan. Apalagi bila mengingat adegannya nyaris sama persis dengan apa yang terjadi di seri televisinya. Tapi MA yang secara khusus dibangun AEU sebagai tandingan Tieren Kyitwo ini menambah jumlah MA di dunia Gundam 00 yang menurutku memang agak kurang. Hanya saja, kenapa Agrissa?! Kenapa mereka tak membuat MA jenis lain? Yah, mungkin untuk menjabarkan nilai historis yang Agrissa miliki saat muncul di seri TV-nya…

Highlight mecha paling utama di Gundam 00P tentu saja adalah Gundam Rasiel. Sedikit tambahan tentang kemampuannya, apabila ada GN Sefer lainnya selain yang dikemudikan Hixar (pernah terjadi saat Meister 874 menggerakkan beberapa unit secara simultan), maka jumlah bit/pendorong yang Sefer-Rasiel miliki bisa bertambah sampai tujuh(!). Bentuknya, sekalipun kalo dipikir agak tak masuk akal, serius, luar biasa keren. Sekali lagi, dari semua desain MS di Gundam 00, Sefer-Rasiel merupakan desain favoritku.

Sedangkan 1 Gundam yang muncul di bagian akhir, beserta kedua GN Cannon yang mendukungnya, sebenarnya adalah cikal bakal dari Reborns Gundam/Cannon yang dikemudikan Ribbons Almark. 1 Gundam sangat mirip dengan mode ‘Gundam’-nya, sedangkan GN Cannon sangat mirip dengan mode ‘Cannon’-nya. 1 Gundam yang sangat kuat dalam pertempuran jarak dekat-menengah dikembangkan langsung dari 0 Gundam dengan maksud untuk menjadi landasan pengembangan lebih lanjut lagi. GN Cannon, yang bentuknya banyak mengingatkan pada Guncannon dari seri Gundam klasik, dimaksudkan sebagai unit pendukung jarak jauh untuk alasan serupa.

Hanya saja, sifat tinggi hati Ribbons tidak mengizinkan dirinya untuk mengandalkan orang lain. Karena itulah unit pendukung kemudian dibuat menyatu dengan unit utama dalam konsep MS ‘sempurna’ yang dinamai Reborns Gundam/Cannon Origin. Rancangan MS ini bahkan memiliki wujud ketiga berupa tank (membuatnya mirip Guntank dari seri Gundam klasik), yang dimaksudkan untuk menyesuaikan kekurangan MS tersebut dalam pertempuran darat. Namun, sesudah data twin drive system diperoleh Ribbons dari Anew Returner, penambahan sistem ini konon tak memungkinkan bentuk ketiga ini ada, dan jadilah Reborns Gundam/Cannon yang muncul pada dua episode terakhir season kedua seri TV.

Sebagai penutup, aku ingin bilang bahwa ada semacam kepuasan tersendiri dari mengikuti Gundam 00P. Kepuasan ini bahkan lebih besar dibandingkan saat mengikuti seri Astray dari Gundam SEED. Gampangnya sih, karena ada banyak sekali hal yang bisa kau harapkan dari sebuah gaiden bisa kau temukan di dalamnya. Lalu hasilnya ternyata berakhir jauh lebih memuaskan dari yang bisa kubayangkan. Sekalipun ini mungkin memang cuma perasaanku aja sih…

Mungkin Gundam 00P memang diawali sebagai sebuah seri MSV untuk ‘menjual’ berbagai plamo baru. Tapi bagaimanapun, kupikir, dengan tema-tema persahabatan dan keyakinan hidup yang sedemikian kental, Gundam 00P menjadi seri MSV yang ‘sedikit’ lebih layak untuk diikuti. Tentunya itu selama kau bisa menerima kenyataan bagaimana Chall yang begitu manis akhirnya dibuat menjadi wanita yang frigid…

Eh, lupakan saja komentar terakhirku itu.


About this entry