Anime Baru Musim Panas 2013 **

Aku sibuk banget dengan bermacam urusan belakangan. Sampai-sampai aku enggak sadar kalau pengumuman untuk daftar anime baru sudah ada lagi. (Kayaknya ada sesuatu yang bener-bener enggak beres dengan cara aku hidup.)

Eniwei, judul-judul baru buat musim panas ini menurutku enggak seheboh musim sebelumnya. Ada sejumlah judul yang menonjol, tapi kebanyakan  mungkin belum terlalu dikenal dan karenanya tak begitu diantisipasi. Ditambah lagi, sejumlah seri mencolok dari musim semi kemarin masih akan berlanjut untuk waktu ke depan.

Kayak biasa, ini daftar yang enggak terlalu bisa diandalkan. Kalau ada kabar-kabar baru, akan aku tambahkan lagi.

——

Free! (Kyoto Animation)

Nanase Haruka, seorang murid kelas dua SMA Iwatobi yang pernah menekuni klub renang waktu SD, berjumpa kembali dengan rival lamanya, Matsuoka Rin, yang kini bersekolah di SMA Sametsuka. Pertemuan tersebut mendorong Haruka untuk menyatukan kembali teman-teman lamanya sewaktu SD, demi membentuk klub renang baru di SMA Iwatobi yang bisa menjawab tantangan Rin.

Seri tentang renang, masa muda, dan persahabatan antar cowok yang (enggak seperti biasanya buat KyoAni) menghadirkan banyak karakter bishonen ini didasarkan pada naskah High Speed! karya Kouji Ouji yang meraih penghargaan dalam Kyoto Animation Award kedua tahun 2011. Kurasa, ini salah satu seri  dengan kualitas presentasi dan naskah cerita yang sepertinya telah terjamin. Kalau elemen darah panas dan galau di dalamnya seimbang, kurasa bahkan akupun akan tertarik untuk mengikuti seri ini. Tapi kalau enggak, yah, ini bakal jadi seri yang kayaknya lebih menarik bagi cewek sih.

-

Kin-iro Mosaic (Studio Gokumi)

Mengetengahkan kehidupan Oumiya Shinobu, seorang gadis Jepang ‘murni’ yang baru pulang dari homestay-nya di Inggris, saat Alice, gadis yang tinggal di keluarga yang menampung Shinobu saat di Inggris dulu, suatu hari datang ke Jepang dan ganti hidup bersamanya. Maka dimulailah rangkaian kelucuan antara mereka bersama teman-teman mereka yang lain.

Maaf, belum tahu banyak soal yang satu ini. Diangkat dari seri komedi empat-kotak karya Hara Yui, desain karakternya cukup manis. Kudengar sebagian besar leluconnya akan melibatkan soal perbedaan bahasa dan budaya. Kelihatannya seri yang lumayan untuk tontonan ringan.

-

Silver Spoon (A-1 Pictures)

Mengisahkan kehidupan seorang remaja kota bernama Hachiken Yuugo, yang karena satu dan lain hal, melanjutkan pendidikan di sebuah sekolah agrikultur di Hokkaido yang terletak jauh dari kota asalnya. Di samping harus membiasakan diri dengan kehidupan tanah pertanian yang masih asing baginya, ia juga berhadapan dengan orang-orang setempat yang memiliki pandangan terhadap kehidupan dan cita-cita yang bertolak belakang dengan pegangannya selama ini.

Diangkat dari manga drama komedi Gin no Saji karangan Hiromu Arakawa (pengarang Fullmetal Alchemist) yang memperoleh cukup banyak pujian beberapa waktu lalu, ini salah satu seri yang akan mengisi blok Noitamina untuk musim ini. Ada banyak karakter manusia sekaligus binatang serta pemandangan pedesaan. Lalu ada dukungan staf lumayan kuat di belakangnya. Ini salah satu seri baru paling menarik sejauh ini.

-

Uchouten Kazoku (P.A. Works)

Seri drama komedi(?) tentang keluarga tanuki (siluman anjing cerpelai perubah wujud) yang berdiam di hutan Tadasu no Mori di Kuil Shimogamo. Ceritanya berlatar di Kyoto, pada masa ketika tanuki, tengu, dan manusia menjalani hidup di antara satu sama lain.

Seri ini diangkat dari novel karya Morimi Tomihiko (pengarang Yojou-Han Shinwa Taikei/The Tatami Galaxy) yang telah terjual 200.000 eksemplar di Jepang dan sekaligus memenangkan penghargaan Honya Taishou pada tahun 2008. Buat yang belum tahu, The Tatami Galaxy (yang dianimasikan Madhouse pada tahun 2010) adalah  seri drama yang bener-bener luar biasa aneh, tapi dengan tamat yang secara mengejutkan buatku benar-benar memuaskan. Soal seri baru ini, aku masih belum tahu ceritanya akan dibawa ke mana (di samping aku enggak begitu tertarik dengan tema youkai). Tapi… gimana ya? Buat beberapa orang, ini bisa jadi seri yang benar-benar dinanti. Kumeta Kouji (pengarang Sayonara, Zetsubou-sensei) secara mengejutkan menjadi desainer karakternya. Kayaknya ini akan jadi keluaran studio P.A. Works yang paling enggak biasa sejauh ini.

-

Gatchaman Crowds (Tatsunoko Production)

Belum banyak yang diketahui tentang seri ini, selain tokoh utamanya yang perempuan dan bernama Ichinose Hajime(?) dan mendalami science ninja arts seperti para tokoh dalam seri Gatchaman yang telah lalu. Berlatar di Jepang, di awal musim panas tahun 2015, di antara 180.000 penduduk yang hidup di Kota Tachikawa—metropolis Tokyo yang kedua. Sebuah majelis misterius tengah mencari orang-orang yang memiliki kekuatan spiritual laten untuk melindungi Bumi. Ada orang-orang tertentu dengan kemampuan menggunakan sebuah pakaian khusus yang ditenagai kekuatan spiritual. Di tengah semua ini, seorang gadis remaja bernama Ichinose Hajime melakukan sesuatu yang bisa mengubah dunia.

Buat yang belum tahu, Gatchaman adalah anime superhero yang meledak di tahun 1970-an (aku juga penggemarnya, bayangkan pasukan ninja bermotif burung dengan kendaraan-kendaraan canggih yang berhadapan dengan sebuah organisasi alien jahat). Ada pernyataan kalau seri ini akan ‘sangat berbeda’ dibandingkan seri orisinilnya, sehingga aku belum yakin apa aku akan suka atau enggak. Tapi Nakamura Kenji yang menangani Tsuritama dan C-Control yang menjadi sutradaranya (cara pandang beliau kelihatannya agak unik, tapi kemampuan teknis beliau menonjol). Asal konsep dan naskahnya bagus, kurasa ini seri yang bakal menarik.

-

The World God Only Knows: Goddesses Arc (Manglobe)

Musim tayang ketiga dari seri Kami Nomi, yang mengetengahkan upaya sang maniak galge, Katsuragi Keima, bersama ‘adik perempuan’-nya, Elsie, dalam menaklukkan hati para gadis, agar roh-roh jahat yang bersemayam di dalam hati mereka bisa dikeluarkan dan dikembalikan ke tempat asal mereka semula.

Maaf, aku tak mengikuti perkembangannya. Tapi seri komedi romantis ini tetap populer dalam tahun-tahun terakhir. Jadi kurasa ini kabar baik bagi para penggemar lama TWGOK.

-

Rozen Maiden- Zurückspulen (Studio DEEN)

Kelanjutan terkini dari hubungan antara Sakurada Jun dan boneka-boneka hidup/ajaib Rozen Maiden yang hidup bersamanya, beserta persaingan dalam permainan misterius yang boneka-boneka tersebut mainkan dengan satu sama lain. Jun kali ini adalah Jun berusia dewasa dari dunia lain, yang memilih “Tidak.” sebagai jawaban surat yang diterimanya sebelum pertemuannya dengan Shinku.

Maaf, ini lagi-lagi sebuah seri lama yang dulu tak pernah kuikuti (walau pernah kudengar perkembangan karakternya bagus). Seri baru ini merupakan adaptasi anime dari bagian cerita sesudah manganya yang dikarang tim Peach Pit beralih penerbit dari Gantosha ke Shueisha. (FYI, judul seri baru ini secara resmi ditulis dengan katakana, dan bukan dengan huruf latin seperti pada pendahulunya). Aku agak kaget karena ternyata seri ini belum tamat.

-

Danganronpa Kibou no Gakuen to Zetsubou no Koukousei  The Animation (Lerche)

Sekelompok siswa ‘tak biasa’ dari sebuah SMA ‘tak biasa’ mendapati diri mereka terperangkap di sekolah di suatu hari, di mana sesosok boneka(?) beruang sadis bernama Monokuma membeberkan bahwa satu-satunya jalan keluar dari sekolah itu adalah dengan melakukan ‘pembunuhan yang sempurna.’

Diangkat dari game PSP populer keluaran Spike Chunsoft (yang sayangnya sampai akhir tak sampai diterjemahkan ke barat), Seiji Kishi yang menangani Angel Beats dan Persona 4 The Animation yang akan menyutradarinya (beliau kayaknya beneran sibuk belakangan). Game-nya sendiri merupakan kombinasi sistem Social Link dari game-game Persona dengan investigasi dan persidangan ala Ace Attorney. Ada tahap ‘persidangan’ sesudah setiap pembunuhan, jadi aspek misterinya lumayan kuat. Berhubung desain karakternya agak ‘unik,’ mungkin seri ini takkan cocok dengan selera beberapa orang.

-

Monogatari Series Second Season (SHAFT)

‘Babak kedua’ kisah drama kehidupan Araragi Koyomi dan para gadis di sekelilingnya, beserta hal-hal supernatural yang masih kerap terjadi terkait beban-beban masa lalu mereka.

Adaptasi anime dari seri novel horor(?) remaja karangan Nisio Isin yang mungkin saja merupakan sekuel paling dinanti di musim ini. Para penggemar lama Bakemonogatari akan terpuaskan dengan durasinya yang direncanakan sepanjang dua cour. Seri kali ini akan mencakup rentang waktu dari akhir musim panas sampai sesudah masa kelulusan (dari Nekomonogatari (Shiro) sampai Koimonogatari, kecuali Hanamonogatari yang akan dianimasiin terpisah), dan di samping kemunculan sejumlah tokoh baru, sejumlah bab ceritanya untuk kali pertama akan diambil dari luar sudut pandang Araragi.

-

Fate/kaleid liner Prisma Illya (SILVER LINK)

Ilyasviel merupakan seorang gadis kecil berdarah blasteran yang hidup bahagia bersama kakak lelaki angkatnya, Shirou, serta kedua orangtuanya, Kiritsugu dan Irisviel. Namun, jatuhnya dua orang gadis penyihir yang tengah bertengkar dengan satu sama lain dari langit, Tohsaka Rin dan Luviagelita Edelfelt, mengubah kehidupan Ilya saat tongkat ajaib Kaleido Stick yang sebelumnya dipegang Rin secara seenaknya menetapkan Ilya sebagai pemiliknya yang baru.

Ini adaptasi anime dari seri manga orisinil yang merupakan spin off dari seri Fate/stay-night keluaran Type-Moon. Ceritanya secara umum memang lebih cerah. Tapi perkembangan plotnya agak berat sekaligus menarik dengan adegan-adegan pertempuran yang lumayan seru (ditambah dengan referensi ke Cardcaptor Sakura dan Mahou Shoujo Lyrical Nanoha di mana-mana). Kartu-kartu Servant ceritanya bisa digunakan untuk meningkatkan kekuatan bertarung Ilya–dengan memakai kartu Saber, Ilya jadi bisa menggunakan Excalibur, misalnya. Tapi sudahlah, mending untuk detilnya kalian lihat saja sendiri.

-

Ro-Kyu-Bu! SS (Project No.9)

Kelanjutan cerita tentang tim basket perempuan tingkat SD yang diawaki Kashii Airi dan kawan-kawannya, beserta pelatih mereka yang masih SMA.

Maaf, aku enggak mengikuti musim tayang pertamanya. Ini masih diangkat dari seri ranobe karya Aoyama Sagu dengan ilustrasi buatan Tinkle. …Aku sebenarnya kurang terkesan oleh seri pertamanya. Tapi kalau enggak salah ini seri komedi dengan karakter-karakter manis yang agak menghangatkan hati.

-

Servant x Service (A-1 Pictures)

Seri drama komedi yang mengetengahkan kehidupan para pegawai negeri, Yamagami Lucy dan rekan-rekannya, di sebuah kantor pemerintah di wilayah Hokkaido, khususnya dari dinas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Diangkat dari manga 4-kotak karya Takatsu Karino (yang membuat Working!!), aku lupa persisnya apa, tapi sempat ada sesuatu yang membuatku sangat tertarik mengikuti seri ini. Aku masih belum tahu soal ceritanya, tapi menilai staf di belakangnya, kurasa eksekusi teknisnya bakal lumayan baik.

-

Kimi no Iru Machi (Gonzo)

Berlatar di suatu wilayah pedesaan di perfektur Hiroshima, Kirishima Haruto yang baru mau memulai kehidupan SMA-nya terkejut saat mendapati bagaimana seorang gadis dari Tokyo bernama Eba Yuzuki, anak perempuan dari teman ayah Haruto, akan mulai hidup serumah dengannya agar bisa bersekolah di SMA yang sama. Perkembangan ini mempersulit situasi Haruto, sehubungan dengan perasaan yang dipendamnya terhadap Kanzaki Nanami, seorang gadis lain, yang telah dimilikinya semenjak masa SMP. Mengetengahkan pengalaman pelajar SMA bernama Kirishima Haruto yang pindah ke Tokyo dari dusunnya yang terpencil untuk mengejar Eba Yuzuki, gadis yang dahulu disukainya, dan upayanya untuk memenangkan hatinya kembali.

Diangkat dari seri drama romantis karya Kouji Seo, aku agak terkejut dengan bagaimana studio Gonzo yang akan menangani seri ini. Cakupan manganya sudah agak jauh. Jadi aku juga belum punya bayangan soal hasil akhirnya. Sejauh yang aku tahu, ceritanya murni drama tentang hubungan antar karakter, dengan bobot cerita yang agak berat dan bisa bikin galau. Aku pribadi tak mengikutinya sih (aku kurang bisa cocok dengan sebagian besar karakternya), tapi seri ini termasuk salah satu seri yang punya basis penggemarnya tersendiri. (Setidaknya, kuharap hasil akhirnya bisa lebih bagus dari adaptasi anime Suzuka.)

-

Blood Lad (Brains Base)

Berlatar di semacam dimensi kegelapan, Staz, seorang vampir yang terobsesi dengan dunia manusia (dalam hal ini, sub budaya anime dan manga), terpesona pada Fuyumi, seorang gadis SMA yang entah bagaimana tersesat ke dimensi tersebut. Tapi Fuyumi tewas tak lama kemudian karena dimakan monster, dan Staz, dengan kekuatannya sebagai vampir, berusaha mempertahankan nyawa Fuyumi sekaligus menemukan cara untuk menghidupkannya kembali.

Diangkat dari seri komedi gelap karya Kodama Yuuki yang belakangan mulai terkenal, ini seri yang menghadirkan lumayan banyak tokoh menarik. Maaf karena belum tahu terlalu banyak tentangnya. Meski terkesan kocak, perkembangan ceritanya kelihatannya jadi bagus.

-

Tamayura – More Aggressive (TYO Animations)

Musim tayang kedua yang mengetengahkan kehidupan gadis remaja Sawatari Fu dan kawan-kawannya yang mendalami fotografi dengan kamera tua peninggalan mendiang ayah Fu di kota Takehara. Musim tayang baru ini mengetengahkan tahun kedua Fu di SMA serta bagaimana ia mengambil langkah-langkah baru dalam hidupnya dengan ‘lebih agresif.’

Aku dengar tak banyak yang akan berubah dari anime ‘penyembuhan’ ini. Ceritanya juga akan langsung beranjak dari akhir cerita season yang pertama. Aku belum mengikuti seri ini, tapi kudengar ini seri slice-of-life yang lumayan disukai.

-

Genshiken Nidaime (Production I.G.)

Seri Genshiken baru yang menampilkan generasi berikutnya dari anggota Komunitas Pengkajian Kebudayaan Visual Modern. Jabatan ketua kini dipegang oleh kekasih Sasahara Kanji, Ogiue Chika, di tengah kesibukannya sebagai manga-ka profesional (Kanji sendiri yang menjadi editornya). Lalu dari sebuah grup otaku, Genshiken perlahan berubah menjadi perkumpulan fujoshi seiring dengan hadirnya anggota-anggota baru mereka.

Walau disebutnya ‘second season,’ ini sebenarnya anime seri TV ketiga Genshiken yang diangkat dari manga terkenal berjudul sama karya Kio Shimoku. Fokus bahasan di ceritanya agak berubah, tapi daya tarik asli ceritanya masih tetap sama. Buat mereka yang belum tahu, ini seri drama komedi (situasi?) lumayan riil yang mengetengahkan para anggota Genshiken yang notabene kurang ‘wajar’ menurut standar sosial pada umumnya. Dibandingkan generasi sebelumnya yang dipenuhi cowok, generasi kali ini dipenuhi cewek. Ini juga menjadi salah satu seri baru yang menonjol di musim ini.

-

High School D x D NEW (TNK)

Kelanjutan kisah Hyodo Issei yang dibangkitkan kembali menjadi iblis oleh Rias Gremory sesudah mati dibunuh pacarnya sendiri, dan kini terlibat dalam konflik supernatural antara bumi dan langit. Musim tayang kali ini kudengar dibuka dengan pencarian pecahan-pecahan pedang Excalibur.

Diangkat dari light novel karya Ishibumi Ichiei, ini lagi-lagi sebuah seri yang enggak aku ikuti. Tapi kalau aku enggak salah, ini seri fanservice dengan karakter atraktif dan plot cerita dan adegan-adegan pertempuran yang lumayan di atas anime sejenisnya.

-

Kitakubu Katsudou Kiroku (Nomad)

Atas ajakan sahabat barunya, Touno Karin, Andou Natsuki yang baru masuk SMA bergabung dengan klub ekskul Kitakubu (‘klub pulang,’ biasanya sebutan bagi para siswa yang tak tergabung dalam klub ekskul apa-apa) yang ternyata benar-benar ada di sekolahnya. Namun tak ada yang dapat mempersiapkannya untuk menghadapi berbagai macam keanehan yang kemudian ditemuinya di sana.

Kelihatannya ini seri gag comedy yang mengetengahkan cewek-cewek sekolahan yang diangkat dari manga karya Kuroha. Aku belum tahu soal ceritanya, tapi menurutku desain karakter seri ini termasuk yang menarik.

-

Fantasista Doll (Hoods Entertainment)

Uno Uzume, seorang gadis kelas dua SMP, pada suatu hari menemukan lima buah kartu misterius yang dapat berubah bentuk menjadi lima gadis ajaib Fantasista Dolls, yang memiliki sifat dan kemampuan berbeda-beda. Sesudah terikat kontrak sebagai card master bagi kelima gadis tersebut, suatu pertarungan yang akan menentukan nasib seisi dunia kemudian dimulai…

Ini seri orisinil baru yang secara mengejutkan digagas tak lain tak bukan oleh Taniguchi Goro, sutradara ternama yang dulu menangani Code Geass. Aspek teknisnya bisa dibilang sudah terjamin. Desain karakternya sangat kawaii. Hoods Entertainment sebelumnya bukan studio yang menonjol. Tapi belakangan imej mereka agak berubah. Mungkin… ini bakal jadi anime paling ‘anime’ di musim baru kali ini…

-

Gen’ei o Kakeru Taiyo (AIC)

Sebuah kisah tentang gadis-gadis yang menyelesaikan persoalan-persoalan misterius yang terjadi di dunia ini dengan menggunakan kartu-kartu tarot mistis yang mengandung kekuatan untuk membaca takdir segala sesuatu.

Satu lagi seri orisinil baru yang mengetengahkan karakter gadis-gadis manis sebagai karakter utama. Terlepas dari kemanisannya, kelihatannya ada lumayan banyak nuansa fantasi agak gelap yang akan seri ini usung di visualnya. Detil lebih lanjut dari itu masih belum aku tahu.

-

Kamisama no Inai Nichiyoubi (Madhouse Studios)

Berlatar di dunia di mana umat manusia telah diabaikan tuhannya selama lima belas tahun, sehingga tidak ada lagi insan yang bisa mati ataupun dilahirkan, ada profesi yang disebut ‘Penjaga Makam’ yang bertugas untuk ‘memberi kedamaian’ bagi orang-orang yang hendak mati. Seorang gadis berusia 12 tahun bernama Ai bertemu seorang anak lelaki bernama Hampnie Hambart, yang sesudah melakukan pembantaian sekaligus pembakaran di desanya, secara tiba-tiba kemudian membeberkan sesuatu yang mengejutkan.

Diangkat dari seri light novel karya Irie Kimihito, ini lagi-lagi sebuah seri baru yang aku kurang tahu. Nuansa dunianya sepertinya agak suram. Sepertinya plot ceritanya akan khas plot cerita fantasi seperti di kebanyakan ranobe.

-

Futari wa Milky Holmes (J.C. Staff)

Berlatar dua tahun sesudah akhir musim tayang sebelumnya, sepasang gadis detektif baru akan meneruskan nama Milky Holmes dengan kekuatan ajaib Toys yang mereka punya, di zaman yang disebut sebagai Masa Kebesaran Detektif.

Enggak, aku enggak mengikuti seri ini. Tapi seri yang mengkombinasikan elemen-elemen mahou shoujo dan detektif ini sudah memiliki basis penggemarnya tersendiri. Jadi kurasa ada pengharapan tertentu yang diberikan terhadapnya.

-

Stella Women’s Academy, High School Division Class C3 (GAINAX)

Seri yang mengetengahkan pengalaman-pengalaman enam orang siswi sebuah SMA khusus perempuan (“yang terlihat super cocok dengan rok mini”) dalam memainkan survival games dengan senjata airsoft dan pistol BB, yang berawal dari bagaimana Yamato Yura, yang baru masuk SMA, diajak oleh kakak kelasnya, Kashima Sonora, untuk bergabung dengan klub C3.

Diangkat dari manga buatan Ikoma dan Midori Tomomoka, ini seri yang mengombinasikan keseharian gadis-gadis manis dengan pistol dan senapan. Artwork manga-nya setahuku terbilang bagus, dengan desain-desain latar yang bernuansa kuat dan detil. Berhubung GAINAX yang membuatnya, kurasa aspek penyajiannya seenggaknya bakalan menarik. (Enggak, walau sepintas mirip, kesannya sama sekali jauh dari seri Gunslinger Girl.)

-

Chou Jigen Neptune The Animation (David Production)

Adaptasi anime dari game Hyperdimension Neptunia hasil kolaborasi pengembang Idea Factory dan penerbit Compile Heart, yang ceritanya sendiri merupakan pelesetan (alegori?) dari persaingan konsol video game di paruh akhir dekade tahun 2000-an. Seorang gadis bernama Neptune ditemukan oleh gadis lain bernama Compa dalam keadaan hilang ingatan, dan dari sana perjalanannya dimulai untuk menemukan jati dirinya sebagai Purple Heart, salah satu dewi di dunia Planeptune.

Meski telah berkembang menjadi waralaba tersendiri, dan gameplay-nya memang menarik, aku dengar kalau terlepas dari jumlah pelesetannya, ceritanya sendiri sebenarnya tak begitu menonjol? Terlepas dari itu, dengan David Production yang menangani, kita bisa mengharapkan sebuah seri baru yang apik.

-

Watashi ga Motenai no wa Dou Kangaete mo Omaera ga Warui! (SILVER LINK)

Seorang gadis remaja yang baru masuk SMA, Kuroki Tomoko, sebelumnya mengira kehidupan SMA-nya akan bahagia berkat pengalamannya mengurung diri memainkan banyak sekali otome game di dalam kamarnya. Tetapi kenyataan dengan keji memperlihatkan sebaliknya, pada hari pertama ia menjejakkan kaki di ruang kelasnya yang baru…

Diangkat dari seri manga sangat populer karya Tanigawa Nico, ini seri komedi tentang sesuatu yang sebenarnya enggak lucu-lucu amat dan malah bisa dibilang menusuk dan suram. Tomoko, dengan segala kesepian sekaligus pengharapannya, adalah tipe karakter langka yang bisa simpatik sekaligus mengesalkan. Ini jelas menjadi salah satu seri yang paling disorot pada musim tayang ini.

-

Love Lab (Dogakobo)

Seri romansa komedi yang mengetengahkan seputar kehidupan para siswi dari SMP Putri Fujisaki yang dikenal elit dengan berbagai karakter mereka.

Diangkat dari manga komedi 4-kotak karya Miyahara Ruri, aku belum tahu banyak tentang seri satu ini. Dogakobo biasanya menampilkan kualitas presentasi yang lumayan mengesankan. Jadi hasilnya seenggaknya kurasa bakal menarik.

-

Brothers Conflict (Brains Base)

Berkisah tentang seorang gadis remaja bernama Ema yang secara tiba-tiba jadi mempunyai 13 orang saudara lelaki tiri(?)—mulai dari yang sudah berusia 32 tahun sampai ke yang masih 12 tahun—tatkala ayahnya menikah kembali. Ia kemudian ikut tinggal bersama keluarga Asahina di kompleks pemukiman Sunrise Residence.

Diangkat dari proyek novel romansa orisinil majalah Sylph, kurasa ini seri bishounen yang ditonjolkan pada musim ini. Matsumoto Jun (Persona -trinity soul, Senkou no Night Raid) yang menyutradarainya, jadi ada kemungkinan penyajiannya terbilang bagus walau mungkin tempo ceritanya agak lamban.

-

Makai Ouji: Devils and Realist (Dogakobo)

Seorang bangsawan muda terpelajar dan realis bernama William Twining mengalami kesulitan keuangan saat bisnis pamannya menemui kegagalan. Dalam upaya menemukan barang berharga yang sekiranya bisa dijual di ruang bawah tanah rumahnya, William tanpa sengaja mendatangkan Dantalion, sesosok iblis yang menyatakan bahwa William adalah keturunan Solomon sekaligus yang kelak akan menjadi Elector—dia yang menentukan siapa yang menjadi penguasa neraka selanjutnya sesudah Lucifer.

Seri dengan banyak karakter bishounen ini diangkat dari manga karya Takadono Madoka dan Yukihiro Utako. Aku agak heran dengan bagaimana kualitas seri yang disutradarai Chiaki Kon bisa lumayan bervariasi. Tapi ini salah satu seri baru yang diharapkan bagus.

-

Hakkenden: Eight Dogs of the East (Season 2, Studio DEEN)

Kelanjutan petualangan Inuzuka Shino, Hamaji, dan rekan-rekan seperjuangan mereka dalam menyatukan delapan orang pemegang manik ajaib berkekuatan anjing dan serigala.

Maaf, lagi-lagi ini sebuah seri yang tak kuikuti perkembangannya. Season pertama dari seri fantasi yang dipenuhi bishounen ini masih relatif baru, jadi agak mengejutkan bagaimana kelanjutannya sudah ada lagi. Maaf karena belum tahu banyak tentangnya.

-

Senki Zesshou Symphogear G (Satelight)

Kelanjutan petualangan Tachibana Hibiki dan rekan-rekannya dalam menggunakan zirah pelindung khusus Symphogear dalam melawan ras asing Noise.

Sori, aku tak tahu terlalu banyak tentang seri ini. Desain karakter dan zirahnya menarik. Tapi kudengar musim tayang pertamanya agak kurang dari segi cerita. Mungkin bersama pergantian sutradara pada season baru ini hasilnya akan lebih baik.

-

Kingdom (Season 2, Pierrot)

Kelanjutan hubungan yang terjalin antara dua orang pemuda, Ei Sei dan Ri Shin, di periode peperangan antar kerajaan di China, yang mana salah seorang dari mereka telah ditakdirkan menjadi kaisar yang akan menyatukan seluruh daratan.

Masih diangkat dari manga karya Hara Yasuhisa, ini salah satu seri yang sebenarnya ingin kuikuti cuma belum sempat. Berhubung seri ini diproduksi untuk NHK, hasil akhirnya mungkin tak terlalu menonjol. Tapi ini seri yang menarik bagi mereka yang menggemari cerita-cerita yang berhubungan dengan intrik dan sejarah.

-

Inu to Hasami wa Tsukaiyou (Gonzo)

Seri komedi misteri absurd yang mengetengahkan remaja SMA bernama Harumi Kazuhito yang tergila-gila dengan membaca buku. Pada suatu hari, ia terbunuh dalam sebuah insiden perampokan, dan mendapati dirinya malah dihidupkan kembali dalam wujud seekor anjing dachshund. Kehilangan kemampuannya untuk membaca sesudah berubah menjadi anjing, Kazuhito yang tak berdaya menjadi bulan-bulanan pemilik barunya, Natsuno Kirihime, seorang novelis muda agak sadis yang hobi menggunakan gunting.

Diangkat dari seri novel karya Sarai Shunsuke dengan ilustrasi dari Nabeshima Tetsuhiro, ini seri relatif baru yang lumayan laris, dan sempat mendapat penghormatan dalam penghargaan Entame Taishou. Sori, masih belum tahu lebih banyak dari itu.

-

Gifuu Doudou!! Kanetsugu to Keiji (Studio DEEN)

Berlatar di era Sengoku, di bawah cahaya rembulan, sang biksu Maeda Keiji menuturkan kisah masa muda Naoe Kanetsugu, sosok heroik yang saat masih dikenal sebagai Yoroku, menjadi tangan kanan Uesugi Kenshin dalam menghadapi ambisi Oda Nobunaga untuk menguasai seluruh daratan Jepang.

Seri ini diangkat dari manga karya Hara Tetsuo (pengarang Hokuto no Ken), jadi kau bisa mengharapkan sejumlah adegan ‘eksplisit’ beserta adegan-adegan percakapan yang ekstensif sekaligus intens tentang harga diri dan pandangan hidup. Bukan jenis seri yang akan disukai semua orang. Tapi ini tetap sebuah seri aksi yang jenisnya udah lama enggak kelihatan.

——-

Beberapa seri baru lainnya meliputi Senyuu Dai 2 Ki (LIDEN FILMS, Ordet), yang melanjutkan perjalanan tiga sekawan aneh dalam memenuhi takdir mereka untuk mengalahkan raja iblis dan menjadi pahlawan(?), musim tayang ketiga pasangan kakak beradik berbeda rupa dalam Recorder to Randshell Mi (Seven), serta seri baru Yuuto-kun ga Iku yang keterangan lebih lanjut tentangnya saat ini masih belum aku dapat.

Dari segi film layar lebar, dua yang menonjol adalah film romantis Hal (tentang gadis yang mendapati pengganti pacarnya yang meninggal dalam kecelakaan pesawat dalam wujud sesosok android yang dibentuk serupa dengan mendiang pacarnya) serta film layar lebar terbaru Gintama: Yorozuya no Eien Nare yang konon akan menjadi penutup cerita di versi animenya. Ada juga Kaze Tachinu, yang merupakan film keluaran studio Ghibli yang baru.

Dari segi OAV, dua yang termasuk ditunggu adalah seri drama polisi sains fiksi baru Ghost in the Shell: Arise, serta Kidou Senshi Gundam AGE: Memory of Eden yang merupakan ekspansi dari bab Asemu.

Kalau ada kabar baru akan kutambahkan lagi nanti.

(Dari ANN, Moetron, dan Culture Japan)

About these ads

About this entry